• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Protes Penentang Wajib Vaksin Lumpuhkan Ibu Kota Kanada

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 7 Februari 2022 - 10:35
in Headline
kanada

Orang-orang membawa poster selama aksi protes sopir truk dan pendukungnya yang menentang mandat vaksin Covid-19 di Ottawa, Ontario, Kanada, 6 Februari 2022. (ANTARA/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jumlah demonstran yang berkemah di ibu kota Kanada melebihi petugas polisi dan mereka mengendalikan situasi, kata Wali Kota Ottawa, Minggu (6/2).

Demonstrasi menentang kewajiban vaksin itu memasuki hari ke-10, dan Pemerintah mengatakan mereka tidak akan mundur dalam persoalan tersebut.

BacaJuga:

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

“Konvoi Kebebasan” dimulai sebagai sebuah gerakan yang menentang wajib vaksin bagi para sopir truk di Kanada, namun berubah menjadi aksi melawan aturan kesehatan publik dan Pemerintahan Perdana Menteri Justin Trudeau.

“Konvoi boleh tidak setuju, tapi mereka tidak berada di atas hukum dan harusnya ada penyelesaian damai atas (persoalan) ini secepat mungkin,” kata Menteri Keselamatan Publik Kanada Marco Mendicino kepada Stasiun TV CBC, seperti dilansir Antara, Senin (7/2/2022),.

“Kami telah menanyakan soal vaksin dan mandat vaksin ini dalam pemungutan suara… dalam pemilihan (2021) dan kami hanya melaksanakan janji yang kami buat dengan dukungan sebagian besar rakyat Kanada,” katanya.

Para demonstran telah melumpuhkan pusat Kota Ottawa selama sembilan hari terakhir, beberapa di antaranya sambil mengibarkan bendera Konfederasi atau Nazi, dan beberapa lainnya mengatakan mereka ingin membubarkan Pemerintah Kanada.

Di tengah bunyi klakson dan sesekali letupan petasan, aksi para demonstran–termasuk mendirikan sauna portabel, dapur umum dan istana mainan anak-anak–telah membuat marah penduduk yang menyalahkan polisi karena tidak melakukan apa-apa.

“Situasi pada titik ini benar- benar di luar kendali akibat aksi orang- orang yang melakukan protes,” kata Wali Kota Ottawa Jim Watson di sebuah stasiun radio lokal.” Jumlah mereka lebih banyak daripada polisi,” ujarnya pula.

Kepolisian Ottawa memindahkan sejumlah demonstran dan memasang barikade baru pada Minggu.

Polisi mengatakan tengah “mengumpulkan informasi tentang uang, jejak digital, nomor kendaraan… dan bukti lain yang akan digunakan dalam tuntutan hukum.”

Trudeau, yang sedang menjalani isolasi setelah dinyatakan positif Covid-19 pekan lalu, telah mengesampingkan penggunaan militer untuk membubarkan aksi protes.

Atas pertimbangan keamanan, Trudeau dan keluarganya akhir pekan lalu dipindahkan dari kediaman mereka di pusat kota ke sebuah lokasi yang dirahasiakan.

Dia sebelumnya mengatakan konvoi tersebut mewakili sebuah “minoritas pinggiran kecil” dan Pemerintah tidak akan terintimidasi.

Sekitar 90 persen sopir truk lintas perbatasan dan hampir 79 persen penduduk Kanada telah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19.

Penyelenggara konvoi mengatakan mereka akan menghentikan bunyi klakson selama empat jam pada Minggu “sebagai tanda niat baik”.

” Untuk menghormati Hari Tuhan, untuk anggota militer yang telah berkorban dan yang terus banyak berkorban demi kebebasan kami, untuk laki- laki dan perempuan berseragam biru yang melakukan tugas luar biasa untuk melindungi kami… anggota konvoi kami akan berhenti membunyikan klakson,” kata kelompok tersebut dalam pernyataan.

Polisi mengatakan mereka telah mendakwa empat orang atas tindak pidana kebencian dan menyelidiki ancaman terhadap tokoh publik bersama Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI).

Aksi terorganisasi itu sebagian bergantung pada pendanaan dari para simpatisan di AS, kata polisi.

GoFundMe menghapus platform donasi Konvoi Kebebasan, yang menyulut kemarahan sejumlah anggota DPR AS dari Partai Republik yang berjanji untuk menyelidiki langkah yang diambil oleh situs tersebut.

Mantan Presiden AS Donald Trump dan CEO Tesla Elon Musk memuji para sopir truk.

Anggota senior Pemerintah Liberal mengatakan mudahnya para demonstran menutup kawasan di sekitar parlemen dan ketidakberdayaan polisi merupakan “penghinaan nasional”.

Sejumlah tokoh oposisi senior Konservatif yang mendorong protes tersebut, termasuk mereka yang berswafoto dengan para sopir truk, tidak membalas permintaan untuk berkomentar.

Pekan lalu, partai tersebut memecat pemimpinnya karena dianggap kurang bersemangat mendukung aksi tersebut. (mg3)

Tags: kanadaVaksinasiwajib vaksin

Berita Terkait.

FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55
bgnn
Headline

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:07
makan
Headline

Following Constitutional Court Ruling Barring Education Funds for MBG, National Nutrition Agency Refers Budget Questions to Finance Ministry

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:06
hutan
Headline

BNPB Records 42 Disasters at End of July, Wildfires and Drought Dominate

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:55
hutla
Headline

BNPB Catat 42 Bencana di Akhir Juli, Karhutla dan Kekeringan Mendominasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:40

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2063 shares
    Share 825 Tweet 516
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1033 shares
    Share 413 Tweet 258
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3147 shares
    Share 1259 Tweet 787
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.