INDOPOSCO.ID – Persib Bandung tidak ingin memasuki musim 2026/2027 dengan skuad yang setengah-setengah. Ketika kompetisi domestik dan panggung Asia sudah menanti, kedalaman tim menjadi kebutuhan mutlak. Setiap posisi harus memiliki alternatif, setiap pemain dituntut siap ketika kesempatan datang, dan lini pertahanan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian serius.
Jawaban Persib atas kebutuhan tersebut datang dari bek asal Kroasia. Danijel Loncar resmi menjadi bagian dari skuad Pangeran Biru setelah menyepakati kontrak berdurasi dua musim. Bek tengah berusia 29 tahun dengan postur 189 sentimeter itu diproyeksikan menjadi tambahan penting untuk memperkuat pertahanan Persib menghadapi musim yang diprediksi berjalan sangat padat.
Kedatangan Loncar bukan sekadar transfer untuk menambah jumlah pemain. Persib membutuhkan lebih banyak opsi di lini belakang karena musim 2026/2027 akan membawa mereka menjalani persaingan di Super League, ASEAN Club Championship (ACC) hingga AFC Champions League (ACL) Two.
Pelatih Persib, Igor Tolic, pun secara terang menjelaskan alasan di balik perekrutan pemain yang sebelumnya memperkuat Pogon Szczecin tersebut.
“Soal (Danijel) Loncar, dia ada di sini untuk memperkuat lini pertahanan kami. Jadi, kami punya banyak opsi di posisi bek tengah karena banyaknya pertandingan beruntun di musim ini,” ujar Tolic dalam keterangan resmi klub, dikutip pada Minggu (9/8/2026).
Pernyataan tersebut menggambarkan satu hal penting, yakni Persib tidak hanya sedang membangun sebelas pemain utama, tetapi sebuah skuad yang mampu bertahan menghadapi panjangnya musim.
Dengan hadirnya Loncar, pilihan Tolic di sektor bek tengah kini semakin melimpah. Patricio Matricardi, Julio Cesar, Kakang Rudianto, Faris Abdul Hafidz, Al Hamra Hehanussa, Dion Markx dan Gabriel Mutombo sebelumnya sudah menjadi bagian dari persaingan di posisi tersebut.
Situasi ini memberikan keuntungan tersendiri bagi Tolic. Ia dapat menyesuaikan komposisi pertahanan berdasarkan karakter lawan, kondisi pemain hingga kebutuhan setiap pertandingan. Rotasi pun bisa dilakukan tanpa harus mengorbankan kualitas secara drastis, terutama ketika jadwal pertandingan datang beruntun.
Danijel Loncar sendiri bukan pemain yang datang tanpa bekal pengalaman. Karier profesionalnya dimulai bersama NK Osijek di Kroasia pada 2017. Setelah enam tahun berkarier di negara asalnya, Loncar melanjutkan petualangan ke Polandia dan dalam tiga musim terakhir tampil di kasta tertinggi bersama Pogon Szczecin.
Catatan musim terakhirnya cukup menggambarkan konsistensinya. Pada musim 2025/2026, Loncar tampil dalam 28 pertandingan dengan torehan satu gol dan satu assist.
Angka tersebut memang bukan statistik seorang pencetak gol utama. Namun bagi seorang bek tengah, pengalaman bermain secara reguler di kompetisi level tinggi justru menjadi modal penting.
Persib membutuhkan pemain yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga terbiasa menghadapi tekanan pertandingan dan atmosfer kompetisi yang ketat.
Pengalaman Loncar di Eropa diharapkan menjadi salah satu nilai tambah ketika Persib harus membagi fokus antara persaingan domestik dan kompetisi internasional. (her)


















