• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ingat! Selama Pandemi, Anak Obesitas Perbanyak Asupan Antioksidan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 21 Januari 2022 - 22:28
in Headline
obesitas

Obesitas, anak-anak, gemuk, gendut, kegemukan, kegendutan, perut buncit. Foto : Antara/Insan Faizin Mub

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anak-anak dengan obesitas perlu diberikan banyak asupan makanan yang mengandung antioksidan selama masa Pandemi Covid-19. ”Ketika anak mengalami obesitas, maka metabolisme dalam tubuhnya tidak akan berjalan dengan maksimal,” kata Ketua Pimpinan Pusat Asosiasi Nutrisionis Indonesia (ASNI) DPP Persagi Dr Andriyanto SH MKes dalam talkshow ‘Peran Nutrisionis Dalam Mencegah Stunting dan Obesitas’ yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (21/1/2022).

Andriyanto menuturkan ketika anak mengalami obesitas, metabolisme pada beberapa organ seperti jantung, pankreas dan ginjal tidak dapat berjalan dengan maksimal. Hal itu kemudian menyebabkan anak mudah terkena diabetes, gagal ginjal maupun penyakit tidak menular lainnya.

BacaJuga:

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Dalam konteks pandemi Covid-19, anak yang menderita obesitas lebih banyak memiliki sel darah yang tidak mengandung oksigen. Sehingga lebih rentan terkena Covid-19 dibandingkan dengan anak dengan berat badan yang normal.

“Covid-19 itu sejatinya adalah virus atau benda mati yang bila masuk dalam tubuh, dia akan menempel pada sel. Sehingga selnya menyebar pada tubuh tapi sel itu menempel mencari sel yang tidak beroksigen,” ucap dia.

Baca Juga: Kelamaan Lihat Layar, Awas Gangguan Sindrom Mata

Dengan demikian, dia menyarankan supaya orang tua yang memiliki anak dengan berat badan berlebih untuk banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan atau anti radikal bebas.

Seperti buah dan sayuran hijau yang mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E dan zat Selenium. Diharapkan pula orang tua dapat secara bertahap, membantu anak dalam menjalankan sebuah diet yang sehat dan aman.

Menurutnya, anak obesitas perlu lebih banyak mengkonsumsi makanan tersebut meski suka atau tidak suka. Oleh sebab itu, ia meminta orang tua untuk bisa mengolah makanan secara kreatif dan menarik serta dapat memanfaatkan pangan lokal agar anak bersedia mengkonsumsi makanan tersebut.

Andriyanto juga berharap, para ahli gizi (nutrisionis) dapat membantu masyarakat untuk memberikan pemahaman serta banyak edukasi seputar gizi, agar anak tidak mengalami obesitas bahkan stunting (kekerdilan).

“Jadi pada anak obesitas itu lebih dianjurkan banyak sayuran hijau dan buah-buahan. Pada saat pandemi, suka atau tidak suka. Jangan khawatir, buah-buahan di Indonesia sangat berlimpah,” tegas dia. (mg2)

Tags: anakgemukgendutobesitas

Berita Terkait.

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa
Headline

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:31
Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7117 shares
    Share 2847 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.