• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Persoalan Formula E Tidak Berdampak terhadap Elektabilitas Anies Baswedan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 7 November 2021 - 12:27
in Headline
Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penyelidikan yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan event internasional Formula E DKI Jakarta dinilai tidak berdampak terhadap elektabilitas (tingkat keterpilihan) Gubernur Anies Baswedan.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil sejumlah survei, Anies Baswedan merupakan salah satu tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi, yang bisa diusung menjadi calon presiden (capres) 2024 mendatang.

BacaJuga:

Bank Mandiri Blokir Rekening Koordinator AMPB Senilai Rp80 Juta

Atasi Karhutla di Kalimantan, Prabowo Minta Penambahan Helikopter Water Bombing hingga Pompa Air

Tinjau Karhutla Kalbar, Prabowo Kumpulkan Menteri dan Deteksi 198 Hotspot Tingkat Tinggi

Pengamat Politik, Dedi Kurnia Syah, kepada Indoposco.id, Minggu (7/11/2021) mengatakan, sejauh ini skandal korupsi yang dilakukan perorangan, tidak secara signifikan menurunkan elektabilitas kelompok atau partai politik, bahkan banyak tokoh yang masih terpilih saat menghadapi kasus korupsi.

Baca Juga : Jadi Tuan Rumah Profesional, Golkar: Formula E Harus Disambut Gembira

“Sementara Formula E, jika terbukti ada skandal korupsi,maka itu aktivitas kolektif, bukan perorangan yang dibebankan kesalahan hanya pada Anies Baswedan, dengan catatan pengalaman, sangat kecil berdampak pada elektabilitas Anies,” ujar Dedi.

Namun, kata Dedi, tingginya intensitas kritik dari kelompok pembenci, membuat Anies Baswedan akan menghadapi persoalan elektabilitas cukup berat.

“Hanya saja Anies secara ketokohan ini menonjol, bukan soal ia populer, tetapi tingginya intensitas kritik dari kelompok pembenci. Ini yang membuat Anies menghadapi persoalan elektabilitas lebih berat dibanding tokoh lain,” kata Dedi.

Baca Juga : KPK Minta Keterangan dan Klarifikasi terkait Formula E DKI Jakarta

Dedi menjelaskan, KPK memiliki kewenangan menyelidiki, tetapi Anies juga punya pendukung setia yang siap menghalau isu yang dianggap tidak benar.

“Jika tidak hati-hati, juga tanpa argumentasi yang kuat, bisa saja justru KPK yang mendapat dampak, yakni penurunan kepercayaan publik, terlebih jika bersikap tidak sama dengan kasus besar yang sudah berjalan, sebut saja skandal Aziz Syamsuddin, Harun Masiku kader PDIP, termasuk isu internal yang membuat Lili Pintauli diputus bersalah oleh Dewan Pengawas KPK,” katanya.

Sementara ketika ditanya terkait terlambatnya KPK dalam menangani kasus Formula E ini, Dedi mengatakan KPK bukan penegak hukum, sehingga tidak bisa leluasa memeriksa tiap-tiap agenda besar yang dicurigai memiliki tendensi korupsi.

“Itulah mengapa ia (KPK) tidak dapat leluasa memeriksa tiap-tiap agenda besar yang dicurigai memiliki tendensi korupsi. Kita bisa baca catatan kinerja KPK selama ini, hampir semua kasus yang ditangani adalah aktivitas korupsi yang telah jelas, maka ada OTT (operasi tangkap tangan) atau penangkapan dengan sejumlah bukti yang sudah terkumpul,” kata Dedi.

Menurut Dedi, justru, menjadi aneh jika KPK menyelidiki Formula E tanpa ada bukti apa pun, lalu penyelidikan dimaksud mencari bukti, ini bisa saja bermuatan politis. (dam)

Tags: Anies BaswedanCapres 2024elektabilitasformula e

Berita Terkait.

Totok
Headline

Bank Mandiri Blokir Rekening Koordinator AMPB Senilai Rp80 Juta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:43
bowo
Headline

Atasi Karhutla di Kalimantan, Prabowo Minta Penambahan Helikopter Water Bombing hingga Pompa Air

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:05
hutla
Headline

Tinjau Karhutla Kalbar, Prabowo Kumpulkan Menteri dan Deteksi 198 Hotspot Tingkat Tinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:12
Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan
Headline

Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:55
Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa
Headline

Kasus Korupsi Penerima Mahasiswa Unsoed: Kabag Akademik Terima Uang ‘Mahar’ Rp1,12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:30
KPK Ungkap Kode Rektor Unsoed di Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa
Headline

KPK Ungkap Kode Rektor Unsoed di Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:15

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.