• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Waspada Pembobolan Rekening di Bank Modus Skimming

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 28 Mei 2022 - 18:11
in Nasional
Pembobolan ATM

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sehari menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah, Roni (45) dan keluarga sibuk dengan berbagai persiapan menyambut Lebaran.

Warga Padang itu sejak pagi sibuk membersihkan rumah, sementara istrinya asyik di dapur menyiapkan kue-kue khas Lebaran hingga makanan wajib seperti rendang hingga ketupat sayur.

BacaJuga:

Perpres Ojol Masuki Fase Penentu, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Pengemudi

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

Usai berberes selepas Zuhur ia berencana mengambil uang tunai di salah satu Anjungan Tunai Mandiri milik Bank Nagari yang tak jauh dari rumahnya.

Namun ketika berada di dalam bilik ATM untuk menarik uang tunai senilai Rp2,5 juta tertera di layar mesin saldo tidak mencukupi.

Baca Juga : Berbagi Kehangatan, Harper MT Haryono Menyediakan Penawaran Halal Bi Halal

Terang saja ia kaget dan segera mengecek saldo, rupanya rekeningnya hanya berisi uang Rp300 ribu, padahal seingatnya tak kurang dari Rp15 juta uang tersimpan dalam tabungan.

Roni merasa tak pernah mengambil uang sebelumnya dan heran mengapa tabungannya tiba-tiba raib begitu saja. Beberapa hari lalu ia masih mengecek rekening saat tunjangan hari raya masuk dan uangnya masih utuh.

Seakan tak percaya ia pun mengecek ulang saldo memastikan apakah tidak salah lihat dan ternyata tetap tertera di layar Rp300 ribu.

ASN di Pemprov Sumbar itu tetap tenang meski khawatir karena uangnya lenyap begitu saja. Ia pun segera menghubungi layanan pengaduan Bank Nagari. Untuk sementara rekeningnya diblokir oleh pihak bank.

Ia pun menjelaskan kronologis uangnya lenyap begitu saja dan merasa tak pernah menariknya.

Rencana Lebaran pun buyar karena uang yang tersisa di rekening hanya Rp300 ribu, padahal ia sudah berencana akan membawa keluarga jalan-jalan di hari kedua Lebaran ke salah satu objek wisata.

Rencana jalan-jalan berganti dengan pergi melapor ke kantor pusat Bank Nagari yang berada di Jalan Pemuda Padang.

Pada hari ketiga Lebaran ia pun melapor, di luar dugaan ternyata ia tak sendiri ada banyak nasabah lain yang juga mengalami nasib yang sama kehilangan uang di rekening namun tak pernah mengambilnya.

Kejahatan skimming

Setelah dilakukan penyelidikan Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad akhirnya menyampaikan sebanyak 141 nasabah bank itu menjadi korban skimming dengan kerugian Rp1,5 miliar.

Ia menjelaskan kronologi kejadian skimming tersebut berawal dari laporan nasabah pada 5 Mei 2022 yang melaporkan rekeningnya dibobol.

Kemudian pihaknya langsung menindaklanjuti dengan menonaktifkan transaksi seluruh nasabah yang masih memakai kartu ATM magnetik.

Dari penelusuran kamera CCTV, pihaknya menduga pelaku skimming adalah WNA, dan foto pelaku sudah dilaporkan ke pihak berwajib dengan harapan pelaku segera ditangkap.

Modus skimming yang dilakukan dengan meletakkan alat pembaca data nasabah yang disebut skimmer di tempat memasukkan kartu, serta dilengkapi satu kamera pengintai kecil pada tempat menekan PIN.

Kemudian, dari penelusuran, pelaku melakukan penggandaan kartu dan menarik dana korban di luar Sumbar yakni di Bali, Purwakarta, dan Surabaya.

“Transaksi tidak dilakukan di Sumbar tapi dari data yang kami lihat, transaksi di transfer ke salah satu perusahaan bitcoin di Indonesia,” ujarnya.

Kini Bank Nagari pun melakukan penggantian dana nasabah yang terbukti menjadi korban skimming tersebut.

Manajemen Bank Nagari memastikan mengganti uang seluruh nasabah yang terkena skimming.

Pihaknya pun berencana terus memberikan edukasi kepada nasabah melalui media sosial dan website soak tips aman bertransaksi di mesin ATM dan imbauan untuk lebih banyak menggunakan transaksi secara digital.

Sejalan dengan itu Kepolisian Daerah Sumatera Barat pun bergerak menyelidiki kasus skimming atau pencurian data nasabah Bank Nagari yang menggunakan kartu debit atau kredit melalui anjungan tunai mandiri .

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan Bank Nagari telah membuat laporan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar beberapa hari lalu.

Ia mengatakan penyelidikan dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar terhadap kasus dugaan pembobolan akun nasabah Bank Nagari.

Tips hindari skimming

Sementara Otoritas Jasa Keuangan memberi tips kepada nasabah perbankan agar tidak menjadi korban skimming atau penggandaan kartu ATM dengan cara menutup rapat keypad mesin ATM saat memencet nomor PIN.

Menurut Kepala OJK Sumbar Yusri kendati di mulut kartu sudah dipasang alat perekam data kartu, jika saat menekan PIN ditutup dengan tangan maka tidak akan mudah untuk menjadi korban skimming.

Ia menyampaikan skimming merupakan salah satu kejahatan perbankan yang kerap terjadi dan beberapa bank besar baik plat merah maupun swasta pernah menjadi korban.

Proses skimming meliputi dua tahap yaitu perekaman data menggunakan alat yang ditempel di mulut tempat memasukan kartu dan ada kamera di atas keypad ATM.

Pelakunya biasanya WNA, bukan dari Indonesia yang merupakan komplotan.

Oleh sebab itu masyarakat yang bertransaksi di mesin ATM harus menjaga dengan baik saat memencet nomor PIN tidak diketahui pihak lain dan menutup rapat sehingga tidak termonitor saat ada kamera.

“Walaupun ATM bisa digandakan sepanjang nomor PIN ATM tidak diketahui akan sulit untuk membobol rekening,” katanya.

Selain itu untuk mencegah korban skimming juga bisa dilakukan dengan menggunakan transaksi lewat aplikasi mobile bangking sehingga tidak perlu harus ke ATM.

Kemudian ia juga mengingatkan pihak perbankan segera melakukan pergantian kartu ATM nasabah dari magnetik kepada chip.

Seiring perkembangan teknologi perbankan pada satu sisi kian memudahkan masyarakat , namun dibalik itu tetap ada ancaman mengintai dari para pelaku kejahatan yang senantiasa mengincar dana masyarakat.

Oleh sebab itu industri jasa keuangan, otoritas terkait harus terus melakukan antisipasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak ada lagi yang menjadi korban kejahatan yang menimbulkan kerugian materi. (bro)

Tags: ATMBank NagariPembobolan Rekeningskimming

Berita Terkait.

ojol
Nasional

Perpres Ojol Masuki Fase Penentu, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Pengemudi

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:06
wamen
Nasional

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:12
Game
Nasional

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:48
Siswa
Nasional

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27
I-dewa-Gede
Nasional

Menjemput Lulusan SD Tidak Masuk SMP di Karangasem Berbekal Hypnoparenting

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:44
BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien
Nasional

BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:03

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1192 shares
    Share 477 Tweet 298
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2819 shares
    Share 1128 Tweet 705
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.