• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Protes Penentang Wajib Vaksin Lumpuhkan Ibu Kota Kanada

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 7 Februari 2022 - 10:35
in Headline
kanada

Orang-orang membawa poster selama aksi protes sopir truk dan pendukungnya yang menentang mandat vaksin Covid-19 di Ottawa, Ontario, Kanada, 6 Februari 2022. (ANTARA/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jumlah demonstran yang berkemah di ibu kota Kanada melebihi petugas polisi dan mereka mengendalikan situasi, kata Wali Kota Ottawa, Minggu (6/2).

Demonstrasi menentang kewajiban vaksin itu memasuki hari ke-10, dan Pemerintah mengatakan mereka tidak akan mundur dalam persoalan tersebut.

BacaJuga:

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

“Konvoi Kebebasan” dimulai sebagai sebuah gerakan yang menentang wajib vaksin bagi para sopir truk di Kanada, namun berubah menjadi aksi melawan aturan kesehatan publik dan Pemerintahan Perdana Menteri Justin Trudeau.

“Konvoi boleh tidak setuju, tapi mereka tidak berada di atas hukum dan harusnya ada penyelesaian damai atas (persoalan) ini secepat mungkin,” kata Menteri Keselamatan Publik Kanada Marco Mendicino kepada Stasiun TV CBC, seperti dilansir Antara, Senin (7/2/2022),.

“Kami telah menanyakan soal vaksin dan mandat vaksin ini dalam pemungutan suara… dalam pemilihan (2021) dan kami hanya melaksanakan janji yang kami buat dengan dukungan sebagian besar rakyat Kanada,” katanya.

Para demonstran telah melumpuhkan pusat Kota Ottawa selama sembilan hari terakhir, beberapa di antaranya sambil mengibarkan bendera Konfederasi atau Nazi, dan beberapa lainnya mengatakan mereka ingin membubarkan Pemerintah Kanada.

Di tengah bunyi klakson dan sesekali letupan petasan, aksi para demonstran–termasuk mendirikan sauna portabel, dapur umum dan istana mainan anak-anak–telah membuat marah penduduk yang menyalahkan polisi karena tidak melakukan apa-apa.

“Situasi pada titik ini benar- benar di luar kendali akibat aksi orang- orang yang melakukan protes,” kata Wali Kota Ottawa Jim Watson di sebuah stasiun radio lokal.” Jumlah mereka lebih banyak daripada polisi,” ujarnya pula.

Kepolisian Ottawa memindahkan sejumlah demonstran dan memasang barikade baru pada Minggu.

Polisi mengatakan tengah “mengumpulkan informasi tentang uang, jejak digital, nomor kendaraan… dan bukti lain yang akan digunakan dalam tuntutan hukum.”

Trudeau, yang sedang menjalani isolasi setelah dinyatakan positif Covid-19 pekan lalu, telah mengesampingkan penggunaan militer untuk membubarkan aksi protes.

Atas pertimbangan keamanan, Trudeau dan keluarganya akhir pekan lalu dipindahkan dari kediaman mereka di pusat kota ke sebuah lokasi yang dirahasiakan.

Dia sebelumnya mengatakan konvoi tersebut mewakili sebuah “minoritas pinggiran kecil” dan Pemerintah tidak akan terintimidasi.

Sekitar 90 persen sopir truk lintas perbatasan dan hampir 79 persen penduduk Kanada telah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19.

Penyelenggara konvoi mengatakan mereka akan menghentikan bunyi klakson selama empat jam pada Minggu “sebagai tanda niat baik”.

” Untuk menghormati Hari Tuhan, untuk anggota militer yang telah berkorban dan yang terus banyak berkorban demi kebebasan kami, untuk laki- laki dan perempuan berseragam biru yang melakukan tugas luar biasa untuk melindungi kami… anggota konvoi kami akan berhenti membunyikan klakson,” kata kelompok tersebut dalam pernyataan.

Polisi mengatakan mereka telah mendakwa empat orang atas tindak pidana kebencian dan menyelidiki ancaman terhadap tokoh publik bersama Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI).

Aksi terorganisasi itu sebagian bergantung pada pendanaan dari para simpatisan di AS, kata polisi.

GoFundMe menghapus platform donasi Konvoi Kebebasan, yang menyulut kemarahan sejumlah anggota DPR AS dari Partai Republik yang berjanji untuk menyelidiki langkah yang diambil oleh situs tersebut.

Mantan Presiden AS Donald Trump dan CEO Tesla Elon Musk memuji para sopir truk.

Anggota senior Pemerintah Liberal mengatakan mudahnya para demonstran menutup kawasan di sekitar parlemen dan ketidakberdayaan polisi merupakan “penghinaan nasional”.

Sejumlah tokoh oposisi senior Konservatif yang mendorong protes tersebut, termasuk mereka yang berswafoto dengan para sopir truk, tidak membalas permintaan untuk berkomentar.

Pekan lalu, partai tersebut memecat pemimpinnya karena dianggap kurang bersemangat mendukung aksi tersebut. (mg3)

Tags: kanadaVaksinasiwajib vaksin

Berita Terkait.

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15
bc
Headline

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30
Demo
Headline

Demo Besar di Jakarta Pusat, 5.955 Aparat Gabungan Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:08
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Headline

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46
MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus
Headline

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:57

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6797 shares
    Share 2719 Tweet 1699
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1741 shares
    Share 696 Tweet 435
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.