• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dorong Kesadaran Pemuda Muslim pada Semangat Islam

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 9 Januari 2022 - 18:57
in Nasional
Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa menggelar dialog ekslusif mengusung tema Islam, Kemoderenan dan ke-Indonesian: Perjuangkan Api Islam Bukan Abunya, pada Jumat (7/1/2021). Dialog ini turut menghadirkan, Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), Arief Rosyid Hasan selaku host (kiri) KH. Nur Alam Bachtir (Ulama), dan H. Abdul Ghofur Mahmudin

Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa menggelar dialog ekslusif mengusung tema Islam, Kemoderenan dan ke-Indonesian: Perjuangkan Api Islam Bukan Abunya, pada Jumat (7/1/2021). Dialog ini turut menghadirkan, Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), Arief Rosyid Hasan selaku host (kiri) KH. Nur Alam Bachtir (Ulama), dan H. Abdul Ghofur Mahmudin (Presiden PPMI Mesir Periode 2015-2016)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa menggelar dialog ekslusif pada Jumat (7/1/2021). Dialog ini mengusung tema Islam, Kemoderenan dan ke-Indonesian: Perjuangkan Api Islam Bukan Abunya.

Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), Arief Rosyid Hasan selaku host mengatakan, dialog ini digagas untuk mendorong kesadaran para pemuda muslim pada semangat Islam. Menurutnya, masih ada anak muda yang merasa telah memperjuangkan semangat Islam, tapi masih terjebak dengan simbol-simbol sehingga melupakan substansi ajaran Islam yang sebenarnya.

BacaJuga:

KSTI 2026, Mendiktisaintek: Kampus harus Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan

Di Penas Gorontalo, KKP Gencarkan Program Budi Daya Tematik untuk Ketahanan Pangan

Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

Baca juga: Pemuda Diajak Bangkitkan Ekonomi melalui Muslim Leaderpreneur

Arief Rosyid berharap anak muda menyadari jika memperjuangkan ‘api’ Islam sangat berkaitan dengan mendorong ekonomi umat, pengentasan kemiskinan, serta profesionalisme. Ia yakin dengan memperjuangkan ‘api’ Islam, masjid bisa menjadi tempat melahirkan tokoh-tokoh seperti Bung Karno, Cak Nur dan Gus Dur.

“Kita sering kali bicara tentang bonus demografi yang tulang punggungnya merupakan anak muda. Jika para anak muda sibuk mengikuti wacana yang tidak jelas dan berisi kemarahan, maka akan semakin banyak yang ke arah negatif dan tidak membangun,” ujarnya kepada media melalui keterangan tertulis, Minggu (9/1/2021).

Namun, jika diarahkan kepada hal yang punya maslahat, dirinya yakin anak-anak muda akan memiliki kesadaran untuk ‘membarakan api’ Islam. Menurutnya, diskusi seperti ini akan mendorong ketertarikan orang awam untuk belajar dan mendalami Islam.

“Makanya gerakan ekonomi umat, mendorong intelektual di masjid, mendiskusikan soal pengetahuan sains dan lain-lain, ke depannya akan kita bawa di forum ini,” katanya.

Dalam dialog tersebut, KH. Nur Alam Bachtir seorang Ulama yang menjadi narasumber juga menyampaikan gagasannya dengan membedah tema tersebut menggunakan Al-Qur’an dan Hadist.

Sementara, Presiden PPMI Mesir Periode 2015-2016, H. Abdul Ghofur Mahmudin membahas tema tersebut dari sudut pandang sejarah.

“Tema ini ditulis oleh Bung Karno pada tahun 1940-an. Tema ini berangkat dari kegelisahan Bung Karno pada umat muslim pada masa itu,” kata Abdul Ghofur.

Menurutnya, kemodernan itu bukan dalam konteks budaya barat atau budaya populer. Tapi kemodernan merupakan sikap adaptif terhadap kondisi zaman. Sehingga, Islam adalah agama yang modern dan menyejukkan.(arm)

Tags: Arief Rosyid Hasanmasjid agung sunda kelapapemuda muslim

Berita Terkait.

Sediakan Payung yuk, Hari Ini Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan
Nasional

KSTI 2026, Mendiktisaintek: Kampus harus Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:01
Di Penas Gorontalo, KKP Gencarkan Program Budi Daya Tematik untuk Ketahanan Pangan
Nasional

Di Penas Gorontalo, KKP Gencarkan Program Budi Daya Tematik untuk Ketahanan Pangan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:31
Sediakan Payung yuk, Hari Ini Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan
Nasional

Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:02
Sediakan Payung yuk, Hari Ini Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan
Nasional

Sinergi Lintas Sektor, Kemendukbangga/BKKBN Gelar Mitra OTAFest GENTING 2026 untuk Percepatan Penurunan Stunting

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:01
Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi
Nasional

Kementerian P2MI Fasilitasi Pemulangan Supiat, Korban TPPO dari Kamboja

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:50
Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi
Nasional

Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:40

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1716 shares
    Share 686 Tweet 429
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1685 shares
    Share 674 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1071 shares
    Share 428 Tweet 268
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat
Olahraga

Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:43

INDOPOSCO.ID - Timnas Uruguay harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Timnas Spanyol dalam...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:12
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.