• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Meski Target WHO Terpenuhi, Indonesia Tetap Gencar Vaksinasi Covid-19

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 25 Desember 2021 - 23:51
in Nasional
vaksinasi

Kedatangan vaksin Pfizer tahap ke-174. Foto : Info Publik/Kominfo/Amiriyandi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia terus menggenjot vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia meski cakupannya telah berhasil memenuhi target yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong memastikan program vaksinasi akan terus dipercepat dan diperluas hingga seluruh target target berhasil divaksinasi.

BacaJuga:

Disdik DKI Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Gratis, Simak Jalur serta Kuotanya

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia yang belum divaksinasi untuk segera divaksinasi guna melindungi diri dan keluarga,” kata Usman dalam rilis pers, Sabtu (25/12/2021).

Baca Juga : WHO: Omicron Sangat Menular, Bisa Menginfeksi Penerima Vaksin

WHO menargetkan cakupan vaksinasi di setiap negara sekurang-kurangnya mencapai 40 persen dari total populasi yang akan mendapatkan vaksinasi dosis lengkap pada akhir 2021.

Adapun saat ini, kata Usman, lebih dari 109 juta penduduk Indonesia telah mendapatkan dosis lengkap, melampaui 40 persen sebagaimana ditargetkan WHO sampai akhir tahun ini.

Usman mengatakan saat ini Indonesia masih terus kedatangan vaksin secara bertahap. Terbaru, tiga tahap kedatangan vaksin, yakni tahap ke-173, 174, dan 175, tiba di Tanah Air pada Sabtu.

Dua tahap vaksin yang tiba di Jakarta, yakni tahap ke-173 dan 174 merupakan vaksin Pfizer, sedangkan tahap ke-175 adalah vaksin Moderna.

Vaksin Pfizer yang tiba di Tanah Air pada tahap ke-173 berjumlah 879.840 dosis dan tahap ke-174 berjumlah 592.020 dosis. Kedua tahap kedatangan tersebut merupakan vaksin hasil pembelian langsung.

Usman mengatakan vaksin Pfizer tahap ke-173 akan didistribusikan langsung ke Dinas Kesehatan( Dinkes) Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur dengan perkiraan waktu kedatangan pada Senin (27/12/2021) seperti dikutip Antara.

Sementara kedatangan vaksin ke-174 akan didistribusikan ke Dinkes Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Sulawesi Utara, dan Sumatera Selatan. “Estimasi kedatangan tanggal Senin (27/12) dan Selasa (28/12),” tandasnya.

Adapun dalam kedatangan tahap ke-175, vaksin Moderna yang tiba merupakan donasi dari pemerintah Italia melalui COVAX (Covid-19 Vaccine Global Access) dengan jumlah 922.800 dosis.

Sebelumnya, pada Kamis (30/9) lalu, Indonesia juga telah menerima donasi dari pemerintah Italia melalui COVAX berupa 796.800 dosis AstraZeneca. “Atas dukungan dan donasi dari pemerintah Italia, kami sampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya,” ucap Usman.

Dalam kesempatan itu, Usman juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mengoptimalkan upaya tanggap darurat guna mencegah penularan Covid-19 varian Omicron, mulai dari memperketat karantina dari luar negeri hingga terus menggaungkan imbauan agar masyarakat menunda perjalanan ke luar negeri.

Menurutnya, berbagai kebijakan dalam merespon masuknya varian Omicron disusun dengan mempertimbangkan dan melibatkan masukan dari berbagai pakar dan petugas di lapangan.

Sebagai bentuk antisipasi penyebaran, lanjutnya, pemerintah sudah meningkatkan whole genome sequencing sekaligus memperketat masa karantina perjalanan dari luar negeri. Pemerintah juga akan meningkatkan surveilans dan kontak erat.

Walaupun sejauh ini varian omicron belum menunjukan karakter yang membahayakan nyawa, terutama bagi pasien yang sudah mendapatkan vaksin, Usman tetap mengingatkan masyarakat untuk segera menuntaskan vaksinasi, sesuai imbauan Presiden Joko Widodo.

Pemerintah juga akan mempercepat vaksinasi, terutama pada kelompok lanjut usia untuk memperkecil risiko keparahan jika tertular Covid-19.

Usman juga meminta masyarakat untuk menyikapi masuknya varian Omicron dengan tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta menaati protokol kesehatan. Upaya dan kerja sama antara semua pihak dibutuhkan agar tidak terjadi penyebaran lokal varian Omicron.

“Tidak hanya itu, pemerintah akan menyiapkan infrastruktur seperti rumah sakit dan obat- obatan untuk mengantisipasi dampak buruk varian Omicron,” ujar Usman. (mg2)

Tags: coronacovid19vaksinVaksinasi

Berita Terkait.

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Nasional

Disdik DKI Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Gratis, Simak Jalur serta Kuotanya

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:28
MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan
Nasional

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35
gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07
imei
Nasional

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20
udin
Nasional

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:04
Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6958 shares
    Share 2783 Tweet 1740
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1757 shares
    Share 703 Tweet 439
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1036 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.