• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Neraca Perdagangan Surplus Bukti Pemulihan Solid

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 18 Januari 2022 - 10:31
in Ekonomi
Pelabuhan Sunda Kelapa

Pekerja membongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (29/11/2021). Indonesia mencatatkan surplus nilai neraca perdagangan tertinggi sepanjang sejarah yaitu sebesar 30,81 miliar dolar AS pada periode Januari-Oktober 2021. ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menilai neraca perdagangan pada Desember 2021 yang tercatat surplus sebesar 1,02 miliar dolar AS merupakan bukti bahwa pemulihan ekonomi semakin terjaga dan solid.

“Kinerja neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun 2021 jauh lebih baik dibandingkan tahun 2020,” kata Kepala BKF Febrio Kacaribu seperti dikutip Antara, Selasa (18/1/2022).

BacaJuga:

Bioetanol Kejar E20, Singkong-Jagung-Sorgum Disiapkan Jadi ‘Bensin’ Baru

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Di sisi lain, surplus neraca perdagangan yang tercatat 1,02 miliar dolar AS ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya namun menandai tren surplus selama 20 bulan berturut-turut.

Penurunan surplus tersebut disebabkan oleh impor yang menguat terutama karena naiknya permintaan domestik sejalan dengan tren menguatnya aktivitas ekonomi domestik.

Baca Juga : Rupiah Melemah Jelang Rilis Neraca Perdagangan Desember

Terlebih lagi, secara kumulatif Januari sampai Desember yang mencapai 35,34 miliar dolar AS merupakan angka tertinggi selama lebih dari satu dekade terakhir.

“Aktivitas ekonomi global dan domestik yang membaik dan harga komoditas global yang masih relatif tinggi juga turut menyumbang perbaikan kinerja neraca perdagangan di sepanjang tahun 2021,” kata Febrio.

Sementara untuk ekspor Indonesia pada Desember 2021 tercatat sebesar 22,38 miliar dolar AS atau tumbuh dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya sebesar 35,3 persen.

Sepanjang 2021 ini ekspor meningkat tajam sebesar 41,8 persen didorong oleh pertumbuhan yang tinggi baik pada ekspor nonmigas yang tumbuh 41,5 persen maupun ekspor migas yang tumbuh 48,7 persen.

Menurut Febrio, ekspor ke depan diperkirakan tetap kuat didukung baik oleh permintaan global maupun faktor harga meskipun harga komoditas diperkirakan mulai mengalami moderasi.

Di sisi sektoral, sepanjang tahun 2021 ekspor sektor manufaktur yang merupakan komponen tertinggi dari total ekspor nonmigas tumbuh 35,1 persen dan diikuti oleh sektor pertambangan 92,1 persen serta sektor pertanian 2,8 persen.

Pangsa pasar ekspor Indonesia masih didominasi oleh China, Amerika Serikat( AS), Jepang dan India dengan komoditas utama bahan bakar mineral, lemak dan hewan nabati serta besi dan baja.

Kemudian untuk impor Indonesia tercatat 21,36 miliar dolar AS yang kembali meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh cukup tinggi 47,9 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Sepanjang tahun 2021, impor juga tumbuh sebesar 38, 6 persen dengan mencatatkan nilai 196, 20 miliar dolar AS dan diperkirakan semakin menguat pada 2022 dalam rangka mendukung aktivitas domestik yang mulai terakselerasi.

Untuk keseluruhan tahun 2021 pertumbuhan impor nonmigas juga didukung oleh semua jenis penggunaan seperti barang konsumsi yang tumbuh 37,7 persen, bahan baku 42,8 persen dan barang modal 20,8 persen.

Peningkatan pada impor bahan baku dan barang modal mencerminkan adanya peningkatan aktivitas industri dalam negeri sedangkan impor barang konsumsi mengindikasikan adanya peningkatan daya beli masyarakat.(mg1)

Tags: BKFKemenkeukomoditasNeraca Perdagangan

Berita Terkait.

fgd
Ekonomi

Bioetanol Kejar E20, Singkong-Jagung-Sorgum Disiapkan Jadi ‘Bensin’ Baru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24
Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Ekonomi

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:04
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Ekonomi

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:28
Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas
Ekonomi

Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:59
Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026
Ekonomi

Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:26
Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas
Ekonomi

Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:54

OLAHRAGA

crystaline
Olahraga

Ribuan Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026 di Jakarta

Editor Folber Siallagan
Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID - Sekitar 9.500 pelari dari berbagai latar belakang dan komunitas turut meramaikan Crystalin RunXperience 2026 di Jakarta. Digelar di...

SelengkapnyaDetails
Todotua

Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:04
Hardiyanto-Kenneth

Kejurda Piala Gubernur 2026: 420 Pecatur Adu Strategi, Targetkan Tiket Kejurnas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2126 shares
    Share 850 Tweet 532
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.