• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Didukung BNPB dan Basarnas, Prodi Manajemen Bencana BLU Kini Makin Diminati

Nasuha Editor Nasuha
Kamis, 14 Mei 2026 - 04:40
in Nasional
Arief-Wibowo

Deputi Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Promosi Budi Luhur University (BLU), Prof. Dr. Ir. Arief Wibowo, S.Kom., M.Kom mengatakan, Prodi S1 Manajemen Bencana menjadi langkah baru dalam dunia pendidikan tinggi untuk menyiapkan SDM yang profesional di bidang kebencanaan. Foto: Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Budi Luhur University (BLU) menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang membuka Program Studi (Prodi) S1 Manajemen Bencana pada 2022. Kehadiran prodi tersebut menjadi langkah baru dalam dunia pendidikan tinggi untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang profesional di bidang kebencanaan.

Deputi Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Promosi BLU, Prof. Dr. Ir. Arief Wibowo, S.Kom., M.Kom mengatakan, prodi tersebut lahir dari semangat kemanusiaan yang menjadi filosofi kampus.

BacaJuga:

Sekjen AMKI: Organisasi Besar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan 

79 Persen Mahasiswa Sudah Bekerja, Lulus UT Langsung Terserap Dunia Kerja

Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah

“Prodi Manajemen Bencana S1 pertama di Indonesia itu berdiri di Budi Luhur tahun 2022. Kalau vokasi sudah ada, tetapi untuk jenjang S1 kami yang pertama,” ujar Arief kepada INDOPOSCO, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, pembukaan prodi tersebut tidak lepas dari filosofi “Cerdas Berbudi Luhur” yang selama ini menjadi identitas kampus. Filosofi itu mendorong lahirnya program pendidikan yang berbasis kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Arief menuturkan, BLU memiliki sejarah kuat dalam penanganan kemanusiaan, salah satunya dengan memberikan beasiswa kepada 18 mahasiswa asal Aceh beberapa bulan sebelum tragedi tsunami terjadi.

“Mereka akhirnya kembali ke Aceh setelah lulus untuk ikut membangun daerahnya. Dari situ muncul semangat yayasan untuk membuka prodi yang basisnya kemanusiaan,” katanya.

Ia mengakui tantangan terbesar saat ini adalah memperkenalkan Prodi Manajemen Bencana kepada masyarakat. Sebab, sebagian besar orang tua maupun calon mahasiswa masih belum familiar dengan program studi tersebut.

“Banyak yang bertanya, ‘oh ada ya prodi bencana?’ Nah tantangannya bagaimana masyarakat tahu bahwa prodi ini penting dan memang dibutuhkan di Indonesia,” tuturnya.

Meski demikian, jumlah peminat disebut terus meningkat setiap tahun. Saat ini jumlah mahasiswa dalam satu angkatan memang belum mencapai 50 orang, namun tren penerimaan dinilai terus positif.

Dalam pendiriannya, prodi tersebut juga mendapat dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

“Sudah saatnya penanganan bencana tidak lagi mengandalkan tenaga otot, tetapi skill dan pengetahuan. Karena itu BNPB dan Basarnas memberikan rekomendasi kuat saat prodi ini didirikan,” jelas Arief.

Tak hanya itu, kurikulum Prodi Manajemen Bencana juga disusun bersama berbagai pihak, termasuk Himpunan Pendidikan Tinggi Kebencanaan Indonesia (HIPTI), BNPB, Basarnas hingga masukan dari masyarakat terdampak bencana.

Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga dituntut aktif turun ke lapangan. Komposisi pembelajaran dibuat sekitar 60 persen praktik dan 40 persen teori.

Beberapa mata kuliah bahkan mengharuskan mahasiswa melakukan praktik langsung, seperti penyusunan peta risiko bencana, analisis data kebencanaan, hingga manajemen pencarian dan pertolongan atau operasi SAR.

“Nanti mereka diharapkan bisa menjadi bagian dari tim relawan maupun tim SAR saat terjadi bencana,” ungkapnya.

Arief menambahkan, prodi tersebut juga bersifat lintas disiplin ilmu. Mahasiswa akan mempelajari komunikasi kebencanaan, ekonomi kebencanaan hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mitigasi bencana.

“Tidak ada pihak yang paling jago soal bencana, karena bencana itu soal kolaborasi,” tegas Arief.

Untuk mendukung akses pendidikan, sejak angkatan pertama Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti juga menyediakan program beasiswa bagi mahasiswa dari daerah rawan bencana, seperti Palu, Sukabumi, Sulawesi hingga Sumatera.

Sementara terkait prospek kerja, Arief menyebut lulusan Manajemen Bencana memiliki peluang besar tidak hanya di lembaga pemerintah, tetapi juga di sektor industri.

“Kami bahkan pernah menerima surat dari kementerian dan pemerintah daerah terkait kebutuhan lulusan S1 Manajemen Bencana, padahal saat itu kami belum memiliki lulusan,” tambahnya.

Di tengah Indonesia yang berada di kawasan rawan bencana, kehadiran Prodi Manajemen Bencana di Universitas Budi Luhur diharapkan mampu melahirkan generasi baru yang tak hanya sigap menghadapi bencana, tetapi juga mampu membangun ketahanan masyarakat secara berkelanjutan.(her)

Tags: BLUBudi Luhur UniversitymahasiswaProdi Manajemen Bencana

Berita Terkait.

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Nasional

Sekjen AMKI: Organisasi Besar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan 

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:47
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Nasional

79 Persen Mahasiswa Sudah Bekerja, Lulus UT Langsung Terserap Dunia Kerja

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:01
Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah
Nasional

Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:31
Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Masyarakat Kini Bisa Booking Antrean Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
Nasional

Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Masyarakat Kini Bisa Booking Antrean Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:01
DPR Pertanyakan Eksekusi Putusan Rp18 Triliun terhadap Korporasi Penyebab Karhutla
Nasional

DPR Pertanyakan Eksekusi Putusan Rp18 Triliun terhadap Korporasi Penyebab Karhutla

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:41
Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas
Ekonomi

Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.