• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Stephanie, Contoh Kepemimpinan dan Partisipasi Inklusif di HDI 2021

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 3 Desember 2021 - 01:10
in Nasional
mensos

Stephanie Handojo, penyandang disabilitas intelektual memainkan tuts piano di acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021 yang digelar Kemensos. Foto : Kemensos

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jari jemarinya mantap menekan setiap tuts piano, mengalunkan instumen ‘Kiss The Rain’ Karya Yurikuma, musikus, komponis sekaligus pianis berkebangsaan Korea. Perempuan kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini seketika menyihir para hadirin, mengundang decak kagum karena buaian melodinya.

Satu lagi kisah perempuan hebat, kata Ibunya, anak spesial dari Tuhan. Stephanie Handojo (30 tahun), salah satu penyandang disabilitas intelektual yang punya sederet prestasi sejak 2009.

BacaJuga:

Tepis Isu Keamanan Memburuk, Pramono Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mall Jakarta

AI Janjikan Kemudahan, Hanya UT Tawarkan Tempat Ujian Sejak Pendaftaran Mahasiswa

415 Jembatan Rampung Dibangun, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI

Ia dan Ibunya, Maria dihadirkan di acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021 yang digelar Kementerian Sosial (Kemensos) untuk berbagi inspirasi bersama Plt Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat.

Awal prestasinya dibuka dengan Rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) Anak Berkebutuhan Khusus yang Memainkan 22 Lagu Secara Nonstop dengan Piano, pada 2009 di Semarang, Jawa Tengah.

Pada 2010 meraih prestasi renang di ajang ‘Singapore National Games’. Kemudian meraih medali emas di ‘Special Olympics World Summer Games di Athena’, Yunani pada 2011.

Baca Juga: HDI 2021, Ini Tiga Strategi Kemensos Kuatkan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Yang tidak kalah membanggakan, yaitu Stephanie menjadi salah satu pemegang obor Olympiade London 2012 di Nottingham. Ia terpilih melalui program Internasional Inspiration yang dipilih oleh Unicef dan British Council, terpilih dari 12 juta anak dari 20 negara, Stephanie satu-satunya anak berkebutuhan Khusus.

Prestasinya terus melaju hingga mendapat penghargaan sebagai Atlet Berprestasi Nasional pada 2017 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dia meraih satu medali emas kategori single dan satu medali perak kategori double bidang bowling di Pekan Olahraga Nasional (Pornas SOIna) pada 2018 dan mengikuti Internasional Spesial Music & Art Festival, Pyongyang, South Korea pada 2019.

Sederet prestasinya diakui tidak lepas dari peran keluarga, Maria sang ibunda mengungkapkan, sejak kecil ia melakukan stimulasi bagi motorik halus maupun kasar dari Stephanie. Hal ini penting agar Stephanie bisa berkomunikasi.

“Dari stimulasi itu perlahan potensi dan bakat-bakat dari Stephanie terlihat. Mulai dari saya kenalkan dengan tuts piano mini di usia tiga tahun. Ternyata dia gemar bermusik. Akhirnya saya panggilkan guru piano untuknya,” ungkap Maria saat menghadiri Disabilities Show Hari Ke-2.

Kemudian, tambahnya, Maria mengenalkan dengan air di usia delapan tahun. Stephanie mulai menyukai berenang hingga bisa mengikuti berbagai ajang bergengsi baik nasional maupun internasional.

Terlebih, Maria mengungkapkan Stephanie ini anak yang tekun dan pantang menyerah. Rekor Muri yang didapat pada 2009 itu ditentukan juga karena kerja kerasnya. “Sehari berlatih lima jam bermain piano. Ketekunan ini yang saya syukuri,” tandasnya.

Stephanie menjadi salah satu contoh kepemimpinan dan partisipasi secara inklusif sesuai dengan tema HDI 2021 ini, yaitu ‘Kepemimpinan dan Partisipasi Penyandang Disabilitas Menuju Tatanan Dunia yang Inklusif, Aksesibel dan Berkelanjutan Pasca Covid-19’.

“Yang hadir di sini adalah orang-orang yang sudah menapak jauh ke depan dan sudah menjadi pemimpin di berbagai bidang. Contohnya Stephanie sudah menunjukkan kepemimpinannya dengan talenta yang kuat, sehingga dipercaya dunia untuk membawa obor Olympiade London 2012,” ungkap Harry Hikmat pada Disabilities Show hari kedua.

Harry menambahkan bahwa Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di berbagai kesempatan menyampaikan cara pandang yang berbeda. “Upaya kita memberi penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas bisa dengan memberikan ruang bahwa mereka bagian dari hidup kita,” ujarnya.

“Mari kita mulai sebuah langkah besar di Indonesia ini. Pemahaman inklusif berarti ada kesetaraan, tidak membeda-bedakan. Berikan ruang inklusif untuk menempatkan posisi mereka sebagai subjek,” kata Harry. (dan)

Tags: DisabilitashdikemensosMensosrisma

Berita Terkait.

Pramono
Nasional

Tepis Isu Keamanan Memburuk, Pramono Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mall Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:04
Adrian-Sutawijaya
Nasional

AI Janjikan Kemudahan, Hanya UT Tawarkan Tempat Ujian Sejak Pendaftaran Mahasiswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:40
415
Nasional

415 Jembatan Rampung Dibangun, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:50
Monash University Indonesia.
Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Sinar Mas Land Beri Beasiswa Digital di Monash University Indonesia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:15
menhut
Nasional

Soal Peluang Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:20
dikti
Nasional

Ledakan AI Ubah Lanskap Dunia, Wamendiktisaintek Tekankan 3 Peran Kunci Perguruan Tinggi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:02

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2075 shares
    Share 830 Tweet 519
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2042 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1039 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3155 shares
    Share 1262 Tweet 789
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.