• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemutakhiran Alat Pemantauan Gunung Api Diperlukan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 25 Desember 2021 - 10:53
in Nasional
menteri esdm

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukan kunjungan kerja ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021). Antara/HO-Humas Kementerian ESDM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif kembali mengatakan perlunya pemutakhiran peralatan pemantauan khususnya di pos pengamatan gunung api (PGA) di seluruh Indonesia.

Saat kunjungan kerjanya ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021), Menteri Arifin meminta PVMBG terus memantau aktivitas gunung api di Indonesia.

BacaJuga:

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

“Ikuti perkembangan terbaru teknologi yang ada. Jika ada yang terbaru, lakukan upgrading, yang masih ketinggalan kita tingkatkan kualitasnya,” ujarnya, dikutip dari rilis Kementerian ESDM di Jakarta, Sabtu (25/12/2021), seperti dikutip Antara.

Turut mendampingi kunjungan kerja Menteri ESDM yang dilakukan usai memantau ketersediaan pasokan listrik dan BBM untuk Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, antara lain Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Budi Lelono, dan Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM Andiani.

Dari 127 gunung api aktif di Indonesia, PVMBG memantau 69 gunung api melalui 74 PGA selama 24 jam.” Kita minta PVMBG memonitor semua gunung api, baik tipe A,B,C. Untuk sementara, kita digitalisasikan 69 gunung api, agar dapat terintegrasi pemantauannya di PVMBG,” ujarnya.

Menteri Arifin mengatakan PVMBG harus memenuhi tiga hal yaitu ketercukupan petugas pemantauan, ketersediaan alat pemantauan yang mutakhir, dan pembinaan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca Juga: Kolaborasi untuk Mitigasi Bencana Geologi

Untuk pembinaan kemampuan SDM, bisa dilakukan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM Kementerian ESDM.

Pada kesempatan itu Menteri ESDM melakukan video conference dengan pengamat gunung api yang sedang bertugas di seluruh Indonesia.

“Assalamualaikum pengamat Gunung Seulawah Agam di Aceh, Gunung Lokon, Semeru, Merapi, Dieng, Sinabung, apa kabar semua,” sapa Arifin.

Kepada para pengamat itu, Menteri Arifin menanyakan status gunung api yang diawasinya dan berjanji memodernisasi perlengkapan pengamatannya.

“Terus monitor aktivitas gunung api, jangan lengah dan tetap waspada. Terus tingkatkan kemampuan, kita juga akan terus berupaya memodernisasi perlengkapan pengamatan,” ujarnya.

Pengamat gunung api umumnya telah dilengkapi peralatan monitoring kebencanaan, yang meliputi seismik, GPS, tilt meter, electronic distance measurement (EDM), dan CCTV.

Saat ini Gunung Merapi memiliki sistem pemantauan terbaik dengan 6 stasiun seismik, 6 stasiun GPS, 2 stasiun tilt meter, 1 EDM minimal 4 reflektor, 1 stasiun geokimia, 2 stasiun CCTV, dan 1 infra red camera.

PVMBG juga memiliki sistem pemantauan Sesar Opak di Yogyakarta dan Sesar Lembang di Bandung. Sistem pemantauan gerakan tanah dilakukan dengan memasang Landslide Early Warning System (LEWS) dan ruang monitoring di Bandung untuk memantau aktivitas gunung api serta pengumpulan informasi kejadian gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah di seluruh Indonesia.

Aplikasi MAGMA Indonesia juga disajikan untuk memudahkan masyarakat mengakses data terkini kebencanaan geologi.

“Alur monitoring gunung api diawali dari hasil perekaman di lapangan yang dikirim ke pos pemantau melalui radio analog/digital, dilanjutkan ke kantor Bandung melalui VSAT. Alur monitoring patahan aktif dan gerakan tanah berawal dari perekaman data di lapangan dikirim ke Bandung melalui aplikasi MAGMA Indonesia,” jelas Kepala PVMBG Andiani.

PVMBG pun telah menorehkan prestasi terkait penanganan kebencanaan, baik dalam maupun luar negeri, yang menunjukkan kredibilitas dan kompetensinya.

MAGMA Indonesia meraih penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Terbaik di Indonesia pada 2017. PVMBG juga memperoleh predikat wilayah bebas korupsi pada 2021 dari Kementerian PAN RB.

Di internasional, PVMBG diakui sebagai institusi vulkanologi terbaik di dunia dalam hal pemantauan dan manajemen krisis yang diberikan International Association of Volcanology and Chemistry of the Earths Interior (IAVCEI). (mg3)

Tags: alat pemantau gunung apigunung apikementerian esdmpengamatan gunung apiPVMBG

Berita Terkait.

Kantor-Pertanahan
Nasional

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

Senin, 4 Mei 2026 - 18:08
siswa
Nasional

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:22
p2g
Nasional

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Senin, 4 Mei 2026 - 09:51
Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum
Nasional

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:57
asih
Nasional

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:18
sari
Nasional

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3668 shares
    Share 1467 Tweet 917
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2570 shares
    Share 1028 Tweet 643
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.