• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

PKS: RUU TPKS Jangan Kerdil, Tak Akomodir Moralitas Anak Bangsa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 12 Desember 2021 - 22:54
in Nasional
bendera PKS

Bendera PKS Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS Buchori menegaskan, Fraksi PKS sangat mendukung pelaku tindak pidana pelecehan seksual dihukum berat. Apalagi dilakukan dengan kekerasan, seperti yang dilakukan oleh pelaku HW di Bandung, Jawa Barat.

“Tapi tidak kemudian dengan munculnya kasus-kasus tersebut, lalu RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) harus segera disahkan. Ini beda, karena yang kami persoalkan di RUU TPKS itu adalah paradigma membuat UU,” kata Buchori melalui gawai, Minggu (12/12/2021).

BacaJuga:

Luncurkan 3 Layanan, Menteri ATR/BPN: Transformasi Sebuah Keniscayaan

DPD RI Desak Tambahan Anggaran untuk Percepat Pemulihan Gempa NTT

Kapolri Sebut Situasi Aceh Kondusif Usai Kericuhan di Peringatan Hari Damai

Menurut dia, hingga saat ini PKS masih menolak RUU TPKS. Dan intinya, karena desain pembuatan RUU tersebut masih seksual konsen.

“Ini kami khawatir, menyelesaikan masalah tapi menimbulkan banyak maasalah,” katanya.

“Kalau PKS ingin menyelesaikan RUU ini secara konferhensif. Bukan kemudian PKS tidak setuju terhadap pelaku pelecehan seksual tidak dihukum berat. Karena kami memiliki bidang perempuan dengan program unggulan “rumah keluarga Indonesia”,” imbuhnya.

Dimana, lanjut Buchori, tugasnya memberikan advokasi penanganan dan konsultasi kepada mereka yang menjadi korban.

Lebih jauh ia mengungkapkan, dalam RUU TPKS hanya memiliki seksual konsen, yang intinya melakukan sek atas dasar suka sama suka. Sementara, dari PKS, menurut dia, menginginkan dalam RUU tidak hanya mengatur kekerasan sek.

Karena, menurut dia, yang menjadi korban bukan hanya kekerasan saja. Sementara korban sek karena suka sama suka jumlahnya banyak. “Orang hamil di luar hubungan nikah itu jumlahnya banyak,” bebernya.

“Lalu penyimpangan seks seperti LGBT, pesta seks sesama jenis tidak tersentuh dalam RUU ini. Hingga akhir pembahasan mereka tidak mau memasukkan itu,” tegasnya.

PKS, dikatakan dia juga, telah merekomendasikan pembuatan UU yang melarang perbuatan seks bebas dan penyimpangan seks sesama jenis. Dan usulan tersebut juga, menurutnya, tidak dilakukan juga.

“Jadi niat baik seperti apa yang kemudian kita inginkan, kalau kemudian maunya kekerasan seks. Bukan kemudian kami tidak sepakat?” ujarnya.

“Padahal penyumbang kasus HIV/ AIDS terbesar itu dari kasus seks menyimpang LGBT,” imbuhnya.

Ia berharap, para pembuatan regulasi berpikir ke depan terkait moralitas anak bangsa. “Kami setuju menindak keras dan menghukum seberat-beratnya pelaku kekerasan seks, tetapi janga itu saja yang kita atur. Masih banyak perilaku seks menyimpang yang lolos jerat hukum,” katanya.
(nas)

Tags: DPR RIfraksi pksLGBTTPKSuu

Berita Terkait.

Kebaya Putih dan Selendang Hitam Ketua DPR, Simbol Duka di Hari Kemerdekaan
Nasional

Luncurkan 3 Layanan, Menteri ATR/BPN: Transformasi Sebuah Keniscayaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 02:33
Kebaya Putih dan Selendang Hitam Ketua DPR, Simbol Duka di Hari Kemerdekaan
Nasional

DPD RI Desak Tambahan Anggaran untuk Percepat Pemulihan Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:40
Kapolri Sebut Situasi Aceh Kondusif Usai Kericuhan di Peringatan Hari Damai
Nasional

Kapolri Sebut Situasi Aceh Kondusif Usai Kericuhan di Peringatan Hari Damai

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:15
Kebaya Putih dan Selendang Hitam Ketua DPR, Simbol Duka di Hari Kemerdekaan
Nasional

Kebaya Putih dan Selendang Hitam Ketua DPR, Simbol Duka di Hari Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:50
Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT
Nasional

Mendagri Ungkap Prioritas Pemerintah Dorong Pemulihan Pascagempa Berbasis Data di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:40
Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT
Nasional

Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:30

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2645 shares
    Share 1058 Tweet 661
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3848 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    850 shares
    Share 340 Tweet 213
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.