• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Covid-19 yang Parah Sebabkan Masalah Kognitif Lebih Buruk

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 6 Mei 2022 - 14:05
in Headline
Pasien Covid-19

Ilustrasi pasien Covid-19 (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tingkat keparahan Covid-19 memiliki hubungan dengan penurunan kognitif pasien dan ini menandakan semakin parah kondisi pasien maka semakin buruk masalah kognitif yang mereka alami, ungkap sebuah studi dari Inggris dan dipublikasikan secara online di jurnal eClinicalMedicine pada 28 April 2022.

Penelitian ini seperti dikutip dari LiveScience, Jumat (6/5), melibatkan kurang dari 50 pasien Covid-19 dan memperkuat studi-studi sebelumnya yang menunjukkan infeksi virus corona meninggalkan dampak bertahan lama pada otak.

BacaJuga:

Respiratory and Eye Health Risks: Public Urged to Beware of Anak Krakatau Volcanic Ash

Risiko Gangguan Pernapasan dan Mata, Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau

Impact of Mount Anak Krakatau Ash, Closures at Three Airports Extended

Sebelumnya, sebuah studi tahun 2021 memperlihatkan, mereka yang mengalami long Covid-19 mengalami berbagai gejala selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah infeksi awal mereka, termasuk kesulitan berpikir, sakit kepala, dan kehilangan kesadaran. indera penciuman atau rasa.

Baca Juga : Satgas : Angka Kesembuhan Covid-19 Bertambah 266 Orang

Gejala yang berkepanjangan ini tidak hanya dialami oleh mereka yang mengalami infeksi Covid-19 akut, tetapi juga orang dengan gejala ringan.

Baru-baru ini, sebuah penelitian menemukan pola penyusutan otak yang berbeda pada ratusan penyintas Covid-19, dan ada kemungkinan atrofi abnormal ini dapat berkontribusi pada defisit kognitif.

Studi baru di Inggris juga menyoroti kasus Covid-19 parah sehingga pasien memerlukan rawat inap. Peneliti mempelajari bagaimana pasien menjalani tes kognitif sekitar 6-10 bulan ke depan. Peneliti lalu membandingkannya dengan orang yang tidak pernah terkena Covid-19.

Penelitian ini melibatkan 46 orang yang menerima perawatan kritis untuk Covid-19 di Addenbrookes Hosptal di Cambridge, Inggris, pada 10 Maret dan 31 Juli 2020. Partisipan berusia 28-83 tahun. Sebanyak 16 orang dari pasien ini menggunakan ventilator dan 14 orang di antaranya membutuhkan dukungan medis dampak kegagalan beberapa organ.

Para peneliti membandingkan ke-46 pasien ini dengan 460 orang dengan usia dan demografi yang sama dan sebelumnya tidak terkena Covid-19.

Semua partisipan diminta menyelesaikan delapan tes kognitif melalui platform Cognitron, platform pengujian yang dikembangkan oleh Imperial College London. Hasilnya, dibandingkan dengan kelompok kontrol, pasien Covid-19 menunjukkan konsistensi akurasi yang berkurang dan waktu pemrosesan yang lebih lambat pada tes, meskipun tingkat ketidakakuratan dan kelambatan bervariasi antar tugas.

Kemudian, kelompok Covid-19 menunjukkan defisit paling signifikan pada tugas analogi verbal, di mana mereka diminta untuk menyelesaikan analogi.

Mereka juga menunjukkan akurasi dan kecepatan yang lebih buruk pada tugas spasial yakni kala mereka diminta untuk memanipulasi bentuk 2D dalam pikiran mereka untuk memecahkan teka-teki.

Tingkat keparahan penurunan ini bervariasi antara masing-masing pasien tergantung pada tingkat keparahan infeksi awal mereka. Ini artinya, penurunan kognitif yang lebih buruk dialami pasien yang membutuhkan ventilator dan masalah organ.

“Kami menyimpulkan setiap pemulihan kognitif kemungkinan besar akan lambat. Penting juga untuk mempertimbangkan pemulihan kognitif dapat bervariasi antar individu tergantung pada tingkat keparahan penyakit dan dasar-dasar neurologis atau psikologis, yang kemungkinan kompleks,” kata peneliti, Jumat (6/5), seperti dikutip Antara.

Para peneliti berharap studi semacam ini akan memungkinkan mereka untuk memahami mekanisme di balik penurunan kognitif, dan mungkin mencegah atau mengobatinya, demikian harapan penulis senior studi sekaligus profesor di Cambridge University David Menon kepada The Guardian.(mg2)

Tags: covid-19kesehatankognitif

Berita Terkait.

erupsi
Headline

Respiratory and Eye Health Risks: Public Urged to Beware of Anak Krakatau Volcanic Ash

Minggu, 6 September 2026 - 18:18
masker
Headline

Risiko Gangguan Pernapasan dan Mata, Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 18:08
pesawat
Headline

Impact of Mount Anak Krakatau Ash, Closures at Three Airports Extended

Minggu, 6 September 2026 - 14:30
bandara
Headline

Dampak Sebaran Abu Anak Krakatau, Penutupan 3 Bandara Diperpanjang

Minggu, 6 September 2026 - 14:20
Kemenhub Antisipasi Efek Berantai Erupsi Anak Krakatau terhadap Penerbangan di Soetta
Headline

Kemenhub Antisipasi Efek Berantai Erupsi Anak Krakatau terhadap Penerbangan di Soetta

Minggu, 6 September 2026 - 09:12
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Debu Vulkanik Hujani Rumah Warga Lebak dan Pandeglang
Headline

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Debu Vulkanik Hujani Rumah Warga Lebak dan Pandeglang

Minggu, 6 September 2026 - 07:59

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.