• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KemenKopUKM Tingkatkan Kolaborasi Lintas Pilar dalam The 2nd ASEAN Regional Workshop on Creative Economy (ARWCE)

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 3 Desember 2021 - 08:35
in Nasional
luhur pradjarto

Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Hubungan Antar Lembaga, Luhur Pradjarto dalam acara The 2nd ASEAN Regional Workshop on Creative Economy (ARWCE) melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (2/12/2021)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan UKM mendorong isu terkait creative economy dapat ditangani melalui kolaborasi lintas pilar regional. Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Hubungan Antar Lembaga, Luhur Pradjarto mengatakan, mengingat cakupan isunya yang cukup luas, maka hal tersebut dapat diwujudkan melalui penyusunan ASEAN Economy Creative Roadmap.

“UMKM dan Ekonomi kreatif merupakan hal yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. UMKM merupakan istilah atau sebutan pada suatu entitas ekonomi dengan pendekatan skala usahanya. Sedangkan ekonomi kreatif adalah perwujudan nilai tambah dari ide/gagasan kreatif manusia yang berbasis warisan, budaya, dan teknologi. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat UMKM yang menerapkan prinsip ekonomi kreatif dalam usahanya maupun pelaku ekonomi kreatif yang memiliki usaha sebagai UMKM untuk meningkatkan nilai tambah” tegas Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Hubungan Antar Lembaga, Luhur Pradjarto, dalam acara The 2nd ASEAN Regional Workshop on Creative Economy (ARWCE) melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (2/12/2021) .

BacaJuga:

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Biaya Jadi Penghalang, PNM Ulurkan Beasiswa untuk 1.590 Anak dari Keluarga Prasejahtera

Baca Juga : KemenKopUKM Pastikan Fasilitas Kemudahan Usaha Mikro dan Kecil

Untuk itu kata Luhur, tidak heran, jika isu ekonomi kreatif lekat kaitannya dalam pembahasan pengembangan UMKM pada forum ASEAN Coordinating Committee on Micro Small and Medium Enterprises (ACCMSME), dimana KemenKopUKM bertindak sebagai focal point Indonesia.

Menurutnya, tidak ada definisi yang baku tentang ekonomi kreatif, maka forum tersebut menyepakati bahwa negara-negara ASEAN perlu memiliki definisi ekonomi kreatif yang disepakati oleh seluruh negara anggota ASEAN. Selain itu, pertemuan juga mengidentifikasi bahwa terdapat beberapa tantangan dalam penanganan isu ekonomi kreatif seperti perlunya dilakukan pemetaan dalam industri/sektor yang akan dikembangkan, karena tidak setiap negara ASEAN memiliki Kementerian/Lembaga khusus untuk menangani ekonomi kreatif.

Selain itu, juga perlu untuk mengadopsi pengembangan ekonomi kreatif di negara-negara mitra ASEAN seperti Jepang, Korea dan China sehingga dapat diadopsi untuk membuat platform khusus yang mempromosikan ekonomi kreatif di ASEAN.

Baca Juga : KemenKopUKM Luncurkan Portal Nasional SMEsta.id Dongkrak UKM Go Global

Ia menegaskan, para peserta workshop juga sepakat pengembangan ekonomi kreatif di ASEAN memerlukan pendekatan antar pilar, pengembangan ASEAN Brand, peningkatan SDM, dorongan digitalisasi UKM melalui pemanfaatan teknologi.

“Kolaborasi dengan program yang telah ada seperti ASEAN Acess serta potensi pembentukan creative cluster,” ujarnya.

Sebelumnya, setelah sukses pada penyelenggaraan tahun 2019, Kementerian Luar Negeri kembali menggelar acara The 2nd ASEAN Regional Workshop on Creative Economy (ARWCE) pada tahun 2021 pada tanggal 18-20 November di Nusa Dua Bali. Workshop ini diselenggarakan secara hybrid atas kerjasama antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta ASEAN Sekretariat. Pertemuan dihadiri oleh sektor pemerintah, asosiasi, sektor kreatif dan akademisi, dari 9 (sembilan) Negara Anggota ASEAN yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Singapura, serta mitra negara/organisasi ASEAN.

The 2nd ARWCE merupakan upaya Indonesia dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi di ASEAN akibat pandemi COVID-19. Kegiatan ini telah tercantum dalam ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF) yang telah diadopsi oleh ASEAN Leaders pada KTT ASEAN ke-37 November 2020. (adv)

Tags: ASEANKemenKopUKM

Berita Terkait.

Korban Calon Manajer KDMP Bertambah, DPD RI Minta Program Dihentikan
Nasional

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:02
Presiden-RI
Nasional

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:44
pnm
Nasional

Biaya Jadi Penghalang, PNM Ulurkan Beasiswa untuk 1.590 Anak dari Keluarga Prasejahtera

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:07
Kemenag
Nasional

Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:09
judol
Nasional

DPR Desak Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:18
adang
Nasional

Pansus DPR: RUU Hukum Perdata Internasional Perkuat Kepastian Hukum dan Perlindungan WNI di Era Global

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1724 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1692 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1596 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1013 shares
    Share 405 Tweet 253
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!
Olahraga

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Editor Juni Armanto
Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51

INDOPOSCO.ID – Babak gugur Piala Dunia (PD) 2026 resmi bergulir setelah seluruh rangkaian pertandingan fase grup berakhir. Sebanyak 32 tim...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.