• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Emas Berjangka Melonjak 21,2 Dolar AS

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 4 Desember 2021 - 10:07
in Ekonomi
emas batangan

Seorang karyawan menyortir emas batangan di Pabrik Pemisahan Emas dan Perak Austria Oegussa di Wina, Austria. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga emas melonjak lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena data pekerjaan bulanan AS jauh dari ekspektasi pasar di tengah ketidakpastian yang dipicu oleh varian baru virus corona Omicron dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkatkan daya tarik logam safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terangkat 21,2 dolar AS atau 1,2 persen, menjadi ditutup pada 1.783,90 dolar AS per ounce. Di pasar spot, emas naik 0,9 persen menjadi diperdagangkan di 1.785,29 dolar AS per ounce pada pukul 20.12 GMT.

BacaJuga:

Tak Banyak yang Tahu, Pencairan JHT saat Pensiun hingga Rp50 Juta Dikenai Pajak 0 Persen

Kemitraan Strategis RGI dan NNA Hadirkan Peluang Baru bagi Industri SKT

PDC Perkuat Kolaborasi dengan Prabumulih, SDM Lokal Jadi Prioritas Pengembangan

Sehari sebelumnya, Kamis (2/12), emas berjangka anjlok 21,60 dolar AS atau 1,2 persen menjadi 1.762,70 dolar AS, setelah terangkat 7,8 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 1.784,30 dolar AS pada Rabu (1/12), dan jatuh 8,7 dolar AS atau 0,49 persen menjadi 1.776,50 dolar AS pada Selasa (30/11).

“Emas diuntungkan dari pelarian ke aset aman karena investor khawatir tentang tapering Federal Reserve yang lebih cepat dan situasi Covid karena Delta dan Omicron menimbulkan risiko terhadap prospek pertumbuhan jangka pendek,” Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA, seperti dikutip Antara, Sabtu (4/12/2021).

“Kinerja emas akhir pekan signifikan karena bertepatan dengan perataan kurva yang mencakup ekspektasi tinggi untuk tapering Fed yang lebih cepat.”

Sentimen di pasar keuangan yang lebih luas tetap lemah, karena data pekerjaan AS mengecewakan. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (3/12) bahwa Amerika Serikat menciptakan 210.000 pekerjaan baru pada November, lebih rendah dari ekspektasi pasar untuk kenaikan 573.000 dan juga lebih rendah dari kenaikan 531.000 pada Oktober.

Dukungan lebih lanjut untuk emas, imbal hasil obligasi 10-tahun AS turun di bawah 1,4 persen untuk pertama kalinya sejak September, mengurangi peluang kerugian memegang emas tanpa bunga.

Tetapi data ekonomi lainnya yang dirilis pada Jumat (3/12) membebani emas. Indeks PMI sektor jasa AS dari IHS Markit direvisi lebih tinggi menjadi 58,0 pada November dari angka awal 57,0, menunjukkan aktivitas bisnis dan pesanan baru terus meningkat dengan kecepatan yang kuat.

Baca Juga : Pasar Uang Stabil, Dolar AS Tergelincir

Departemen Perdagangan AS juga melaporkan bahwa pesanan pabrik AS meningkat 1,0 persen pada Oktober setelah naik dengan revisi naik 0,5 persen pada September. Pertumbuhan juga lebih tinggi dari 0,5 persen yang diperkirakan oleh para ekonom.

Namun, emas masih berada di jalur untuk kerugian mingguan ketiga berturut-turut, karena pejabat Fed memberikan nada hawkish pada pengurangan stimulus dan suku bunga.

Pembuat kebijakan Fed tampaknya akan mempercepat penghentian program pembelian obligasi mereka ketika mereka bertemu akhir bulan ini, karena mereka menanggapi pengetatan pasar tenaga kerja dan bergerak untuk membuka pintu bagi kenaikan suku bunga lebih awal dari yang mereka proyeksikan.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 16,5 sen atau 0,74 persen, menjadi ditutup pada 22,481 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 6,9 dolar AS atau 0,74 persen, menjadi ditutup pada 926,2 dolar AS per ounce.(mg2)

Tags: emasperdagangan ASvirus corona omicron

Berita Terkait.

Tak Banyak yang Tahu, Pencairan JHT saat Pensiun hingga Rp50 Juta Dikenai Pajak 0 Persen
Ekonomi

Tak Banyak yang Tahu, Pencairan JHT saat Pensiun hingga Rp50 Juta Dikenai Pajak 0 Persen

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34
Kemitraan Strategis RGI dan NNA Hadirkan Peluang Baru bagi Industri SKT
Ekonomi

Kemitraan Strategis RGI dan NNA Hadirkan Peluang Baru bagi Industri SKT

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:24
PDC Perkuat Kolaborasi dengan Prabumulih, SDM Lokal Jadi Prioritas Pengembangan
Ekonomi

PDC Perkuat Kolaborasi dengan Prabumulih, SDM Lokal Jadi Prioritas Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:13
PLN Indonesia Power Perkuat Komitmen ESG, Dorong Generasi Unggul Melalui Program Darurat Literasi
Ekonomi

PLN Indonesia Power Perkuat Komitmen ESG, Dorong Generasi Unggul Melalui Program Darurat Literasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:53
Transformasi Jadi Kunci, Bank Jakarta dan BEI Ungkap Tantangan Baru Industri Keuangan
Ekonomi

Transformasi Jadi Kunci, Bank Jakarta dan BEI Ungkap Tantangan Baru Industri Keuangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:41
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Ekonomi

Lewat CEO Talks di Universitas Andalas, Direktur Pegadaian Ajak Generasi Muda “Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini”

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.