INDOPOSCO.ID – Di tengah upaya membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, PT PLN Indonesia Power memilih menghadirkan perubahan dari ruang-ruang sederhana di tengah masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Darurat Literasi: dari Ruang Rakyat Tumbuhkan Literasi Terbaik untuk Generasi Indonesia”, perusahaan mengajak anak-anak mencintai dunia literasi sekaligus mengembangkan kreativitas sejak usia dini.
Program yang digagas Unit Bisnis Pemeliharaan (UBH) tersebut digelar di Pojok Baca Lentera Ilmu RW 06, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Kota Administrasi Jakarta Barat, pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi PLN Indonesia Power UBH bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Kota Bambu Selatan dan pengelola Pojok Baca Lentera Ilmu RW 06.
Momentum penyelenggaraan kegiatan bertepatan dengan peringatan menuju Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta. Tak sekadar menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan agar anak-anak semakin gemar membaca, berani berekspresi, berpikir kritis, serta mengenal dan mencintai budaya daerah.
Puluhan peserta berusia 6 hingga 11 tahun dari berbagai RW di Kelurahan Kota Bambu Selatan mengikuti tiga kategori lomba, yakni mendongeng, membaca puisi, dan mewarnai. Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat Betawi yang menambah semarak suasana sekaligus menjadi simbol pelestarian budaya lokal.
Acara tersebut dihadiri Camat Palmerah Febriandri Suharto, Lurah Kota Bambu Selatan Fathien Tanjul Anwar, perwakilan Manajemen PLN Indonesia Power UBH Moh. Asril Rifai, serta Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN Indonesia Power UBH yang turut menjadi dewan juri pada setiap kategori perlombaan.
Camat Palmerah Febriandri Suharto menilai sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi langkah positif dalam memperluas akses pendidikan berbasis komunitas.
“Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing. Saya mengapresiasi PT PLN Indonesia Power UBH beserta seluruh pihak yang telah menghadirkan kegiatan edukatif seperti ini. Semoga semakin banyak ruang-ruang literasi yang tumbuh di tengah masyarakat dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi anak-anak Jakarta,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Lurah Kota Bambu Selatan, Fathien Tanjul Anwar. Menurutnya, penguatan budaya literasi tidak cukup dilakukan di sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Pojok baca dan kegiatan literasi seperti ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak kita. Melalui lomba yang kreatif dan menyenangkan, anak-anak tidak hanya belajar membaca dan berkarya, tetapi juga belajar percaya diri, berani tampil, dan mencintai budaya daerahnya. Inilah langkah kecil yang akan memberikan dampak besar bagi masa depan bangsa,” terangnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme peserta, panitia menyiapkan berbagai hadiah mulai dari sepeda, perlengkapan alat tulis sekolah, piala, piagam penghargaan, hingga souvenir. Seluruh peserta juga memperoleh apresiasi atas keberanian dan semangat mereka mengikuti kegiatan literasi tersebut.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyatakan keberhasilan transformasi perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis, tetapi juga dari kontribusinya dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Sebagai bagian dari PLN Group, PLN Indonesia Power berkomitmen menghadirkan kinerja terbaik yang tidak hanya diwujudkan melalui keandalan penyediaan energi, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan. Investasi pada pendidikan dan literasi merupakan investasi bagi masa depan bangsa. Melalui program Darurat Literasi, kami ingin menanamkan budaya belajar sejak dini untuk melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan adaptif,” tuturnya.
“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) sekaligus memperkuat kontribusi PLN sebagai perusahaan berkelas dunia yang terus tumbuh bersama masyarakat menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Program Darurat Literasi menjadi salah satu implementasi nyata komitmen PLN Indonesia Power dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui program TJSL. Inisiatif tersebut sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Keempat Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan tentang Pendidikan Berkualitas, mempertegas komitmen perusahaan untuk tidak hanya menghadirkan keandalan energi, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. (srv)


















