• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Capres Andika

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 5 November 2021 - 04:05
in Disway
disway

disway

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hanya Presiden Jokowi yang tahu: mengapa Jenderal Andika Perkasa yang dipilih menjadi Panglima TNI. Tentu ada pertimbangan yang sangat penting. Sampai hak prerogatif itu digunakan presiden tidak seperti biasanya.

Memang tidak ada hukum yang dilanggar. Hanya saja mungkin ada yang sudah telanjur berharap: kali ini Jenderal TNI-AL (Angkatan Laut) lah yang mendapat giliran menjadi Panglima TNI.

BacaJuga:

Serba Mirip

Hoax Bijaksana

Dokter Icha

Sejak Reformasi, jabatan Panglima TNI memang digilir: TNI-AD, TNI-AU, TNI-AL. Tapi itu hanya tradisi baru. Yang tidak diformalkan dalam peraturan atau UU. Tentu tidak mungkin juga diformalkan. Yang berarti akan membatasi hak prerogatif presiden.

Presiden Jokowi sebelumnya juga pernah menggunakan hak prerogatif yang tidak sesuai tradisi bergilir. Yakni ketika Jenderal Moeldoko digantikan oleh Jenderal Gatot Nurmantyo.

Sama-sama dari Angkatan Darat.

Berarti, sejak Reformasi, TNI-AL sudah dua kali menjadi Panglima TNI (Laksamana Widodo AS dan Laksamana Agus Suhartono). Bahkan Panglima TNI pertama setelah Reformasi adalah TNI-AL.

Setelah pensiun, Laksamana Widodo AS terjun ke politik. Sedang Laksamana Agus tidak.

TNI-AU (Angkatan Udara) juga dua kali menjadi Panglima TNI (Marsekal Djoko Suyanto dan Marsekal Hadi Tjahjanto sekarang ini). Marsekal Djoko Suyanto lantas menjadi Menko Polhukam di periode kedua Presiden SBY. Dua orang itu punya hobi sama: menyanyi. Bahkan Marsekal Djoko Suyanto sering menyanyikan lagu-lagu rock. Sedang bagaimana Marsekal Hadi Tjahjanto belum diketahui karena belum pensiun.

Panglima TNI dari TNI-AD empat orang (Jenderal Endriartono Sutarto, Jendreal Joko Santoso, Jenderal Moeldoko, dan Jenderal Gatot Nurmantyo).

Empat-empatnya, setelah pensiun, terjun ke arena politik –langsung maupun tidak langsung. Yang paling nyata adalah Moeldoko dan Gatot Nurmantyo.

Panglima bergilir itu dimaksudkan sebagai koreksi atas apa yang terjadi selama Orde Baru. Yang TNI-AD dianggap terlalu dominan.

Saya pernah juga mendengar wacana ini: bahwa bergilir itu perlu tapi jangan dibuat rata. Dalam putaran, TNI-AD dua kali, TNI-AL dan TNI-AU satu kali.

Anda sudah tahu: selama Orde Baru Panglima TNI selalu dijabat oleh TNI-AD.

Intinya, semua itu tidak bisa mengalahkan hak prerogatif presiden.

Kalau memang TNI-AD perlu dua kali dalam satu putaran, berarti pengangkatan Jenderal Andika ini tidak istimewa. Tapi kalau seharusnya sekarang ini giliran TNI-AL, berarti memang ada pertimbangan khusus.

Itu yang hanya Presiden Jokowi sendiri yang tahu.

Jenderal Andika tinggal satu tahun lagi masa dinas aktifnya. Bulan depan usianya sudah 57 tahun (lahir 21 Desember 1964). Di zaman Orde Baru sering terjadi: masa dinas aktif Panglima TNI (ABRI) diperpanjang. Tapi itu tidak pernah terjadi lagi setelah zaman reformasi.

Dengan demikian pada saat Jenderal Andika pensiun kelak, masa dinas aktif Laksamana Yudo Margono juga tinggal satu tahun.

Maka meski tidak jadi naik ke jabatan Panglima TNI, rasanya Yudo Margono akan tetap menjabat Kepala Staf TNI-AL. Apakah kelak ia akan mendapat giliran menjadi Panglima TNI, itulah yang krusial. Pada saat itu nanti masa dinas aktifnya tinggal satu tahun (ia lahir di Madiun utara 26 November 1965, dari orang tua yang petani).

Meski hanya akan menjabat selama satu tahun dan satu bulan, posisi baru Jenderal Andika ini tetap sangat penting. Terutama kalau dikaitkan dengan tangga karir sipil berikutnya. Jenderal Andika sangat populer. Termasuk sangat disenangi di kalangan ibu-ibu. Juga dipuja di kalangan minoritas.

Kegantengannya, kegagahannya, kecendekiaannya, dan perjalanan karirnya memang serba memikat. Bisa mengingatkan orang pada sosok awal pemunculan Pak SBY. Bahkan ini lebih dari itu: sudah bintang empat, sudah doktor, sudah Panglima TNI –yang belum dicapai SBY di kala itu.

Disukai ibu-ibunya bisa sama. Intelektualnya bisa sama. Pendidikan Amerikanya sama. Jenderal Andika lebih perkasa. Lihatlah lengan atasnya. Atau dadanya. Begitu perkasa. Bahkan orang juga akan menyejajarkan Ny Diah Erwiany –atau lebih dikenal dengan Hetty Perkasa– dengan Ny Ani Yudhoyono. Baik kecantikannya, kecerdasannya maupun penampilannya di bidang sosial. Orang menilai SBY-Ani itu serasi sekali. Pun Andika-Hetty. Daya tarik dua pasangan itu bisa disejajarkan.

Juga ini: SBY adalah menantu jenderal terkemuka, Sarwo Edhi Wibowo. Andika adalah menantu jenderal top, Hendropriyono.

Maka saya melihat Jenderal Andika akan menjadi bintang baru dalam peta calon presiden akan datang. Tentu kalau tidak terpeleset dalam jabatan barunya itu. Atau, kalau tidak ada gerakan tiga periode yang masif. (Dahlan Iskan)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Artikel Berjudul PCR Normal

Jo Neka

Naiknya gila..aduh minyak goreng ku

Juve Zhang

Solusi simpel gak usah di goreng kalau mau sehat. Rebus saja.

Bapaknya Kembar

Betul, sekali kali makan kerupuk rebus alias seblak

Tyang Mjk

Begitulah, atas dan bawah tidak sama. ya iyalah, atas kan perlu beauty lotion, bawah kalau melaksanakan kena marah -belum ada SE khok sudah dilaksanakan- kalau tidak melaksanakan kena marah -sudah diumumkan khok belum dilaksanakan- Atas boleh marah, bawah tempat tumpah marah sumpah serapah demi beauty lotion atas. PCR bisa turun dari 3jt jadi 3rb. ya iyalah, kan cuan sudah banyak dan yang punya PT lagi-lagi anda sudah tahu. Kalau sudah tahu, ya tolong beritahu saya, karena saya belum tahu. Gitu aja kok repot.

Mirza Mirwan

Dalam sebulan kemarin saya menjalani lima kali tes PCR — 2x di AHC Bandara Soetta, 1x di Wisma atlet, 1x Bandara Newark NYC dan 1x di Crown Heights Brooklyn NYC. Habisnya sekitar 8 juta. Ga papa, wong udah ditransfer duit sama ‘keponakan’ yg mengundang saya utk keperluan tes pcr dan tiket Jakarta-Singapura-NYC ulang-alik (di S’pura nggak tes pcr karena cuma ganti pesawat, jadi nggak keluar dari bandara Changi). Menurut saya, tanpa maksud membela pemerintah, tarif tes PCR di Indonesia termasuk sangat murah. Saya masih bayar Rp750ribu/tes. Sementara saat mendarat di Newark US$250 dan di Crown Heights sebelum kembali US$160. Tapi betapapun sekarang hanya Rp275ribu/tes, dan pakai duit sendiri, kalau nggak perlu² amat, ya ogah.

2108762

Atasan dan bawahan sepertinya memang tidak boleh sama. coba bayangkan, bawahan-nya sarung dan atasan-nya kemeja. pasti akan tampak serasi. kalau bawahan-nya sarung dan atasan-nya sarung, bisa-bisa bakal dapat gelar “Sarung Khan !!”

Mbah Mars

Saya kira Kesempatan dalam Kesempitan hanya ada dalam film Warkop. Saya kira Mengail di Air Keruh (Taken at The Flood) Hanya Ada di karya fiksi Agatha Christie. Saya kira Sengsara Membawa Nikmat hanya ada dalam novel Tulis Sutan Sati. Saya kira Menari di Atas Luka hanya ada dalam lagunya Imam S.Arifin. Saya kira Teganya Kau Menari dalam Tangisku hanya ada dalam lirik lagu Nirwana Band. Saya kira Negeri Para Bedebah hanya ada dalam novel Tere Liye. Saya kira Suka-suka Aku hanya ada dalam lagunya Vetty Vera. Saya kira…… Oh, ternyata…..semua ada di dunia nyata.

Jun

Ketika harga PCR test turun, banyak yg marah2. Ketika harganya mahal banyak yg mempertanyakan kenapa bisa mahal. PCR test ada beberapa jenis, salah satunya kalau dibidang per”getehan” ada yg disebut NAT.atau Nucleic Acid Test. Dari pengalaman, yg namanya test untuk virus itu harganya variasi, tergantung buatan mana. Contoh untuk test NAT itu ada yg modal reagentnya aja sekitar 70rb dan ada juga yg 350rb. Bahkan ada yg kurang dari 70rb. Dari India dan China paling murah. Demikian juga test antigent yg menggunakan rapid test, juga sama, ada yg modal reagennya cuma 5rb dan ada juga yg 25rb. Tergantung merk dan dari mana berasal. Yg jadi pertanyaan, kualitasnya, tentunya ada harga ada rupa. Kalau di AS menurut pak Mirza seharga 150 dollar, jangan bandingkan kualitasnya dengan yg dari India. Saya malah justru kuatir karena harga dipaksakan turun…..

Inyong Ngapak

Quizz! Siapa nama asli (nama lengkap): 1. Pak Mirza 2. Pak Pryadi

Ketut Sumarjaya

Presiden hampir selalu jadi pahlawan penurunan harga apa saja. Semoga presiden juga jadi pahlawan penurunan harga minyak goreng yang banyak dikeluhkan oleh ibu² rumah tangga dan para pedagang gorengan. Semoga.

Mbah Sangkil Purnomo

Bagaimana solusinya (ada seminar di Bali) terbang dari luwuk tujuan ke bali harus PCR dulu, sementara di luwuk belum ada alat pengolahnya. Hasil tes harus dikirim dulu ke daerah Palu jalan darat 3 hari, lalu dikirim kembali luwuk 3 hari kemudian. Otomatis 6 hari sebelum berangkat harus PCR hasilnya sudah kadaluarsa duluan. Bagaimana kalau pesawat delay besok paginya? masa berlaku PCR hanya 3 hari. Yang di Pusat saya yakin cara berfikirnya belum sampai kesana.

*) Diambil dari komentar pembaca www.disway.id

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Serba Mirip

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00
Kanan Dalam
Disway

Hoax Bijaksana

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00
disway
Disway

Dokter Icha

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Bawah Tanah

Senin, 29 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Ganti Dolar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Bobotoh Kuning

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:00

BERITA POPULER

  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2165 shares
    Share 866 Tweet 541
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    851 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1647 shares
    Share 659 Tweet 412
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Messi
Olahraga

Atasi Perlawanan Sengit Tanjung Verde 3-2, Argentina Melaju ke Babak 16 Besar

Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:31

INDOPOSCO.ID - Tim nasional (Timnas) Argentina menang susah payah dengan skor 3-2 saat menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Bawa Mesir Lolos ke 16 Besar, Salah Ungkap Alasan Pakai Trik Panenka di Babak Tos-tosan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:30
Ramos

Kroasia Gugur di 32 Besar, Zlatko Dalic Ngamuk Sebut Wasit Sangat Buruk

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:08
Pemain-Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05
Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:02
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.