• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

20 Juta Warga Belum Dapat Dosis Dua setelah Vaksinasi Pertama

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 18 Februari 2022 - 07:15
in Headline
vaksin

Dokumentasi - Warga mendapatkan vaksinasi Covid-19 di salah satu sentra vaksinasi di Jakarta, Senin (28/6/2021). Foto: Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan secara nasional sebanyak 20 juta warga Indonesia belum mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19 setelah suntikan pertama dalam rentang waktu satu hingga lima bulan.

“Dengan rentang waktu satu sampai dengan lima bulan, secara nasional jumlahnya sebanyak 20 juta orang,” kata Wiku dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia per 17 Februari 2022 daring yang diikuti di Jakarta, Kamis (17/2/2022), seperti dilansir Antara.

BacaJuga:

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), Wiku menyebutkan sebanyak 5 juta warga di Jawa Barat belum mendapatkan dosis kedua setelah melakukan vaksinasi pertama dengan rentang waktu satu sampai lima bulan.

Selain itu terdapat empat daerah lain yang turut belum mendapatkan dosis vaksin secara lengkap. Keempat provinsi itu adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten dan Sumatera Utara.

“Dengan kondisi ini, pemerintah berusaha melakukan tindakan cepat untuk segera melakukan percepatan vaksinasi dosis kedua dengan terbuka pada saran beberapa ahli termasuk dari Grup Penasihat Teknis Imunisasi Indonesia atau ITAGI,” tegas Wiku.

Melihat terdapat jarak antar dosis vaksin COVID-19, Wiku meminta seluruh kepala dinas kesehatan di provinsi maupun tingkat kabupaten kota untuk serius menerapkan arahan dari pemerintah pusat untuk segera memberikan vaksin dosis kedua bagi sasaran yang mengalami “drop out” dalam waktu kurang dari atau sama dengan enam bulan dengan platform yang menyesuaikan ketersediaan di masing-masing daerah.

Kemudian kepala dinas kesehatan juga harus melakukan pengulangan vaksinasi primer bagi sasaran yang mengalami drop out dalam waktu lebih dari enam bulan juga menggunakan platform yang berbeda dari vaksin semula sesuai dengan yang tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Kemenkes Nomor SR.02.06/II/921/2022 tentang Pemberian Vaksinasi COVID-19.

Wiku menekankan setiap pemerintah daerah juga perlu memperhatikan masa kedaluwarsa serta stok vaksin, khususnya bagi jenis vaksin yang jumlahnya terbatas dan hanya dapat diberikan pada kelompok khusus.

Sedangkan bagi masyarakat, dirinya mengimbau untuk segera melakukan vaksinasi guna mencegah terjadinya keparahan gejala akibat Covid-19.

Dalam kesempatan itu, turut Wiku sebutkan berdasarkan data Kemenkes per 13 Februari 2022, total kumulatif pasien yang dirawat di rumah sakit ada sebesar 74.838 pasien. Dengan rincian 71 persen asimtomatik atau tidak bergejala dan bergejala ringan.

Di sisi lain, 49 persen penyumbang angka kematian cenderung berasal dari golongan lanjut usia, 48 persen komorbid dan 68 persen orang yang belum atau tidak dapat divaksin lengkap.

Selain meminta setiap pihak untuk ikut berpartisipasi dalam vaksinasi, dirinya meminta agar semua pihak tetap patuh menjalankan aturan dalam melakukan isolasi mandiri agar angka kematian tidak semakin membesar dan kekebalan tubuh terus terjaga.

“Setiap kasus positif harus melakukan isolasi secara dini agar tidak menularkan. Untuk itu masyarakat diminta untuk mematuhi anjuran isolasi termasuk prosedurnya sesuai dengan kondisinya untuk menekan angka kematian, meningkatkan angka kesembuhan dan sekaligus mencegah timbulnya kasus baru,” tegas Wiku. (mg3)

Tags: Satgas Covid-19Vaksinasi Covid-19

Berita Terkait.

Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2108 shares
    Share 843 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1245 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.