• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KemenKopUKM Dorong Peningkatan Kapabilitas Koperasi dan UKM Kabupaten Solok

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 27 Desember 2021 - 18:04
in Nasional
kemenkopukm

Acara penandatanganan nota kesepahaman SMESCO Indonesia dengan Pemda Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat dalam rangka Pemberdayaan dan Peningkatan Kapabilitas Koperasi dan UKM guna mendukung pemulihan ekonomi di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Senin (27/12).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan UKM melalui SMESCO Indonesia mendorong pemberdayaan dan peningkatan kapabilitas koperasi dan UKM Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Hal ini dilakukan melalui program peningkatan kapasitas dan kapabilitas jejaring pemasaran dalam ekosistem SMESCO Indonesia kepada 200 UMKM Kabupaten Solok.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa pelaku UMKM di Kabupaten Solok dapat terus tumbuh, berkembang dan menjadi pemacu pemulihan ekonomi pasca pandemi melalui program ini.

BacaJuga:

Tarif 0 Persen Tuna Cakalang ke Jepang, KKP Jaga Kualitas Rantai Produksi Perikanan

Penelitian Tak Berhenti di Jurnal, UT Dorong Hasil Riset Jadi Rujukan Kebijakan Publik

Terancam Pidana, Demo Vape Bigmo Diduga Langgar PP Kesehatan hingga UU Perlindungan Anak

“Saya berharap pelaku UMKM Kabupaten Solok, dapat semakin berdaya saing, baik di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya dalam acara penandatanganan nota kesepahaman SMESCO Indonesia dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat dalam rangka Pemberdayaan dan Peningkatan Kapabilitas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah guna mendukung pemulihan ekonomi, di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Senin (27/12).

Baca Juga : Festival UMKM Inovatif dan Kreatif Tingkatkan Daya Saing UMKM Indonesia

Menurut Teten, untuk dapat tumbuh, berkembang dan berkontribusi dalan pemulihan ekonomi, pelaku UMKM harus bertransformasi dari informal ke formal.

Dia menambahkan, saat ini postur pekaku UMKM masih di dominasi usaha mikro dengan presentase sebesar 99,6%, dan menyerap tenaga kerja hingga 97%. Namun demikian, 97% tenaga kerja yang terserap masih berada di sektor informal, sektor rumah tangga, bukan ekonomi produktif.

Kementerian Koperasi dan UKM, terus berupaya mendorong pelaku UMKM untuk bertransformasi dari informal ke formal, untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih baik.

Baca Juga : Kolaborasi KemenKopUKM Indonesia-Korsel, Ciptakan Startup Inovatif Sekaligus Pendukung SDGs

“Pemerintah mendorong pelaku UMKM untuk mempercepat pengurusan jiin usaha atau NIB. Dengan memiliki NIB, pelaku UMKM dapat dengan mudah mendapatkan izin edar dari BPOM, sertifikasi halal, termasuk semakin mudah dalam mengakses pembiayaan,” ujar Teten.

Di tempat yang sama, Direktur Utama SMESCO Indonesia Leonard Theosabrata berharap bahwa kerja sama dengan Kabupaten Solok tidak berhenti hanya pada penandatanganan MoU saja, tapi ada pencapaian yang dapat direalisasikan.

“Kita yakin dengan kolaborasi dapat menghasilkan banyak hasil positif untuk UMKM. Kita sudah banyak lalukan MoU sampai 90 lebih dengan berbagai pihak dan harus ada inisiatif. Jadi harus menghasilkan produk dan investasi yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” tutur Leo.

Lebih lanjut Leonard menjelaskan MoU ini adalah kali pertama SMESCO berkerjasama intensif dengan pemerintah setingkat kabupaten dalam kurun waktu panjang, selama satu tahun SMESCO dan Pemerintah Kabupaten Solok akan melakukan pelatihan kepada UMKM berbagai sektor khususnya agrobased dan herbal spa, indigenous local produk atau yang kita kenal sebagai produk kearifan local dan produk kuliner khas lokal.

Bupati Solok, Epyardi Asda menambahkan bahwa pihaknya memiliki beberapa komoditas unggulan yang dapat dikembangkan, di antaranya ialah nilam atau bahan untuk minyak atsiri, beras, rendang, kopi dan lainnya.

Dia pun meminta arahan kepada KemenKopUKM dan SMESCO Indonesia agar berbagai komoditas unggulan daerahnya dapat berkembang lebih lanjut.

“Kami sangat bangga dan punya potensi yang perlu dikembangkan. Kami mohon bimbingan dari bapak semua. Saya janjikan, ini nggak hanya sebagai MoU saja, saya tekankan bahwa saya jamin 100% agar MoU ini berjalan sebaik-baiknya,” tegas Asda.

Lebih lanjut, pokok yang menjadi ruang lingkup dari MoU ini di antaranya ialah pengembangan, peningkatakan promosi dan pemberdayaan serta sosialisasi kepada pelaku UMKM, termasuk pertukaran data dan informasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di digital guna mempersiapkan program UMKM Kabupaten Solok bangkit.

Selain itu, MoU ini juga ingin menghadirkan sinergi dalam pemasaran online dan offline serta pendampingan dan inkubasi untuk pengembangan dan peningkatan kapabilitas bagi pelaku UMKM di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya ialah pemberian layanan informasi pasar, sarana pemasaran promosi produk, serta distribusi produk UMKM dan Teknik pemasaran serta inkubasi pemasaran yang tepat sasaran.

Dengan misi meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian, UMKM, perdagangan dan pariwisata, Pemerintah Daerah telah mengajukan proporsal manajemen usaha untuk meningkatkan UMKM kepada Pihak Smesco melalui fasilitas Center of Excelence yang dimiliki oleh Smesco diantaranya Smesco Labo untuk meningkatkan kualitas produksi dan product knowledge, Siren.ID yang merupakan akses perluasan pemasaran produk UMKM, Smesco Fulfillment Center, yang merupakan solusi jaringan logistic terintegrasi dengan tarif flat, BNI XPORA trading house UMKM yang merupakan pusat layanan ekspor serta program pemasaran lainnya yang akan dikolaborasikan antara Smesco dan Pemerintah Kabupaten Solok.

Kesepakatan yang akan dilaksanakan tersebut adalah sebagai upaya bersama untuk mendorong peningkatan sektor perekonomian, sekaligus menjalin kemitraan yang saling menguntungkan, berdasarkan azas saling membantu dan saling mendukung sesuai dengan kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dengan SMESCO Indonesia. (adv)

Tags: kabupaten solokKemenKopUKMKoperasiUKM

Berita Terkait.

ikan
Nasional

Tarif 0 Persen Tuna Cakalang ke Jepang, KKP Jaga Kualitas Rantai Produksi Perikanan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:05
ut
Nasional

Penelitian Tak Berhenti di Jurnal, UT Dorong Hasil Riset Jadi Rujukan Kebijakan Publik

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:04
Demo-Vape
Nasional

Terancam Pidana, Demo Vape Bigmo Diduga Langgar PP Kesehatan hingga UU Perlindungan Anak

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:23
Sambut 17 Agustus, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras untuk Puluhan Juta Warga
Nasional

Sambut 17 Agustus, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras untuk Puluhan Juta Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:02
Kebocoran Data Internal Picu Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, KPK Siapkan Aturan Baru
Nasional

Kebocoran Data Internal Picu Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, KPK Siapkan Aturan Baru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:31
Medsos Bukan Ruang Bebas, DPR Ingatkan Bahaya Eksploitasi Anak dalam Promosi Vape
Nasional

Medsos Bukan Ruang Bebas, DPR Ingatkan Bahaya Eksploitasi Anak dalam Promosi Vape

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:05

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2097 shares
    Share 839 Tweet 524
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    912 shares
    Share 365 Tweet 228
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.