• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pertanian Hortikultura di Kudus Gagal Panen Akibat Kemarau Basah

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 10 Juni 2022 - 17:19
in Nusantara
Petani Bawang

Petani bawang merah di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunjukkan bibit bawang merah yang hendak ditanam. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat sejumlah petani yang menanam komoditas tanaman hortikultura gagal panen akibat serangan virus dan jamur sebagai dampak dari cuaca kemarau basah yang terjadi saat ini.

“Musim kemarau basah dengan intensitas hujan yang masih tinggi memang rentan terjadinya serangan jamur dan virus, khususnya untuk tanaman hortikultura bisa mengakibatkan tanaman tidak produktif. Sedangkan tanaman padi memang ada serangan hama serupa namun masih bisa diantisipasi,” kata Kasi Tanaman Pangan Biro Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Arin Nikmah di Kudus, seperti dikutip Antara, Jumat (10/6/2022).

BacaJuga:

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

Istiana Minta Tim Gabungan Segera Sisir Reruntuhan Pasca-Gempa M 7,7 di NTT

PHM Gelar SHU Ecovation Day, Bantu Anak di Delta Mahakam Jaga Kesehatan Mata

Komoditas tanaman hortikultura yang sangat terdampak seperti tanaman cabai dan bawang merah.

Baca Juga : Tingkatkan Kapasitas SDM, Kembangkan Pertanian dari Hulu hingga Hilir

Luas tanaman cabai di Kabupaten Kudus setiap tahunnya bisa mencapai 350-an hektare yang tersebar di Desa Kesambi (Kecamatan Mejobo) dan Setrokalangan( Kecamatan Kaliwungu). Sedangkan komoditas bawang merah memiliki luas tanam hingga 60-an hektare yang tersebar di Kecamatan Undaan, Mejobo dan Jati.

Sementara masa panen dari kedua komoditas tersebut, untuk bawang merah seharusnya pada bulan Mei dan Juni 2022, namun sebagian ada yang gagal panen. Bahkan ada yang terpaksa dibongkar diganti komoditas lainnya, seperti tomat dan terong. Sedangkan cabai panennya antara bulan Juni-Juli 2022.

“Pertimbangan petani membongkar tanaman bawang merahnya, untuk optimalisasi lahan karena jika tidak dimanfaatkan tentu rugi karena musim tanam berikutnya akan ditanami komoditas lainnya,” ujarnya.

Ia memperkirakan akibat cuaca kemarau basah ini, produktivitas tanaman bawang merah maupun cabai berkurang hingga 31 persen, dibandingkan musim tanam tahun sebelumnya. Sedangkan komoditas tanaman padi cenderung bisa bertahan dari serangan virus dan jamur karena suplai airnya yang terjaga.

“Pendataan lahan yang gagal panen hingga kini masih berlangsung, namun dari informasi para petani bawang merah maupun cabai banyak yang gagal panen,” ujarnya.

Untuk mengatasi permasalahan virus dan jamur tersebut, petani harus rutin memantau perkembangan tanaman bawang maupun cabai guna mendeteksi ada tidaknya serangan virus maupun jamur untuk dilakukan penanganan segera sebelum menyebar luas.

Selain itu, kata dia, petani memang harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli obat-obatan, sehingga harga jual komoditas cabai maupun bawang merah di pasaran sangat mahal karena biaya operasionalnya juga besar.(mg2)

Tags: Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten KudusGagal PanenJawa TengahPertanian Hortikultura d

Berita Terkait.

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027
Nusantara

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:52
Istiana Minta Tim Gabungan Segera Sisir Reruntuhan Pasca-Gempa M 7,7 di NTT
Nusantara

Istiana Minta Tim Gabungan Segera Sisir Reruntuhan Pasca-Gempa M 7,7 di NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:51
SHU-Ecovation-Day
Nusantara

PHM Gelar SHU Ecovation Day, Bantu Anak di Delta Mahakam Jaga Kesehatan Mata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:07
Petugas
Nusantara

Transportasi NTT Diguncang Gempa, Menhub: Pelabuhan dan Bandara Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:35
Warga
Nusantara

Pasca-Gempa M 7,7 NTT: Jalan Macet dan Listrik Padam, BNPB Kirim Helikopter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25
Petugas-BNPB
Nusantara

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3774 shares
    Share 1510 Tweet 944
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.