• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Tetap Sehat di Hari Raya, Hindari Risiko Hipertensi

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 23 April 2022 - 11:10
in Gaya Hidup
hipertensi
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hari raya identik dengan hidangan lezat penggugah selera mulai dari yang manis, gurih, atau pedas. Dorongan untuk melahap semua hidangan untuk menghadiahi diri sendiri setelah satu bulan berpuasa dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Tak bisa dipungkiri makanan yang disajikan pada Hari Raya biasanya bersifat tinggi kalori, tinggi kolesterol dan mengandung garam, gula, dan lemak yang juga tinggi. Alih-alih nikmat yang didapat, pola makan ‘balas dendam’ di Hari Raya sering kali menimbulkan ancaman penyakit seperti kolesterol, hipertensi, dan diabetes. Perlu diwaspadai juga, hal ini tidak hanya berdampak pada usia lanjut, tetapi juga kalangan muda di usia produktif.

BacaJuga:

Aster Lounge Hadir di Aston Kartika Grogol: Ruang Baru untuk Bersantai, Bekerja dan Menikmati Afternoon Tea

Pesan Menohok John Herdman Jelang Indonesia vs Malaysia: Jadikan SUGBK Neraka Bagi Lawan!

4 Tahun Beruntun di Pestapora, Bintang Hadirkan Ruang Nostalgia Bareng Musisi Top

Makanan berkolesterol tinggi berisiko menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh darah, sehingga pembuluh darah mengeras, kaku, dan menyempit. Hal ini dapat mengganggu aliran darah, jantung dipaksa untuk bekerja lebih keras agar dapat mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

“Dampaknya adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Ini akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan penyakit yang terkait,” kata Direktur OMRON Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe.

“Karena itu kami menyarankan Anda untuk rutin memeriksa tekanan darah secara mandiri, khususnya pada saat Hari Raya ketika Anda kesulitan untuk mengendalikan keinginan untuk menikmati makanan yang mengandung garam, gula, dan lemak yang tinggi.”

Hipertensi kerap menjadi alasan utama kunjungan ke fasilitas kesehatan pasca-Lebaran. Hipertensi merupakan ancaman serius bagi kesehatan yang dapat membahayakan organ vital seperti jantung, otak, dan ginjal. Di seluruh dunia, menurut WHO , prevalensi hipertensi diperkirakan mencapai 1,28 miliar untuk rentang usia 30 sampai 79 tahun.

Sementara di Indonesia, prevalensi hipertensi untuk perempuan usia 30-79 tahun meningkat 12 persen dari 32,4 persen pada 1990 menjadi 44,5 persen pada 2019. Demikian juga laki-laki pada kelompok usia sama juga meningkat dari 28,7 persen ke 35,9 persen. Studi Non-Communicable Disease Risk Factor Collaboration (NCD-RisC) yang diterbitkan di jurnal The Lancet pada Agustus 2021 ini menganalisa data dari 1.200 studi nasional di seluruh dunia untuk menemukan perubahan dalam prevalensi hipertensi pada kurun waktu 1990-2019 itu.

Dokter Spesialis Gizi Klinik Dr. Juwalita Surapsari mengatakan, menjaga asupan makanan di Hari Raya sangat dianjurkan agar kita terhindar dari berbagai penyakit berbahaya, termasuk hipertensi. Dia menyarankan beberapa tips agar kesehatan tetap terjaga saat Hari Raya, yaitu:

● Perbanyak asupan buah dan makanan berserat.
● Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti gorengan dan daging merah yang dimasak terlalu lama.
● Pilih makanan dengan kandungan Omega-3 tinggi seperti ikan, telur, kacang kenari, dan biji chia.
● Jika tidak bisa dihindari, maka kurangi makanan berkolesterol tinggi dengan memakan hanya satu saja hidangan jenis ini. Misalnya hanya makan opor ayam di hari pertama Lebaran, tanpa semur daging, dan rendang di satu hari yang sama.
● Makan dengan piring kecil. Piring kecil tentunya memuat lebih sedikit makanan dibanding piring besar, sehingga porsi makanan yang kita makan tidak terlalu banyak. Piring kecil juga menimbulkan ilusi bahwa kita sudah memakan satu piring penuh, sehingga mencegah kita untuk makan secara berlebihan.
● Hindari atau kurangi makanan manis berkalori tinggi seperti aneka kue yang mengandung banyak gula, tepung dan mentega.
● Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung serat larut seperti wortel, ubi, alpukat, brokoli, lobak, apel, dan kacang merah.

“Selain itu tak lupa berolahragalah secara teratur. Lakukan minimal 30 menit sehari, tiga sampai lima kali seminggu. Serta hentikan juga kebiasaan merokok dan monitor tekanan darah Anda secara teratur,” kata Dr. Juwalita Surapsari.

Selain mengatur asupan makanan, menjaga tekanan darah tetap terkontrol adalah keharusan dan itu bisa dilakukan melalui monitoring tekanan darah secara berkala. Hal ini penting untuk dilakukan karena hipertensi sering kali tidak menunjukkan gejala tetapi bisa berakibat fatal, atau biasa disebut sebagai “the silent killer”. WHO menyebutkan bahwa sekitar 46 persen orang dewasa yang mengidap hipertensi tidak menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah tinggi.

Memonitor tekanan darah secara berkala dapat membantu kita mengetahui kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Tekanan darah yang normal menunjukkan bahwa suplai darah yang berisi oksigen dan makanan ke seluruh organ tubuh terjaga dengan baik. Jika hasil pengukuran menunjukkan hal yang tidak normal, maka kita bisa berkonsultasi dengan dokter. Dengan memanfaatkan catatan pengukuran tekanan darah yang dilakukan secara berkala, dokter akan lebih mudah dalam melakukan diagnosa sehingga penanganan yang dilakukan dapat lebih presisi.

“Pengukuran tekanan darah dapat dilakukan secara mandiri menggunakan OMRON Blood Pressure Monitor yang sudah diakui dan dipercaya oleh dokter-dokter di Indonesia. OMRON juga berinvestasi pada inovasi teknologi seperti InteliWrap Cuff dan Bluetooth Connection with aplikasi Omron Connect, sehingga setiap orang bisa memonitor tekanan darah secara mandiri dengan lebih nyaman dan menginformasikan kepada dokter mereka secara real time untuk mendapatkan lebih banyak informasi dan keputusan yang lebih baik,” kata Marketing Manager, OMRON Healthcare Indonesia, Herry Hendrayadi. (srv)

Tags: Hipertensiidul fitriIdulfitrikesehatanlebaranOMRON Healthcare Indonesia

Berita Terkait.

aston
Gaya Hidup

Aster Lounge Hadir di Aston Kartika Grogol: Ruang Baru untuk Bersantai, Bekerja dan Menikmati Afternoon Tea

Senin, 28 September 2026 - 19:09
Pesan Menohok John Herdman Jelang Indonesia vs Malaysia: Jadikan SUGBK Neraka Bagi Lawan!
Gaya Hidup

Pesan Menohok John Herdman Jelang Indonesia vs Malaysia: Jadikan SUGBK Neraka Bagi Lawan!

Senin, 28 September 2026 - 09:14
Andy-Rif
Gaya Hidup

4 Tahun Beruntun di Pestapora, Bintang Hadirkan Ruang Nostalgia Bareng Musisi Top

Minggu, 27 September 2026 - 08:50
untar
Gaya Hidup

17 Mahasiswa Fikom Untar Rasakan Pengalaman Belajar Lintas Negara di Malaysia

Kamis, 24 September 2026 - 03:30
tpjf
Gaya Hidup

TPJF 2026 Perkuat Fondasi Jazz Lewat Kolaborasi Lintas Generasi

Kamis, 24 September 2026 - 02:20
GKR Hemas: Jangan Tunggu Isu Viral untuk Memahami Persoalan Daerah
Gaya Hidup

Anthony Norman Lianto dan Dedikasinya dalam Aksi Kemanusiaan serta Penanggulangan Bencana

Rabu, 23 September 2026 - 16:36

OLAHRAGA

paes
Olahraga

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 29 September 2026 - 10:40

INDOPOSCO.ID – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi bagaimana Timnas Indonesia bertahan dengan segala tenaga untuk mengamankan satu...

SelengkapnyaDetails
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30
diks

Indonesia Imbang Lawan Malaysia, Kevin Diks Minta Suporter Hargai Perjuangan Skuad Garuda

Selasa, 29 September 2026 - 09:20
puan

Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

Senin, 28 September 2026 - 22:12
campus

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

Senin, 28 September 2026 - 15:45

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3906 shares
    Share 1562 Tweet 977
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3199 shares
    Share 1280 Tweet 800
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1115 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.