• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Gelombang Ketiga Covid-19 Februari, Epidemiolog: Belum Terlambat Lakukan Mitigasi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 22 Januari 2022 - 09:21
in Nasional
mural covid

Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya/pras.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman menyatakan, ancaman gelombang ketiga Covid-19 berpotensi lebih besar karena varian Delta belum sepenuhnya terkendali, ditambah meningkatnya varian Omicron.

Indonesia diprediksi bakal mengalami gelombang ketiga infeksi virus Corona pada Februari atau Maret 2022. Meluasnya varian Omicron di Indonesia menjadi salah satu pemicunya.

BacaJuga:

Pesan Menag di Tahun Baru Islam: Syukuri Masa Lalu, Songsong Masa Depan dengan Harapan

Menko PMK Pratikno: Film ‘Jejak Pahit Si Kembang Gula’ Jadi Inspirasi Penguatan Karakter Remaja Indonesia

Revisi UU Hak Cipta Potensi Sulitkan Industri Kreatif dan Ekosistem Digital

“Masalahnya jauh lebih besar, lebih serius. Omicron memiliki kemampuan bersirkulasi, tidak hanya diantaranya orang yang belum divaksinasi, juga termasuk yang divaksinasi dua dosis,” kata Dicky melalui gawai, Jakarta, Sabtu (22/1/2022)

Maka itu, pemerintah perlu melakukan mitigas secara serius. Namun, ia menyesalkan masih ada sebagian orang yang menganggap sepele terjadinya potensi gelombang ketiga Covid-19.

“Perlu dimitigasi serius. Tapi sayangnya membuat jauh lebih berbahaya ini adalah banyak orang semakin meremehkan,” ucapnya.

Ia menilai, sikap dan kesadaran pemerintah sudah baik dalam menghadapi terjadinya puncak kasus Covid-19 yang sudah di depan mata.

Baca Juga: Hadapi Omicron, Pemkab Serang Dapat Bantuan Alat Kesehatan

“Untungnya pemerintah belakangan ini semakin sigap mau menyadari potensi bahaya, setelah melihat fakta-fakta di banyak negara,” tutur Dicky.

Ia menambahkan, bahwa tidak ada jaminan gelombang ketiga yang akan dihadapi lebih baik ketimbang gelombang sebelumnya. Paling penting ialah menyiapkan segala aspek.

“Belum terlambat melakukan mitigasi, karena yang jelas secara prediksi (gelombang ketiga) ini di bawah potensi Delta. Bukan karena variannya lebih lemah, tapi karena jumlah yang memiliki imunitas lebih banyak,” ujarnya.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi memprediksi gelombang ketiga pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Puncak gelombang ketiga kemungkinan terjadi pada pekan kedua dan ketiga Februari 2022.

“Kemungkinan minggu kedua dan ketiga Februari. Kira-kira puncaknya kasus (Covid-19) harian bisa 40 ribu sampai 55 ribu,” kata Nadia, Kamis (13/1/2022). (dan)

Tags: EpidemiologFebruarigelombang ketiga covid-19Mitigasi

Berita Terkait.

menag
Nasional

Pesan Menag di Tahun Baru Islam: Syukuri Masa Lalu, Songsong Masa Depan dengan Harapan

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:48
pratikno
Nasional

Menko PMK Pratikno: Film ‘Jejak Pahit Si Kembang Gula’ Jadi Inspirasi Penguatan Karakter Remaja Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:19
uu
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Potensi Sulitkan Industri Kreatif dan Ekosistem Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:11
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Nasional

Disdik Jakarta Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Gratis, Simak Jalur serta Kuotanya

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:28
MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan
Nasional

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35
gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7051 shares
    Share 2820 Tweet 1763
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1767 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.