• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hari Pahlawan, Milenial Harus Berjuang Memandirikan Bangsa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 10 November 2021 - 09:11
in Nasional
indoposco

Foto bersama kelompok relawan milenial saat pelaksanaan vaksinasi untuk kalangan milenial di sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 228 Jakarta, Sabtu (17/7)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – 10 November merupakan hari refleksi pahlawan yang telah berjuang dalam merenggut kemerdekaan Bangsa dari kolonialisme.

Namun dalam masa kini, terdapat pemaknaan berbeda dalam memperjuangkan perkembangan Bangsa dan Negara. Mengingat, cara berjuang dari pahlawan dan kaum milenial berbeda.

BacaJuga:

Pasca-Gempa Dahsyat di Jepang, WNI Diimbau Jauhi Pantai

Jepang Diguncang Gempa Dahsyat, KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI

Diduga Praktik TPPO, P3MI di Bekasi Dilaporkan ke Bareskrim

Pengamat Kebijakan Publik, Uday Suhada mengatakan, seseorang menjadi pahlawan dalam masa kini adalah orang yang hidupnya mendedikasikan untuk kepentingan orang banyak.

Baca Juga : Haedar Nashir: Hari Pahlawan Jangan Sekadar Jadi Seremonial

Mampu mendahului kepentingan publik atau kebaikan bersama, dibandingkan dengan kepentingan pribadi.

“Makna hari pahlawan kekinian bagi saya adalah setiap warga negara yang sisa hidupnya didedikasikan untuk kepentingan orang banyak, apapun profesinya,” katanya saat dihubungi, Rabu (10/11/2021).

Bagi kaum milenial, harus mewarisi semangat juang para pahlawan yang rela mengorbankan nyawanya demi kepentingan Bangsa dan Negara.

Baca Juga : Milenial Diajak Pasarkan Produk UMKM secara Daring

“Kaum milenial harus mewarisi semangat juang para pendahulu Bangsa ini. Dalam situasi seperti ini, kreativitas dari gagasan yang otentik memiliki nilai yang sangat mahal bagi anak muda,” ungkapnya.

Senada dengan Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), khsan Ahmad. Menurutnya, makna pahlawan hanya untuk orang-orang yang rela memperjuangkan Bangsa, meskipun harus ditebus dengan nyawa.

“Pahlawan adalah gelar untuk orang-orang yang telah rela memperjuangkan nyawa, raga dan hartanya untuk Bangsa. Dan definisi ini hanya untuk orang-orang yang memperjuangkan Indonesia di masa kemerdekaan. Setelah itu, gelar kepahlawanan harus di moratorium karena rawan diperjualbelikan,” ujarnya.

Ia menerangkan, kaum milenial harus belajar dan paham sejarah, mempunyai cita-cita mandiri dan memandirikan Bangsa. Caranya, dengan tidak punya keinginan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi sebagai pengusaha nasionalis.

“Yang disebut pahlawan saat ini yaitu setiap tulang punggung keluarga yang mencari nafkah secara halal dan tidak tahu atau sadar kalau ia dizalimi dan dimiskinkan oleh struktur, oleh korupsi, oleh kekuasaan yang menjadikan kemiskinan sebagai tema kampanye dan kemiskinan sebagai statistik pencitraan,” jelasnya. (son)

Tags: hari pahlawanmilenial

Berita Terkait.

Indonesia Siap Guncang Sanya, 22 Atlet Bidik Podium Asian Beach Games 2026
Nasional

Pasca-Gempa Dahsyat di Jepang, WNI Diimbau Jauhi Pantai

Senin, 20 April 2026 - 23:51
Jepang Diguncang Gempa Dahsyat, KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI
Nasional

Jepang Diguncang Gempa Dahsyat, KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI

Senin, 20 April 2026 - 23:34
Tak Hanya Jadi Penonton, Alumni PMII Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat 
Nasional

Diduga Praktik TPPO, P3MI di Bekasi Dilaporkan ke Bareskrim

Senin, 20 April 2026 - 23:24
Polemik Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai, Pengamat Soroti Peran UGM
Nasional

Polemik Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai, Pengamat Soroti Peran UGM

Senin, 20 April 2026 - 23:14
DPR: Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Jangka Panjang Bangsa
Nasional

DPR: Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi Jangka Panjang Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 23:04
Tak Hanya Jadi Penonton, Alumni PMII Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat 
Nasional

Layanan Berkeadilan, Mendikdasmen: Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus 

Senin, 20 April 2026 - 22:32

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1174 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.