• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BSKDN Dorong Magelang Perkuat Perencanaan, Inovasi Daerah Harus Berbasis Data

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 27 April 2026 - 20:53
in Nusantara
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah Kabupaten Magelang Tahun 2026 yang diselenggarakan di Pendopo drh. Soepardi pada Senin (27/4/2026). Foto: BKSDN Kemendagri RI

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah Kabupaten Magelang Tahun 2026 yang diselenggarakan di Pendopo drh. Soepardi pada Senin (27/4/2026). Foto: BKSDN Kemendagri RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Inovasi daerah tidak lagi cukup sekadar kreatif dan unik. Ia harus direncanakan, dikelola, diukur, dan dijaga keberlanjutannya.

Pesan itu ditegaskan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Yusharto Huntoyungo saat mendorong Pemerintah Kabupaten Magelang memperkuat fondasi perencanaan dan evaluasi sebagai kunci lahirnya inovasi daerah yang berkualitas.

BacaJuga:

UPJ Kukuhkan Guru Besar Rekayasa Struktur, Dorong Teknik Sipil Lebih Cerdas dan Berkelanjutan

Kolaborasi BPDP dan AKPY-STIPER Tingkatkan Daya Saing UMKM Sawit

Fasilitas KITE Pembebasan untuk Dua Perusahaan Pulp di Sumatra Selatan

Hal tersebut disampaikan Yusharto ketika menjadi narasumber dalam Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah Kabupaten Magelang Tahun 2026 yang digelar di Pendopo drh. Soepardi, Senin (27/4/2026).

“Inovasi yang kita lahirkan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Harus ada manajemen inovasi yang dimulai dari perencanaan, dilaksanakan, dievaluasi, dan dijaga keberlanjutannya,” tegasnya.

Menurut Yusharto, keberhasilan inovasi daerah sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah daerah mengelola seluruh siklus inovasi secara utuh. Mulai dari penguatan perencanaan, pelaksanaan yang tepat sasaran, evaluasi berbasis data, hingga memastikan program terus berjalan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ia juga menekankan inovasi tidak boleh menjadi domain satu organisasi perangkat daerah (OPD) saja. Kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai mutlak agar inovasi yang dihasilkan lebih kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Inovasi yang lahir semestinya merupakan hasil kolaborasi banyak OPD. Untuk itu perlu manajemen yang menjamin keberlanjutan inovasi tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh, Yusharto mendorong pemanfaatan teknologi dan data sebagai fondasi pengembangan inovasi. Digitalisasi disebutnya mampu meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah.

Ia mencontohkan pentingnya integrasi data kependudukan dengan data sektor lain, seperti kesehatan, guna menghasilkan kebijakan yang lebih presisi. Ke depan, kata dia, layanan publik akan semakin berbasis data individu, termasuk riwayat keluarga, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran.

Dalam paparannya, Yusharto juga mengungkap sejumlah tantangan inovasi di Indonesia, mulai dari keterbatasan pendanaan, lemahnya hilirisasi hasil riset, hingga belum optimalnya pembudayaan inovasi di daerah.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk mengambil peran sebagai off taker hasil penelitian dan invensi perguruan tinggi agar dapat ditransformasikan menjadi inovasi aplikatif.

Menurutnya, Kabupaten Magelang memiliki potensi besar karena ditopang keberadaan sejumlah perguruan tinggi yang aktif melakukan penelitian.

“Penelitian di perguruan tinggi itu bisa menjadi invensi yang ditransformasikan menjadi inovasi nyata bagi masyarakat jika pemerintah daerah mau mengambil peran,” tambahnya.

Yusharto juga mengapresiasi langkah Pemkab Magelang yang telah membangun ekosistem inovasi melalui penyelenggaraan lomba inovasi daerah. Upaya tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membudayakan inovasi di lingkungan pemerintah daerah.

Ia berharap, melalui sosialisasi dan bimbingan teknis ini, kualitas inovasi di Kabupaten Magelang terus meningkat dan memberi dampak nyata.

“Forum seperti ini juga bagian dari inovasi, untuk memperbaiki kualitas inovasi yang ada di Kabupaten Magelang,” pungkasnya. (rmn)

Tags: BKSDN KemendagriInovasi DaerahPemkab Magelang

Berita Terkait.

Pernyataan Terbaru ATEEZ San Tentang Adik Perempuannya Memicu Kecaman Besar-besaran
Nusantara

UPJ Kukuhkan Guru Besar Rekayasa Struktur, Dorong Teknik Sipil Lebih Cerdas dan Berkelanjutan

Selasa, 28 April 2026 - 03:21
Kolaborasi BPDP dan AKPY-STIPER Tingkatkan Daya Saing UMKM Sawit
Nusantara

Kolaborasi BPDP dan AKPY-STIPER Tingkatkan Daya Saing UMKM Sawit

Senin, 27 April 2026 - 16:31
Petugas-BC
Nusantara

Fasilitas KITE Pembebasan untuk Dua Perusahaan Pulp di Sumatra Selatan

Senin, 27 April 2026 - 13:23
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Gorontalo Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Senin, 27 April 2026 - 12:22
Rokok
Nusantara

Bea Cukai Malang Bongkar Pengiriman Rokok Ilegal via Bus Tujuan Jakarta

Senin, 27 April 2026 - 11:31
Petugas
Nusantara

Kejar Tunggakan Pajak Rp4,4 Miliar, Bea Cukai Sita Aset di Wonogiri

Senin, 27 April 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2324 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.