INDOPOSCO.ID – Jejak panjang maestro seni serba bisa Bing Slamet kembali dihidupkan melalui Museum Bing Slamet di Jalan Arimbi Nomor 7, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Museum bertema “Mengenang Karya dan Warisan Bing Slamet untuk Indonesia” itu resmi dibuka Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Anggota DPD RI Achmad Azran mengapresiasi langkah Kementerian Kebudayaan menghadirkan museum yang secara khusus merekam perjalanan hidup dan karya Bing Slamet. Keberadaan museum tidak sekadar menjadi tempat menyimpan benda-benda bersejarah.
Lebih dari itu, menurutnya, museum dapat menjadi ruang yang mempertemukan generasi muda dengan karya, nilai, serta keteladanan para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi kebudayaan Indonesia.
“Bing Slamet bukan hanya pelawak. Beliau adalah seniman serba bisa yang menghidupkan musik, lawak, film, dan berbagai bentuk kesenian untuk masyarakat,” ujar Azran dalam keterangan, Senin (28/9/2026).
Karena itu, dia menilai generasi muda perlu mengenal Bing Slamet secara utuh, bukan hanya sebatas nama besar dalam sejarah hiburan Indonesia.
“Generasi muda tidak hanya mengenal namanya, tetapi juga memahami karya dan perjalanan hidupnya,” katanya.
Azran menuturkan, keberadaan Museum Bing Slamet semakin relevan di tengah perubahan zaman dan perkembangan industri hiburan yang berlangsung sangat cepat.
Menurutnya, jejak para maestro harus terus dirawat agar generasi baru memahami bahwa kebudayaan Indonesia dibangun melalui proses panjang dan kontribusi para seniman lintas generasi.
“Jangan sampai generasi muda hanya mengenal nama besar Bing Slamet tanpa mengetahui mengapa beliau begitu penting dalam sejarah kesenian Indonesia,” ucapnya.
Dia berharap museum tersebut dapat menjadi jembatan antargenerasi sekaligus ruang pembelajaran bagi masyarakat.
“Museum ini bisa menjadi jembatan antara generasi, sekaligus ruang belajar bahwa kreativitas, ketekunan dan keberanian berkarya merupakan bagian dari perjalanan kebudayaan bangsa,” ujarnya.
Koleksi Perjalanan Sang Maestro
Bing Slamet dikenal sebagai penyanyi, musisi, pencipta lagu, pelawak sekaligus aktor. Kiprahnya di dunia seni membentang panjang sejak era sebelum kemerdekaan hingga dekade 1970-an.
Namanya antara lain dikenal melalui Trio Los Gilos dan Kwartet Jaya bersama Ateng, Iskak, dan Eddy Sud. Bing Slamet juga berkiprah di dunia musik bersama Eka Sapta serta membintangi sejumlah film dan menghasilkan karya musik yang menjadi bagian dari perjalanan seni populer Indonesia.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan tata pamer Museum Bing Slamet menggambarkan perjalanan sang maestro sebagai seniman multitalenta.
“Kalau kita lihat dari lini masa, dari tata pamer, kita melihat bahwa Bing Slamet ini adalah seorang seniman yang multi-talenta. Beliau pencipta lagu, penyanyi bersuara bariton, aktor, serta komedian melalui kelompok Trio Los Gilos dan Kuartet Jaya terkenal,” kata Fadli.
Museum tersebut menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan kehidupan dan perjalanan karier Bing Slamet. Di antaranya poster film, piringan hitam, kaset, pakaian, pas kerja, hingga berbagai memorabilia asli peninggalan sang seniman.
“Di museum ini terdapat poster film, piringan hitam, kaset, pakaian, pas kerja, dan sejumlah memorabilia asli Bing Slamet,” jelas Fadli.
Selain koleksi pribadi, bagian rumah asli Bing Slamet juga dipertahankan. Termasuk tangga yang menjadi salah satu bagian ikonik dari rumah tersebut.
Di bagian atas museum juga terdapat studio kecil yang nantinya dapat dikembangkan untuk kegiatan menonton film. (nas)















