• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IHSG Menguat di Tengah Koreksi Bursa AS dan Eropa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 1 Desember 2021 - 11:37
in Ekonomi
indeks harga saham

Karyawan memotret layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (19/11/2021). Foto: Antara/Galih Pradipta/wsj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (1/12) pagi menguat di tengah koreksi indeks di bursa saham Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

IHSG pagi ini dibuka menguat 10,59 poin atau 0,16 persen ke posisi 6.544,52. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,88 poin atau 0,31 persen ke posisi 933,86.

BacaJuga:

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

“Pelemahan indeks- indeks di Eropa dan AS akan membayangi potensi technical rebound IHSG pada hari ini,” kata Kepala Riset Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan dalam kajiannya di Jakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (1/12/2021).

Sentimen negatif utamanya berasal dari kekhawatiran peningkatan kembali kasus baru Covid-19, menyusul penemuan varian baru Omicron yang diperkirakan memiliki tingkat replikasi lebih tinggi.

Peningkatan kasus dikhawatirkan berdampak negatif pada pemulihan ekonomi global, mengingat peningkatan kasus umumnya diikuti dengan pengetatan restriksi kegiatan masyarakat.

Hal ini dikhawatirkan meningkatkan tekanan pada inflasi ditengah kondisi disrupsi rantai pasok yang tengah berlangsung.

Dari dalam negeri, pelaku pasar mengantisipasi data inflasi dan indeks manufaktur pada November 2021.

Dari AS, indeks-indeks Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (30/11), menyusul pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell bahwa bank sentral akan membicarakan kemungkinan percepatan pemangkasan program pembelian obligasi pada Desember 2021.

Di samping sentimen tapering, Wall Street juga tertekan oleh perkembangan varian Omicron. Terkait hal tersebut, CEO Moderna Stephane Bancel berekspektasi bahwa vaksin Covid-19 yang ada sekarang kurang efektif terhadap Omicron.

Sementara Regeneron menyatakan bahwa antibody treatment miliknya kemungkinan menunjukkan penurunan efektivitas terhadap Omicron.

Pernyataan-pernyataan tersebut turut memicu aksi sell- off di bursa efek AS pada perdagangan Selasa (30/11) kemarin.

Sentimen-sentimen yang sama lebih dulu menekan indeks-indeks di Eropa yang ditutup melemah di kisaran 1 persen pada perdagangan Selasa (30/11).

Pelaku pasar juga mengkhawatirkan dampak Omicron terhadap potensi peningkatan inflasi di tengah kondisi disrupsi rantai pasok global.

Euro Zone Inflation mencatatkan kenaikan ke 4,9 persen (yoy) pada November 2021, diatas perkiraan. Sentimen tapering oleh The Fed dan omicron diperkirakan masih akan menjadi fokus utama pelaku pasar di regional Asia, disamping antisipasi data indeks manufaktur Jepang, Indonesia dan Tiongkok pada hari ini.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 209,81 poin atau 0,75 persen ke 28.031,57, indeks Hang Seng naik 271,38 poin atau 1,16 persen ke 23.746 64, dan indeks Straits Times meningkat 27,55 atau 0,91 persen ke 3.068,84.(mg2)

Tags: ASbeiEropaihsg

Berita Terkait.

Jakarta-Great-Sale-2026
Ekonomi

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:07
Rakernas
Ekonomi

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:06
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah
Ekonomi

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:50

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.