• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kebun Raya Itera Jadi Tempat Konservasi Tanaman Identitas Sumatera

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 2 Maret 2022 - 21:39
in Nusantara
itera

Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang akan diresmikan Juni mendatang. Rabu, (2/3/2022). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera) seluas 75,52 hektare yang akan diresmikan Juni mendatang akan menjadi tempat konservasi tanaman identitas Sumatera.

“Kebun raya ini mengangkat tema konservasi tumbuhan pamah Sumatera, yaitu tumbuhan-tumbuhan dataran rendah di Pulau Sumatera, dengan ikon pohon Gaharu,” kata Pengelola UPT Konservasi Flora Sumatera atau Kebun Raya Itera, Alawiyah, seperti dikutip Antara, Rabu (2/3/2022).

BacaJuga:

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Periksa Dua Truk, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356 Ribu Batang Rokok Ilegal, Modus Lewat Jasa Titipan

Ia mengatakan bahwa menjelang diresmikan kebun raya terus melengkapi berbagai koleksi tanaman khas Sumatera, hingga fasilitas pendukung, hal tersebut sejalan dengan tujuan forest campus.

“Kebun Raya Itera kini telah menjalankan lima fungsi utama yaitu konservasi, penelitian, pendidikan, wisata, dan jasa lingkungan,” ujarnya.

Alawiyah menyampaikan kegiatan yang biasanya dilakukan di kebun raya seperti penelitian para dosen dan mahasiswa, berkebun, konservasi atau penanaman, praktikum.

“Rencana akan diresmikan Juni mendatang sebagai pertanda bahwa Kebun Raya Itera sudah bisa diakses masyarakat umum, karena sudah mampu menjalankan lima fungsi utamanya,” ujarnya.

Baca Juga: Rekomendasi Desa Wisata saat Berkunjung ke Mandalika

Ia pun menjelaskan bahwa tanaman koleksi yang ada di kebun raya berasal dari tiga sumber, yaitu sumbangan tanaman koleksi dari Kebun Raya Bogor yang diambil dari berbagai pulau di Indonesia dan Asia.

Kemudian, koleksi yang diambil dari Gunung Betung yang didukung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) atau yang saat ini dikenal sebagai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan dari Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) yang menyumbang dari Gunung Rajabasa.

“Kebun Raya Itera masih terus mengumpulkan dan mengembangkan tanaman koleksi dan terus melakukan konservasi,” katanya lagi.

Selain itu, lanjut dia, Kebun Raya Itera juga menyediakan empat fasilitas yaitu zona penerimaan, zona wisata, zona pengelola, dan zona koleksi.

“Saat ini kami sedang fokus mengisi fasilitas-fasilitas yang baru dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2021, seperti paranet dan rumah kaca anggrek. Selain itu juga sedang dilakukan penataan lanskap, perbaikan jalan, menghias area pengarah atau rute yang akan dilalui oleh tamu undangan, perawatan tanaman, dan perapihan lahan,” katanya.

Menurutnya keunikan dan keistimewaan yang paling ditonjolkan di Kebun Raya Itera ini yakni, adanya tanaman koleksi yang memiliki identitas jelas yang membedakannya dengan kebun raya lainnya, seperti adanya taman labirin, dan embung berbentuk siger dan pulau Sumatera di tengahnya.

“Masih banyak fasilitas yang akan disiapkan untuk mengisi kebun raya ini, nantinya akan ada museum etnobotani, herbarium, restoran, visitor information center, klinik herbal, lawn atau padang rumput, hingga rumah adat dari daerah-daerah di Sumatera,” katanya. (mg2)

Tags: Kebun Raya IteraKonservasi Tanaman Identitas SumateraSumatera

Berita Terkait.

gempa
Nusantara

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55
Rokok-Ilegal
Nusantara

Periksa Dua Truk, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:07
BC-Aceh
Nusantara

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356 Ribu Batang Rokok Ilegal, Modus Lewat Jasa Titipan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:26
BC-Belawan
Nusantara

Bea Cukai Belawan Gagalkan Ekspor Arang Bakau Ilegal Senilai Rp1,14 Miliar, Limpahkan ke Kementerian Kehutanan

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:35
Mandhapa-Aghung-Ronggosukowati
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Pemda Perkuat Upaya Pemberantasan Rokok Ilegal

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:43
bc4
Nusantara

Bea Cukai dan Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,9 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate dari Malaysia

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:55

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1475 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.