• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bertahan di Tengah Pandemi Berkat BPUM

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 2 November 2021 - 10:11
in Ekonomi
indoposco

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Edi Saputra, pedagang gorengan di Aceh Tengah hanya bisa meluapkan rasa senangnya mendapatkan Bantuan Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) dari pemerintah.

“Alhamdulillah, dana BPUM bisa menambah modal usaha kami saat pandemi. Terimakasih kepada Bapak Presiden dan terimakasih kepada Bapak Menteri Koperasi dan UMKM,” kata Edi yang mendapatkan BPUM pada 2021 sebesar Rp1,2 juta.

BacaJuga:

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Sama dengan Edi Saputra, adalah Abdul Rohim seorang pedagang nasi uduk di Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah; Rina Rahmiati dari Desa Gunungrejo, Malang usaha warung sembako; dan Susi yang menjalankan usaha konveksi di Kabupaten Tangerang juga telah mendapatkan BPUM pada periode 2020 dan 2021.

Baca Juga : BPUM Diharapkan Jadi Pendongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi

Mereka mengakui, berkat BPUM usaha mereka dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. “Berkat BPUM saya bisa bertahan menjalankan usaha konveksi ini, saya bisa terus berproduksi meski order menurun karena pandemi. BPUM sangat membantu usaha saya,” kata Rina Rahmiati.

Rina Rahmiati, Edi Saputra adalah sedikit dari 20 juta lebih penerima BPUM periode 2020-2021. BPUM adalah program pemerintah dalam memberikan stimulus untuk membantu dan menjaga keberlangsungan pelaku usaha mikro menghadapi dampak pendem dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program bantuan ini mulai dilaksanakan pada 2020 dan kemudian dilanjutkan pada 2021. Bantuan BPUM ditransfer langsung dari bank penyalur ke rekening penerima yang telah melalui pemeriksaan atau verifikasi berjenjnag mulai dari dinas kabupaten/kota dan provinsi yang membidangi koperasi dan UKM dan kemudian oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

Tidak hanya pelaku usaha, pemerintah daerah pun menyadari dampak BPUM terhadap pelaku usaha mikro di daerahnya. “Ketika pandemi salah satu harapan pelaku usaha mikro adalah bantuan modal, sehingga mereka bisa terus produksi. BPUM adalah semangat dan energi baru bagi mereka untuk kelangsungan usahanya.” Kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Mas Purnomo Hadi.

Baca Juga : Ini Dia, Aneka Langkah KemenKopUKM Perkuat Usaha Mikro di Tengah Pandemi

Pemerintah daerah Provinsi Jawa Timur kemudian berperan memasarkan produk dari pelaku usaha di saat kesulitan mencari pasar karena permintaan turun. Pelaku usaha merasakan pemerintah hadir saat mereka kesulitan dalam produksi dan pemasaran.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati juga mengakui, BPUM sangat bermanfaat bagi pelaku usaha mikro di Jawa Tengah. BPUM telah memberikan energi positif bagi pemulihan ekonomi di Jawa Tengah.

“Yang gulung tikar akibat pandemi bisa kembali memulai usaha, yang usahanya kembang kempis bisa kuat lagi karena ada tambahan modal, kita juga dampingi mereka dalam hal pemasaran” kata Ema.

Hasil Survei

Pemerintah juga melakukan sejumlah survei untuk mengevaluasi efektivitas BPUM bagi penerimanya. Pada tahun anggaran 2020 telah dilakukan survei oleh Tim Nasional Percepatan Penanganan Kemiskinan (TNP2K) Sekertariat Wakil Presiden dan Kementerian Koperasi dan UKM, BRI dan Lembaga Demografi-LPEM FEB UI, untuk melihat efektifitas pelaksanaan program BPUM.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim mengatakan berdasarkan survei Tim TNP2K menunjukan bahwa 88,5 persen penerima BPUM memanfaatkan dana untuk pembelian bahan baku. Disamping itu, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Bank BRI menunjukkan bahwa 75,4 persen dari total pelaku usaha yang menerima BPUM membeli bahan baku/bibit/keperluan dapur.

“Hasil survei dari BRI juga menunjukan bahwa 44,8 persen responden menyatakan bahwa kapasitas dan kinerja usaha mengalami peningkatan, dari total usaha yang masih beroperasi setelah menerima BPUM. Selanjutnya 51,5 persen responden menyatakan bahwa usaha beroperasi kembali dari total usaha yang tutup sementara setelah menerima BPUM,” kata Arif.

Berdasarkan Survei Dampak Program Pemulihan Ekonomi Nasional terhadap UMKM, Lembaga Demografi-LPEM FEB UI (Desember 2020), menyatakan bahwa 99% UMKM responden yang di survei menunjukan bahwa setelah menerima bantuan BPUM lebih dari 50% (mayoritas UMKM) merasa optimis dapat bertahan lebih dari 12 bulan serta cukup optimis omzet usaha dapat kembali normal dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, hal ini disebabkan dana yang diperoleh dari program BPUM di pergunakan untuk pembelian bahan baku (34%), pembelian barang modal (33%) serta 58% membutuhkan tambahan modal untuk mempercepat pemulihan usahanya.

Hasil berbagai survei sebagaimana tersebut diatas, menunjukkan bahwa bantuan modal kerja sangat dibutuhkan bagi pelaku usaha mikro guna menjaga aktivitas usahanya agar dapat bertahan dan bagi yang sudah tutup dapat membuka usahanya kembali serta mencegah bagi pelaku usaha mikro untuk tidak jatuh ke dalam kategori masyarakat pra sejahtera/miskin yang berpotensi akan menimbulkan resiko sosial di kemudian hari. (adv)

Tags: BPUMKemenKopUKMpandemi covid-19UMKM

Berita Terkait.

Room
Ekonomi

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:05
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Ekonomi

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:34
Aira-ev
Ekonomi

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:04
Merchandise
Ekonomi

J&T Express Gandeng Tahilalats, Warnai Perayaan 11 Tahun dengan Aktivasi Kreatif

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:03
Stella
Ekonomi

PHE Siapkan Ekosistem Natural Hydrogen, Bidik Pengembangan Energi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:02
Pelatihan
Ekonomi

Grup PHI Zona 9 Jangkau Lebih dari 750 Penerima Manfaat Program PPM

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:00

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3758 shares
    Share 1503 Tweet 940
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.