• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tidak Menutup Kemungkinan Vaksin Booster Akan Diwajibkan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 6 Januari 2022 - 13:43
in Headline
vaksin booster

vaksin Covid-19 ( Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksinasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menuturkan, pemerintah akan menyelesaikan 20 persen vaksinasi dosis satu dan 45 persen dosis dua. Hingga kemudian mengambil skema vaksinasi dosis ketiga atau booster dengan berbayar dan digratiskan.

“Jadi skema booster berbayar dan digratiskan ini diambil karena kami harus menyelesaikan vaksinasi dosis pertama dan kedua,” ujar Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Kamis (6/1/2022).

BacaJuga:

KPK Bidik Praktik Kecurangan di Pasar Modal

Kerugian Capai Rp9,1 Triliun, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Scamming Digital

House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

Ia menyebut, untuk dosis pertama menyasar daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Tentu secara geografis dan distribusi banyak mengalami kendala.

“Gap pertama dan kedua cukup besar. Jadi kami harus menyakinkan kepada masyarakat agar mau vaksinasi dosis kedua,” katanya.

“Kendalanya pada dosis kedua sempat terjadi kekosongan vaksin. Dan saat ini vaksin ada masyarakat enggan vaksin dosis kedua,” imbuhnya.

Baca Juga : Kemenkes Buka Suara soal Jual Beli Booster Ilegal di Surabaya

Ia mengatakan, pandemi tidak akan teratasi tanpa pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua. Untuk itu pemerintah tetap mengejar 70 persen vaksinasi dosis pertama dan kedua serta 60 persen vaksin untuk lansia.

“Jadi pelaksanaan vaksin booster tetap dilakukan dengan mengejar 70 persen vaksin dosis pertama dan kedua. Karena vaksinasi tidak lengkap, maka pandemi tidak akan tertangani dengan baik,” terangnya.

“Jadi tidak cukup dengan pemberian booster saja,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, pemberian booster untuk meningkatkan efektifitas vaksinasi pertama dan kedua. Dan saat ini sifatnya tidak wajib. Apalagi penanganan pandemi terus berubah-ubah.

“Jadi saat ini booster tidak wajib. Tapi kita tidak tahu dengan munculnya varian baru omicron, varian lainnya yang membuat vaksin tidak efektif. Sehingga harus diberikan booster, ini tentunya tambahan kewajian kepada semua sasaran,” ungkapnya.

“Dan ini tidak akan bisa sekaligus rampung dalam satu bulan untuk 200 juta, tentu akan bertahap diberikan,” imbuhnya.(nas)

Tags: boostervaksinVaksin Booster Covid-19

Berita Terkait.

Headline

KPK Bidik Praktik Kecurangan di Pasar Modal

Senin, 20 April 2026 - 22:16
amin
Headline

Kerugian Capai Rp9,1 Triliun, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Scamming Digital

Senin, 20 April 2026 - 15:46
Pertamina
Headline

House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

Senin, 20 April 2026 - 08:36
Pengisian-BBM
Headline

DPR RI Ingatkan Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Berdampak terhadap Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 08:36
siswa belajar
Headline

Kendala Teknis Pelaksanaan TKA, DPR RI: Harus Jadi Evaluasi Pemerintah

Minggu, 19 April 2026 - 16:42
Sapu-sapu
Headline

Mass Burial of Live Pleco Fish Draws Criticism, MUI: Violates Islamic Principles

Minggu, 19 April 2026 - 14:21

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.