• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

7.987 Anak di Cianjur Menderita Stunting

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 14 November 2021 - 17:40
in Headline
dinas kesehatan

Sekretaris Dinkes Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, mencatat angka stunting di wilayah tersebut terus menurun dibandingkan tahun sebelumnya dari angka 11.725 anak menjadi 7.987 anak di tahun 2021, meski Cianjur masih masuk dalam lokasi fokus stunting nasional.

Sekretaris Dinkes Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy saat dihubungi, Minggu mengatakan berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) angka stunting di Cianjur tahun 2019 mencapai 27,5 persen atau 12.761, namun pihaknya mencatat hanya 6,61 persen dari total anak di Cianjur.

BacaJuga:

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

“Tahun 2020 kembali turun diangka 11.725 atau 6,3 persen dan tahun 2021 tepatnya bulan Agustus, data yang kami miliki tinggal 7.987 anak atau 4,34 persen dari jumlah anak di Cianjur. Memang berbeda dengan data Riskesda karena masih ada data anak cenderung stunting,” katanya.

Selama ini, pihaknya hanya mendata anak yang mengalami stunting di Cianjur dengan jumlah yang terus menurun setiap tahunnya, setelah berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah untuk menekan angka stunting, termasuk melakukan penanganan cepat terhadap anak yang mengalami kecenderungan.

Upaya yang dilakukan untuk penurunan atau pencegahan stunting di Cianjur, tambah dia, dilakukan dengan melibatkan banyak dinas alias keroyokan, termasuk berkoordinasi dengan seluruh dinas dan instansi dalam upaya penanganan dan menekan angka stunting.

“Sesuai dengan permintaan Bupati dan Kementerian Kesehatan, kami melakukan penanganan bersama, mulai dari dinas sosial, PUPR, pertanian hingga dinas pendidikan. Karena hingga saat ini, Cianjur masih masuk dalam lokasi fokus stunting nasional,” katanya.

Berdasarkan data dari Riskesda 50 desa di Cianjur, masuk dalam lokasi fokus kecenderungan dan kasus stunting yang besar. Sehingga hal tersebut tidak dapat dibiarkan, meski dugaan sementara baru kecenderungan karena jika diabaikan berpotensi menjadi stunting.

“Kita juga akan fokuskan penanganan di masing-masing desa, meski baru kecenderungan, namun harus segera ditindaklanjuti agar angka stunting tidak kembali tinggi,” kata Irvan. (bro)

Tags: anakcianjurmenderitastunting

Berita Terkait.

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden
Headline

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:30
dudung
Headline

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:02
Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta
Headline

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:31
Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13
Basarnas
Headline

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Headline

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Senin, 4 Mei 2026 - 23:33

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3690 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.