• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

PBESI Mulai Jalankan Ekstrakurikuler Esport di Sekolah

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 23 Desember 2021 - 05:00
in Olahraga
epsort

Sekretaris Jenderal pengurus Besar Esports Indonesia(PBESI), Frengky Ong, dalam temu media di Jakarta, Rabu(22/12/2021).(ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengurus Besar Esports Indonesia(PBESI) mulai melaksanakan ekstrakurikuler esport yang telah direncanakan beberapa waktu lalu, ke sejumlah sekolah sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet usia dini.

Sekretaris Jenderal PBESI, Frengky Ong, mengatakan program tersebut telah bergulir mulai pekan lalu dimulai dengan pelatihan bagi guru dan coach, yang selanjutnya ekstrakurikuler esport akan tertuju bagi peserta didik SMP, SMA dan SMK.

BacaJuga:

PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

Menang Tipis atas Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Bungkam Persija 2-1, Persib Melaju ke Final Piala Presiden 2026

“Kita coba memenuhi permintaan dari beberapa sekolah swasta yang sekarang ini sudah meminta kepada PBESI untuk ekstrakurikuler esport. Pada minggu lalu kita baru melakukan suatu kegiatan pelatihan untuk guru-guru coach agar bisa berjalan sesuai dengan perencanaan dari PBESI dan tentunya sesuai standar-standar yang kita sudah buat,” ucap Frengky seperti dikutip Antara, Rabu (22/12/2021).

Baca Juga : Kejurnas FOSSBI ke-5 Digelar di Kota Tangsel

Setiap pelatih ekstrakurikuler esport wajib mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikasi. Sertifikasi pelatih akan terdiri dari 3 tier, yakni lisensi A untuk tim profesional dan nasional, lisensi B untuk tim semi amatir dan akademi, dan lisensi C untuk tim amatir dan ekstrakurikuler.

PBESI berkomitmen untuk terus mengecap lebih dari 200 pelatih baru setiap tahunnya untuk program ekstrakurikuler esport.

Ekstrakurikuler esport diharapkan dapat memberitahukan industri digital kepada siswa didik, menjadi jembatan dunia pendidikan dengan esport, memberikan wawasan esport sebagai potensial karir, yang berakhir pada regenerasi atlet esport Indonesia dari dunia pendidikan.

Saat ini ekstrakurikuler esport masih berpusat di Pulau Jawa dimulai dengan sekolah swasta–sementara sekolah negeri harus menunggu tahun anutan baru. Frengky mengatakan PBESI telah melakukan penjajakan perjanjian dengan sekolah- sekolah swasta juga melakukan pendekatan dengan persatuan orang tua murid.

“Kita juga bekerja sama dengan asosiasi-asosiasi orang tua, tentunya sebelum masuk satu sekolah kita mencoba merapatkan bersama-sama bahwa program kita lakukan membawa manfaat ke depannya. Kita coba untuk mengurangi ekses-ekses negatif yang sekarang ada dalam esport,” kata Frengky.

PBESI juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga dan kementerian terkait lainnya. Secara teknis, pembelajaran, absensi, input nilai dan materi akan ada di website garudaku.com. Sementara, pelaksanaan kelas ekstrakurikuler esport akan dilakukan menggunakan aplikasi Zoom.

Setelah kelas selesai, siswa diwajibkan mengunduh materi sebagai syarat absensi. Coach akan menginput perhitungan raport masing-masing bulannya. Materi disampaikan dalam bentuk video interaktif.

Dalam pembelajaran dibuka ruang diskusi untuk siswa bertanya kepada coach secara langsung, dengan komposisi materi praktik sebesar 50 persen. Siswa akan mengikuti kelas satu kali per minggu, durasi kelas selama 90 menit. Komposisi materi 20 persen edukasi soft keterampilan, 30 persen materi esport, 50 persen praktik esport.

Selanjutnya, akan ada class meeting pada setiap akhir bulan, juga evaluasi perkembangan siswa melalui raport siswa bulanan, serta Piala Pelajar setiap tahun.

Selain ekstrakurikuler esport, PBESI juga menciptakan Akademi Esports bagi umum, sebagai bentuk pengembangan individu dan persiapan keterampilan untuk menjalar ke dunia esport profesional.

Kepala Program Akademi Esport Garudaku, Robertus Aditya Pratomo Putro, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bukan kursus bermain game tetapi”bagaimana mengembangkan atlet untuk dapat berkembang saat bermain esport.”

Akademi Esport, menurut Robertus, dibuat dengan memikirkan data mayoritas pemain esport yang sebagian besar berada dalam usia produktif dan pelajar.

“Ada kebutuhan untuk pembekalan sejak dini. Dari situ PBESI berusaha melakukan pengembangan holistik,” kata Robertus.

Lebih jauh, Robertus mengatakan program Akademi Esport telah mendapat dukungan dari 34 ESI provinsi untuk pemerataan dan pembangunan insan di daerah. (mg4)

Tags: esportPBSEI

Berita Terkait.

Erick-Thohir
Olahraga

PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:33
Yuran
Olahraga

Menang Tipis atas Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:25
persija
Olahraga

Bungkam Persija 2-1, Persib Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:57
john
Olahraga

Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16
Timnas Indonesia Kena Bantai Vietnam, John Herdman Minta Garuda Segera Bangkit
Olahraga

Timnas Indonesia Kena Bantai Vietnam, John Herdman Minta Garuda Segera Bangkit

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35
tohir
Olahraga

Erick Thohir Ungkap Pesan Strategis Prabowo untuk Timnas

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1410 shares
    Share 564 Tweet 353
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1369 shares
    Share 548 Tweet 342
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.