• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dolar Menguat di Hari Pertama Perdagangan 2022

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 4 Januari 2022 - 10:47
in Ekonomi
Lembaran 100 dolar AS dan 10 ribu yen Jepang yang diambil di Tokyo, Jepang.

Lembaran 100 dolar AS dan 10 ribu yen Jepang yang diambil di Tokyo, Jepang. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya di akhir transaksi Senin (Selasa pagi WIB), hari perdagangan pertama tahun baru, sejalan dengan meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah karena investor mengantisipasi Federal Reserve akan tetap berada di jalur kenaikan suku bunganya pada 2022.

Sementara lonjakan kasus virus corona yang disebabkan oleh varian Omicron terus berdampak pada perjalanan global dan layanan publik, investor tetap optimis bahwa penguncian akan dapat dihindari.

BacaJuga:

PDC Andalkan Dual Fuel System untuk Pangkas Konsumsi Solar dan Tingkatkan Efisiensi

Investasi di CREC Dongkrak Nilai Pertamina NRE, Kapitalisasi Pasar Melonjak Hampir 50 Persen

Panas Bumi Tak Hanya Hasilkan Listrik, PGE Antar Kopi Kamojang Tembus Pasar Dunia

Baca juga: Neraca Perdagangan RI Surplus USD3,51 Miliar pada November 2021

Pada Senin (3/1), Badan Pengawas Obat dan Makanan AS mengizinkan penggunaan dosis ketiga vaksin Pfizer dan BioNTech Covid-19 untuk anak-anak berusia antara 12 tahun hingga 15 tahun, dan mempersempit waktu untuk semua suntikan booster menjadi lima bulan dari enam bulan setelah dosis primer.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS dua tahun yang sensitif terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga, bersama dengan obligasi lima tahun, melonjak ke level tertinggi sejak Maret 2020. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang jadi acuan dan imbal hasil obligasi AS lima tahun naik ke puncak enam minggu. Bank sentral AS diperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga pada pertengahan 2022.

“Pasar pada umumnya memiliki rentang perhatian yang pendek dalam hal apa pun yang terkait dengan Covid dan pasar sudah seperti ini sejak awal,” kata Erik Bregar, presiden dan CEO di Bregar Capital Corp di Toronto seperti dilansir Antara, Selasa (4/1/2022).

“Saya tidak merasakan getaran risk-off (penghindaran risiko) hari ini karena minyak stabil, saham masih hijau… saat ini imbal hasil adalah pendorongnya.”

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,552 persen, dengan euro turun 0,64 persen menjadi 1,1295 dolar AS.

Greenback berada di jalur untuk persentase kenaikan harian terbesar sejak 17 Desember.

Data ekonomi menunjukkan ukuran manufaktur untuk Desember oleh Markit turun ke 57,7 dari angka sebelumnya di 57,8, tetapi masih menunjukkan ekspansi. Pengeluaran konstruksi November naik 0,4 persen, di bawah ekspektasi untuk kenaikan 0,6 persen.

Yen Jepang melemah 0,17 persen versus greenback di 115,27 per dolar AS, sementara sterling terakhir diperdagangkan di 1,3482 dolar AS, turun 0,35 persen hari ini.

Namun, volume perdagangan diperkirakan akan tipis karena London, pusat perdagangan valas utama Eropa, ditutup untuk hari libur pasar.

Di zona euro yang lebih luas, aktivitas manufaktur tetap tangguh karena pabrik- pabrik mengambil keuntungan dari pelonggaran kendala rantai pasokan dan menimbun bahan baku pada kecepatan rekor.

Tingkat inflasi tahunan Turki melonjak menjadi 36,1 persen bulan lalu, tertinggi dalam 19 tahun pemerintahan Tayyip Erdogan, menunjukkan tingkat krisis mata uang yang disebabkan oleh kebijakan pemotongan suku bunga yang tidak lazim dari presiden.

Lira Turki terakhir diperdagangkan naik 1,7 persen pada 12,960 per dolar, tetapi turun dari level terendah awal 13,92. Bitcoin terakhir jatuh 1,61 persen menjadi 46.587,63 dolar AS.(mg1)

Tags: akhir transaksidolar ASFederal Reservehari perdagangan pertama tahun baru

Berita Terkait.

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang
Ekonomi

PDC Andalkan Dual Fuel System untuk Pangkas Konsumsi Solar dan Tingkatkan Efisiensi

Senin, 29 Juni 2026 - 22:21
19 Tahun PHE, Perkuat Ketahanan Energi lewat Produksi Migas dan Investasi Strategis
Ekonomi

Investasi di CREC Dongkrak Nilai Pertamina NRE, Kapitalisasi Pasar Melonjak Hampir 50 Persen

Senin, 29 Juni 2026 - 22:01
Panas Bumi Tak Hanya Hasilkan Listrik, PGE Antar Kopi Kamojang Tembus Pasar Dunia
Ekonomi

Panas Bumi Tak Hanya Hasilkan Listrik, PGE Antar Kopi Kamojang Tembus Pasar Dunia

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31
19 Tahun PHE, Perkuat Ketahanan Energi lewat Produksi Migas dan Investasi Strategis
Ekonomi

Panas Bumi Kamojang Jadi Motor Ketahanan Energi dan Penggerak Ekonomi Hijau Indonesia

Senin, 29 Juni 2026 - 21:02
19 Tahun PHE, Perkuat Ketahanan Energi lewat Produksi Migas dan Investasi Strategis
Ekonomi

Transformasi Digital Berlanjut, PDC Integrasikan AI dalam Proses Bisnis Strategis

Senin, 29 Juni 2026 - 20:41
19 Tahun PHE, Perkuat Ketahanan Energi lewat Produksi Migas dan Investasi Strategis
Ekonomi

19 Tahun PHE, Perkuat Ketahanan Energi lewat Produksi Migas dan Investasi Strategis

Senin, 29 Juni 2026 - 20:31

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1726 shares
    Share 690 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1636 shares
    Share 654 Tweet 409
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang
Olahraga

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Editor Folber Siallagan
Senin, 29 Juni 2026 - 22:11

INDOPOSCO.ID - Timnas Brasil akan ditantang Timnas Jepang dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel sengit perebutan tiket ke...

SelengkapnyaDetails
Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Tantang Brasil, Skuad Samurai Biru Siap Hadirkan Kejutan di Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 17:35
Selebrasi

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Senin, 29 Juni 2026 - 10:41
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.