• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pakar Forensik Komunikasi Sebut Cuitan Ferdinand Bukan Keluguan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 8 Januari 2022 - 20:33
in Headline
medsos

Ilustrasi media sosial. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Media sosial (medsos) bukan media pribadi, tetapi media umum yang dikelola pribadi. Pernyataan tersebut diungkapkan Pakar Forensik Komunikasi Prof Ibnu Hamad secara daring, Sabtu (8/1/2022).

Dari cuitan Ferdinand Hutahaean tersebut, menurut dia, tidak menunjukkan keluguan. Sebab, sosok Ferdinand adalah sosok yang terdidik dan publik figur. Ia bahkan sudah beberapa kali memposting cuitan yang kemudian menuai pro dan kontra di masyarakat.

BacaJuga:

Akui Khilaf Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal

Dorong Budaya Kritis, Yusril Persilakan Publik Debat dan Diskusi Film ‘Pesta Babi’

Peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026, Begini Pesan Mendalam Menag

“Kalau kemudian ada pernyataan Ferdinand ‘saya tidak bermaksud apa-apa’. Ini bisa ditanya oleh polisi, dia bukan orang lugu,” tandasnya.

Polisi, dikatakan dia, harus mengungkap tujuan Ferdinand memposting cuitan tersebut. Apakah hanya karena penguatan keimanan atau tujuan dugaan menohok kelompok agama tertentu. “Ini (polisi, red) bisa menanyakan itu kepada Ferdinand,” ungkapnya.

Baca Juga: Pengamat: Cuitan Ferdinand Timbulkan Multi Tafsir

Secara kebudayaan, lanjut dia, masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama. Siapapun dan apapun agamanya, dia akan mengatakan Tuhannya maha perkasa, maha kuat, maha penolong.

Apabila kemudian ada seseorang memperjuangkan Tuhannya, menurut dia, bukan Tuhannya yang dibela, tetapi kemuliaannya.

“Misalnya kita beriman kepada Tuhan, kemudian ada orang menghina. Tuhan tidak akan terhina, tapi sebagai pemeluknya, maka akan membelanya. Apa yang dibela? Kemuliannya, kesempurnaanya. Kalau dikatakan Tuhan lemah, orang atau agama manapun akan tersinggung,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut cuitan Ferdinand Hutahaean diduga mengandung usur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) dan berpotensi menimulkan kegaduhan di masyarakat. “Ini dugaaan tindak pidana yang dapat menimbulkan keonaran,” ujarnya.

Penyidik Polri bekerja secara teliti dan profesional dalam menyelesaikan perkara tersebut. ferdinand Hutahaean dilaporkan terkait dugaan pelanggaran pasal 45a ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) KUHP. (nas)

Tags: CuitanFerdinand Hutahaeankasus Ujaran Kebenciansaraujaran kebencian

Berita Terkait.

syahrie
Headline

Akui Khilaf Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:32
Yusril
Headline

Dorong Budaya Kritis, Yusril Persilakan Publik Debat dan Diskusi Film ‘Pesta Babi’

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:13
Nasarudin
Headline

Peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026, Begini Pesan Mendalam Menag

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:20
Yusril
Headline

Yusril: Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi” Bukan Arahan Pusat

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:28
anjar
Headline

Kemenhaj Tegas Tak Cabut SE Dam di Tanah Air Meski Ditolak MUI: “Kami Hormati Perbedaan Fiqih”

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:27
bowo
Headline

Prabowo: Negara Bakal Terima Uang Rampasan Rp49 Triliun Bulan Depan

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:43

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1611 shares
    Share 644 Tweet 403
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.