• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI Digitalisasi Rumah Bibit Biomassa untuk Dukung Cofiring PLTU dan Ekonomi Desa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 11 Mei 2026 - 22:05
in Ekonomi
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menerapkan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) di Rumah Bibit Gombang, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas bibit tanaman energi secara digital. Foto: Dokumen PLN EPI

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menerapkan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) di Rumah Bibit Gombang, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas bibit tanaman energi secara digital. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT PLN (Persero) melaksanakan Kolaborasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Electrifying Agriculture pada Kamis (7/5/2026) di Kalurahan Gombang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai upaya mendorong modernisasi pembibitan tanaman energi berbasis digital.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia, Mamit Setiawan, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari pengembangan sistem pertanian terpadu tanaman energi yang selama ini dijalankan PLN EPI untuk mendukung transisi energi dan pengurangan emisi.

BacaJuga:

Pegadaian dan SMBC Indonesia Perkuat Kolaborasi melalui Pengembangan Sustainable Financing Framework 2026

Kebijakan DMO Berhasil Kendalikan Harga Minyakita, Realisasi Distribusi Lampaui Target 35 Persen

Geopolitik Memanas, Rupiah Tersungkur ke Rp17.414 Usai Trump Tolak Proposal Iran

“Program ini dirancang untuk mendorong modernisasi sektor pembibitan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan energi listrik dan teknologi digital sehingga lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Melalui penerapan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT), proses pemeliharaan bibit kini dapat dilakukan secara terjadwal dan dikendalikan melalui perangkat ponsel. Teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengurangi beban kerja manual, serta menghasilkan bibit dengan kualitas yang lebih terjaga.

PLN EPI mengembangkan rumah pembibitan tanaman energi seperti indigofera dan kaliandra yang nantinya digunakan sebagai biomassa campuran batubara dalam skema cofiring PLTU. Program ini juga berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Program Electrifying Agriculture di Gombang sendiri telah dikembangkan sejak 2023 melalui skema tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN EPI. Rumah bibit tersebut dikelola Gapoktan Tani Mulya dengan dukungan sistem digitalisasi penyiraman, instalasi listrik, hingga pelatihan pengelolaan rumah bibit modern.

Panewu Kapanewon Ponjong, Asih Tri Wahyuni mengatakan program tersebut dinilai relevan dengan kondisi lahan di wilayah Gunungkidul yang didominasi kawasan kering dan lahan kritis dan membutuhkan inovasi dalam pengelolaan pertanian.

“Pendampingannya tidak hanya berhenti pada program, tetapi juga sampai masyarakat mampu mandiri mengelola rumah bibit,” katanya.

Asih menyebut manfaat program mulai dirasakan masyarakat. Selain untuk tanaman energi, daun indigofera juga mulai dimanfaatkan warga sebagai bahan pewarna alami untuk eco print.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Jogja dan Wonosari Agung Pratomo menilai pengembangan biomassa berbasis masyarakat menjadi model kolaborasi yang dapat menjaga keberlanjutan energi nasional.

“Tanaman energi ini nantinya digunakan sebagai campuran bahan bakar batubara di PLTU melalui cofiring. Jadi masyarakat ikut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan energi,” ucapnya.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Mulya Kalurahan Gombang, Satiman, menyampaikan program ini memberikan dampak nyata bagi kelompok tani.

“Dengan adanya sistem listrik dan digital ini, pengelolaan rumah bibit menjadi jauh lebih mudah dan efisien. Kami juga lebih yakin dalam menghasilkan bibit yang berkualitas, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok,” jelasnya.

PLN EPI mencatat program Electrifying Agriculture Rumah Bibit Gombang memiliki kapasitas dukungan hingga 25 ribu bibit tanaman multifungsi dan biomassa. Selain mendukung cofiring, program juga diarahkan untuk penghijauan dan penguatan ekonomi kelompok tani lokal.

Sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG), program ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan melalui pengurangan emisi (environmental), tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat (social) serta penguatan tata kelola berbasis teknologi dan SOP yang terstruktur (governance).

Melalui pendekatan tersebut, PLN EPI mendorong terciptanya ekosistem energi berbasis masyarakat yang mandiri, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus lingkungan.

Dari desa, PLN EPI menumbuhkan energi masa depan, menguatkan ekonomi, menjaga lingkungan, dan memastikan keberlanjutan energi nasional. (srv)

Tags: biomassaCofiringEkonomi Desapln epiRumah Bibit Biomassa

Berita Terkait.

The Jungle Tawarkan Liburan Hemat untuk Pelajar dan Mahasiswa
Ekonomi

Pegadaian dan SMBC Indonesia Perkuat Kolaborasi melalui Pengembangan Sustainable Financing Framework 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 23:01
Kebijakan DMO Berhasil Kendalikan Harga Minyakita, Realisasi Distribusi Lampaui Target 35 Persen
Ekonomi

Kebijakan DMO Berhasil Kendalikan Harga Minyakita, Realisasi Distribusi Lampaui Target 35 Persen

Senin, 11 Mei 2026 - 21:03
Mata-Uang
Ekonomi

Geopolitik Memanas, Rupiah Tersungkur ke Rp17.414 Usai Trump Tolak Proposal Iran

Senin, 11 Mei 2026 - 17:27
Purbaya
Ekonomi

Purbaya Pastikan Era Tax Amnesty Berakhir, Pengusaha Diminta Tetap Tenang

Senin, 11 Mei 2026 - 15:05
wamen
Ekonomi

Wamen Ekraf Dukung Upcycled Fashion Masuk Kancah Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 14:04
wuling
Ekonomi

Wuling Eksion Temani Perjalanan Baru Keluarga Indonesia, Lebih dari 1.000 Konsumen Sudah Memesan

Senin, 11 Mei 2026 - 12:02

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    784 shares
    Share 314 Tweet 196
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    709 shares
    Share 284 Tweet 177
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.