INDOPOSCO.ID – Upaya menciptakan sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia industri terus diperkuat PT Patra Drilling Contractor (PDC). Melalui sinergi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, perusahaan membuka peluang kolaborasi strategis yang berfokus pada peningkatan kompetensi masyarakat lokal agar makin selaras dengan kebutuhan sektor industri.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Prabumulih, Selasa (23/6/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi PDC dan Pemkot Prabumulih untuk membangun kerja sama yang berorientasi pada pengembangan kualitas tenaga kerja sekaligus pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Rombongan PDC diterima langsung oleh Wali Kota Prabumulih H. Arlan didampingi jajaran pemerintah daerah. Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih Sanjay Yunus beserta jajaran. Dari pihak perusahaan hadir Corporate Secretary Ani Aryani, Manager Human Capital Muhammad Ichsan, Transport & Logistic Manager Kurniawan Setyo Nugroho, serta Treasury Manager Resya Kusumawardhani.
Dalam suasana yang berlangsung terbuka dan penuh semangat kolaborasi, kedua belah pihak membahas berbagai peluang sinergi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan kebutuhan industri.
Corporate Secretary PDC, Ani Aryani, mengatakan pengembangan masyarakat merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“PDC meyakini keberadaan perusahaan harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Kota Prabumulih, kami berharap dapat bersama-sama mengembangkan program pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan kompetensi masyarakat sehingga memiliki daya saing yang semakin baik sesuai kebutuhan dunia industri,” katanya.
Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah peluang kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih untuk menyusun program pengembangan kompetensi masyarakat yang lebih terarah dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Manager Human Capital PDC, Muhammad Ichsan, menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi investasi penting dalam menghadapi perubahan dan tuntutan industri yang terus berkembang.
“Kami melihat peluang kolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dalam menyelaraskan kebutuhan kompetensi industri dengan program pengembangan masyarakat yang dimiliki pemerintah kota Prabumulih. Harapannya, tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang makin baik dan daya saing yang lebih tinggi untuk memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan di dunia kerja,” ucapnya.
Pemerintah Kota Prabumulih menyambut positif inisiatif tersebut. Wali Kota H. Arlan menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan langkah strategis untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja.
“Kami mengapresiasi komitmen PDC yang tidak hanya menjalankan kegiatan usaha, tetapi juga memiliki perhatian terhadap pengembangan masyarakat. Pemerintah Kota Prabumulih siap mendukung kolaborasi yang dapat meningkatkan kompetensi sumber daya masyarakat lokal sehingga semakin siap menghadapi kebutuhan dunia industri,” jelasnya.
Dukungan serupa juga disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih, Sanjay Yunus. Menurutnya, sinergi tersebut akan memperkuat keterhubungan antara program pelatihan pemerintah daerah dengan kebutuhan riil dunia industri.
“Dinas Tenaga Kerja menyambut baik inisiatif ini. Kami siap membangun koordinasi dengan PDC dalam penyelarasan kebutuhan kompetensi dengan program pelatihan yang dimiliki pemerintah daerah sehingga masyarakat memiliki daya saing yang semakin baik,” terangnya.
Melalui kolaborasi ini, PDC berharap tercipta ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, di mana dunia usaha dan pemerintah daerah saling mendukung dalam melahirkan tenaga kerja yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan industri.
PDC juga menegaskan proses pengadaan tenaga kerja di lingkungan perusahaan senantiasa dilaksanakan secara profesional berdasarkan kebutuhan organisasi, pemenuhan persyaratan jabatan, kompetensi, serta ketentuan yang berlaku. Dengan meningkatnya kualitas kompetensi masyarakat lokal, perusahaan berharap makin banyak putra-putri daerah yang mampu bersaing dan memenuhi standar yang dibutuhkan dunia industri. (srv)


















