• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tujuh Rekor Nasional Para-Atletik Pecah di Ajang Peparnas Papua

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 8 November 2021 - 20:46
in Headline
ajang peparnas papua

Ilustrasi - Atlet kursi roda putri DKI Jakarta Maria Goreti Samiyati (kiri) berusaha mendahului atlet kursi roda putri Jawa Barat Rina Nuryani pada babak final balap kursi roda 1.500 meter putri klasifikasi T54 Peparnas Papua di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (8/11/2021). Foto : Antara/Wahyu Putro A/nym.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setidaknya sudah tujuh rekor nasional nomor pertandingan pada cabang olahraga para-atletik terpecahkan pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua.

Pada hari ketiga pertandingan yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Senin (8/11/2021), ada enam rekor yang pecah.

BacaJuga:

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Pertama, nomor 400 meter putri T20 yang dipecahkan oleh Indah Khoirunisa dari Jawa Barat dengan catatan waktu 1 menit 03,93 detik.

Catatan waktu Indah mengalahkan rekor yang dicetak Tiwa dari Riau pada Peparnas XV di Jabar pada 2016, yakni 1 menit 04,15 detik.

Kedua, Zakaria dari Nusa Tenggara Barat pada nomor 400 meter putra T20 dengan waktu 50, 77 detik, memecahkan rekor Felypus Kolymau dari NTT dengan 50,99 detik pada Peparnas 2016.

Ketiga, Amirul. Salam dari Jabar dengan catatan waktu 53,74 detik pada nomor 400 meter putra T13 yang memecahkan rekor atas namanya sendiri di Peparnas 2016 dengan catatan waktu 53,87 detik.

Keempat, Slamet Wahyu Jati dari Jawa Tengah pada nomor 400 meter putra T12 dengan waktu 51,57 detik yang memecahkan rekor Iwan Susanto pada Peparnas 2016 dengan waktu 55,87 detik.

Baca Juga: Atlet Tuan Rumah Rebut Emas Pertama Peparnas Papua

Kelima, Muhammad Dimas Ubaidillah memecahkan rekor nasional nomor 400 meter putra T11 dengan catatan waktu 55, 55 detik, atau melampaui rekor Rully Alkahfi Mubarok pada Peparnas 2016 dengan catatan waktu 56,53 detik.

Keenam, Maria Goreti Samiyati dari DKI Jakarta pada nomor 1500 meter putri T54 atau balap kursi roda dengan catatan waktu 4 menit 28,65 detik, menyalip rekor Awin Listyowati dengan waktu 5 menit 31,70 detik pada Peparnas Riau.

Pada hari pertama, satu rekor dipecahkan oleh atlet tuan rumah Dapiel Bayage pada nomor lompat tinggi T42 dengan lompatan setinggi 1,70 meter.

Lompatan tersebut lebih tinggi dari rekor sebelumnya, yakni 1, 65 meter yang dibukukannya sendiri di Peparnas 2016.

Peparnas Papua diikuti oleh 1.985 atlet penyandang disabilitas dari 34 provinsi yang akan berupaya mencetak sejarah sebagai yang terbaik.

Mereka akan berlomba untuk menyumbangkan keping medali bagi kontingen masing-masing pada Peparnas ke-16 yang digelar pada 6-13 November 2021.

Para atlet berlaga pada 12 cabang olahraga, terdiri atas angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja. (mg1)

Tags: para atletikpeparnas papuarekor

Berita Terkait.

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa
Headline

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:31
Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7124 shares
    Share 2850 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.