• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pertanian Hortikultura di Kudus Gagal Panen Akibat Kemarau Basah

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 10 Juni 2022 - 17:19
in Nusantara
Petani Bawang

Petani bawang merah di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunjukkan bibit bawang merah yang hendak ditanam. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat sejumlah petani yang menanam komoditas tanaman hortikultura gagal panen akibat serangan virus dan jamur sebagai dampak dari cuaca kemarau basah yang terjadi saat ini.

“Musim kemarau basah dengan intensitas hujan yang masih tinggi memang rentan terjadinya serangan jamur dan virus, khususnya untuk tanaman hortikultura bisa mengakibatkan tanaman tidak produktif. Sedangkan tanaman padi memang ada serangan hama serupa namun masih bisa diantisipasi,” kata Kasi Tanaman Pangan Biro Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Arin Nikmah di Kudus, seperti dikutip Antara, Jumat (10/6/2022).

BacaJuga:

UPJ Kukuhkan Guru Besar Rekayasa Struktur, Dorong Teknik Sipil Lebih Cerdas dan Berkelanjutan

BSKDN Dorong Magelang Perkuat Perencanaan, Inovasi Daerah Harus Berbasis Data

Kolaborasi BPDP dan AKPY-STIPER Tingkatkan Daya Saing UMKM Sawit

Komoditas tanaman hortikultura yang sangat terdampak seperti tanaman cabai dan bawang merah.

Baca Juga : Tingkatkan Kapasitas SDM, Kembangkan Pertanian dari Hulu hingga Hilir

Luas tanaman cabai di Kabupaten Kudus setiap tahunnya bisa mencapai 350-an hektare yang tersebar di Desa Kesambi (Kecamatan Mejobo) dan Setrokalangan( Kecamatan Kaliwungu). Sedangkan komoditas bawang merah memiliki luas tanam hingga 60-an hektare yang tersebar di Kecamatan Undaan, Mejobo dan Jati.

Sementara masa panen dari kedua komoditas tersebut, untuk bawang merah seharusnya pada bulan Mei dan Juni 2022, namun sebagian ada yang gagal panen. Bahkan ada yang terpaksa dibongkar diganti komoditas lainnya, seperti tomat dan terong. Sedangkan cabai panennya antara bulan Juni-Juli 2022.

“Pertimbangan petani membongkar tanaman bawang merahnya, untuk optimalisasi lahan karena jika tidak dimanfaatkan tentu rugi karena musim tanam berikutnya akan ditanami komoditas lainnya,” ujarnya.

Ia memperkirakan akibat cuaca kemarau basah ini, produktivitas tanaman bawang merah maupun cabai berkurang hingga 31 persen, dibandingkan musim tanam tahun sebelumnya. Sedangkan komoditas tanaman padi cenderung bisa bertahan dari serangan virus dan jamur karena suplai airnya yang terjaga.

“Pendataan lahan yang gagal panen hingga kini masih berlangsung, namun dari informasi para petani bawang merah maupun cabai banyak yang gagal panen,” ujarnya.

Untuk mengatasi permasalahan virus dan jamur tersebut, petani harus rutin memantau perkembangan tanaman bawang maupun cabai guna mendeteksi ada tidaknya serangan virus maupun jamur untuk dilakukan penanganan segera sebelum menyebar luas.

Selain itu, kata dia, petani memang harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli obat-obatan, sehingga harga jual komoditas cabai maupun bawang merah di pasaran sangat mahal karena biaya operasionalnya juga besar.(mg2)

Tags: Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten KudusGagal PanenJawa TengahPertanian Hortikultura d

Berita Terkait.

Pernyataan Terbaru ATEEZ San Tentang Adik Perempuannya Memicu Kecaman Besar-besaran
Nusantara

UPJ Kukuhkan Guru Besar Rekayasa Struktur, Dorong Teknik Sipil Lebih Cerdas dan Berkelanjutan

Selasa, 28 April 2026 - 03:21
BSKDN Dorong Magelang Perkuat Perencanaan, Inovasi Daerah Harus Berbasis Data
Nusantara

BSKDN Dorong Magelang Perkuat Perencanaan, Inovasi Daerah Harus Berbasis Data

Senin, 27 April 2026 - 20:53
Kolaborasi BPDP dan AKPY-STIPER Tingkatkan Daya Saing UMKM Sawit
Nusantara

Kolaborasi BPDP dan AKPY-STIPER Tingkatkan Daya Saing UMKM Sawit

Senin, 27 April 2026 - 16:31
Petugas-BC
Nusantara

Fasilitas KITE Pembebasan untuk Dua Perusahaan Pulp di Sumatra Selatan

Senin, 27 April 2026 - 13:23
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Gorontalo Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Senin, 27 April 2026 - 12:22
Rokok
Nusantara

Bea Cukai Malang Bongkar Pengiriman Rokok Ilegal via Bus Tujuan Jakarta

Senin, 27 April 2026 - 11:31

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2414 shares
    Share 966 Tweet 604
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    770 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.