• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

FIFA dan World Athletics Tinjau Regulasi Transgender Susul Sikap FINA

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 21 Juni 2022 - 12:47
in Olahraga
Logo FIFA

Logo FIFA. Reuters/Arnd Wiegmann

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan sepak bola dunia, FIFA, dan otoritas atletik dunia, World Athletics, pada Senin (21/6) menyatakan akan meninjau regulasi mereka menyusul sikap terbaru FINA yang membatasi keikutsertaan atlet transgender dalam perlombaan nomor-nomor putri.

Juru bicara FIFA mengatakan kepada Reuter, lembaga mereka sedang menjalani proses konsultasi untuk merumuskan kebijakan baru.

BacaJuga:

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

“FIFA saat ini meninjau regulasi keikutsertaan berdasarkan gender dan berkonsultasi dengan pemangku kepentingan ahli,” kata juru bicara tersebut, dilansir Antara, Selasa (21/6).

Baca Juga : Senegal dan Nigeria Dapat Sanksi FIFA

“Mengingat proses ini masih berlangsung, FIFA tidak akan berkomentar secara rinci proposal perubahan dari aturan yang berlaku,” tambahnya.

FIFA juga menyatakan akan meminta masukan ahli medis, hukum, sains, performa dan hak asasi manusia, serta posisi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).

“Apabila FIFA diminta memverifikasi kelayakan seorang pemain sebelum peraturan baru berlaku, kasus semacam itu akan ditangani secara kasus per kasus, sembari menjaga komitmen nyata FIFA dalam menghormati hak asasi manusia,” kata juru bicara mereka.

Sementara itu, Presiden World Athletics Sebastian Coe kepada BBC menyatakan bahwa dewan lembaganya akan membahas wacana regulasi serupa pada akhir tahun ini.

Coe juga memuji langkah tegas FINA, meskipun hal itu menjadi sasaran kritik kalangan pegiat hak transgender.

“Kami melihat sebuah federasi olahraga internasional memantapkan kemampuan mereka dalam menciptakan aturan, regulasi, dan kebijakan yang terbaik untuk kepentingan olahraga,” katanya.

“Begitulah seharusnya. Kita harus selalu percaya bahwa aspek biologis di atas gender dan akan terus meninjau regulasi kami sejalan dengan semangat itu. Kami akan mengikuti arahan sains. Kami terus melanjutkan studi, penelitian, dan berkontribusi untuk menambah bukti yang sudah banyak bahwa testosteron berperan besar dalam menentukan performa, dan telah menjadwalkan diskusi tentang peraturan kami dengan dewan kami pada akhir tahun,” tambahnya.

Tahun lalu, IOC telah mengeluarkan “kerangka kerja” acuan untuk masalah tersebut, sembari memberikan wewenang keputusan akhir kelayakan penampilan atlet-atlet transgender ke masing-masing federasi olahraga.

Kendati demikian, IOC membubuhkan bahwa “sampai saat terbukti sebaliknya, atlet tidak boleh dianggap memiliki keuntungan kompetitif yang tidak adil atau tidak proporsonial karena variasi jenis kelamin mereka, penampilan fisik dan/atau status transgender”.

Sebelumnya, FINA pada Minggu (19/6) melakukan pemungutan suara internal yang menghasilkan pelarangan keikutsertaan atlet transgender pria-menjadi-perempuan ke kompetisi-kompetisi bergengsi nomor putri.

FINA juga akan membentuk gugus kerja untuk merumuskan kategori “terbuka” yang bisa diikuti oleh kalangan tersebut di sejumlah ajang sebagai bagian dari kebijakan anyar badan renang dunia itu.

Kebijakan baru tersebut juga mencantumkan bahwa perenang transgender pria-menjadi-perempuan hanya diizinkan mengikuti nomor putri apabila “mereka bisa membuktikan dan memenuhi kepuasan FINA bahwa yang bersangkutan tidak pernah merasakan pubertas pria melampaui Tanner Stage 2 (skala pubertas kedewasaan seksual) atau sebelum usia 12 tahun, mana pun yang lebih belakangan”.(mg2)

Tags: FIFAFINAtransgenderWorld Athletics

Berita Terkait.

bek
Olahraga

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:29
Andra-Soni
Olahraga

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:46
timns
Olahraga

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:55
Marc-Klok
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, Marc Klok: Perjuangan Ini untuk 280 Juta Rakyat Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:28
John-Herdman
Olahraga

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Soroti Finishing dan Transisi Skuad Garuda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:03
Persebaya
Olahraga

Bungkam Persib lewat Tos-tosan, Persebaya Angkat Trofi Piala Presiden 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:09

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.