• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Status PPKM di Kota Tangerang Turun ke Level 1

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 31 Oktober 2021 - 12:15
in Megapolitan
tangerang

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Tangerang turun dari level 2 ke level 1 berdasarkan hasil assessment (asesmen atau penilaian) situasi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan ada beberapa faktor pendukung penurunan level PPKM di Kota Tangerang yakni transmisi komunitas tingkat 1, kasus konfirmasi Covid-19 tercatat 1,10 persen dan pasien rawat inap di rumah sakit (RS) 0.18 persen serta kasus kematian berada pada angka 0.04 persen.

BacaJuga:

Sambut HUT Jakarta, FJGS 2026 Fokus Gerakkan Ekonomi Kota Global

Prakiraan Cuaca Esok Hari, Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan di Waktu Sore Hingga Malam

Kasus Penganiayaan PRT di Jaksel, Korban Ajukan Perlindungan ke LPSK

Arief berharap situasi PPKM Level 1 ini tetap terus dipertahankan terutama untuk tracing dan rasio kontak erat.

Baca Juga : Pengawasan Lemah, Kelab Malam Buka Sampai Dini Hari

“Kota Tangerang masuk level 1 penyebaran Covid-19 berdasarkan asesmen Kemenkes. Semoga hasil ini bisa dipertahankan terutama untuk tracing atau rasio kontak eratnya,” kata Wali Kota Arief, Sabtu (30/10/2021).

Ia mengatakan untuk kegiatan 3T (testing, tracing dan treatment) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) saat ini pun masuk kategori memadai dengan positivity rate testing 0,16 persen, rasio kontak erat konfirmasi per minggu 14,78 dan treatment Bed Occupancy Rate (BOR) per minggu 2,26 persen.

Ia menjelaskan, penurunan status level PPKM ini ditunjang beberapa faktor seperti peningkatan disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan pembukaan sentra vaksinasi termasuk gerai di RSUD Kota Tangerang.

Baca Juga : Kota Tangerang Pasang QR Code PeduliLindungi di Pusat Keramaian

Khusus untuk gerai vaksin di RSUD saat ini disediakan layanan untuk usia 12 tahun ke atas, lansia dan komorbid (penyakit penyerta). Jenis vaksin yang disediakan adalah Pfizer dan warga yang ingin menikmati layanan ini maka bisa mendaftar melalui vaksinasi.tangerangkota.go.id dan jadwal akan disampaikan secara online.

“Warga yang belum vaksin bisa datang ke RSUD dan mendaftar melalui online,” ujarnya.

Faktor lain yang menunjang penurunan status level PPKM adalah penerapan QR Code Aplikasi PeduliLindungi yang telah terpasang di 339 lokasi dan akan terus diperbanyak. “Tetap jaga prokes dan ikuti aturan yang ada,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan capaian vaksinasi hingga tanggal 28 Oktober 2021 yakni 1.322.944 orang untuk dosis pertama dan 938.545 untuk dosis kedua. Target vaksinasi di Kota Tangerang yakni 1.479.301 orang.

“Capaian vaksin dosis pertama sudah 89,4 persen dan dosis kedua sudah 63,4 persen. Kita terus optimalkan kegiatan vaksinasi apalagi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tingkat SD sudah berjalan dan wali murid harus vaksin jika anaknya ingin belajar tatap muka sebagai syarat,” ujarnya. (dam)

Tags: Kota TangerangPemkot TangerangPPKMPPKM level 1

Berita Terkait.

Ellen-Hidayat
Megapolitan

Sambut HUT Jakarta, FJGS 2026 Fokus Gerakkan Ekonomi Kota Global

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:12
Stasiun
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Esok Hari, Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan di Waktu Sore Hingga Malam

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:12
Kasus Penganiayaan PRT di Jaksel, Korban Ajukan Perlindungan ke LPSK
Megapolitan

Kasus Penganiayaan PRT di Jaksel, Korban Ajukan Perlindungan ke LPSK

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:36
guru
Megapolitan

Asa dari Pesisir Jakarta: Mengabdi Penuh Jiwa di Tengah Honor Seadanya

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:10
Polisi Ringkus 8 Tersangka Begal yang Resahkan Warga Jakarta
Megapolitan

Polisi Ringkus 8 Tersangka Begal yang Resahkan Warga Jakarta

Senin, 18 Mei 2026 - 23:37
Jelang Iduladha 2026, Penjualan Hewan Kurban di Jakarta Trennya Meningkat
Megapolitan

Jelang Iduladha 2026, Penjualan Hewan Kurban di Jakarta Trennya Meningkat

Senin, 18 Mei 2026 - 19:47

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2818 shares
    Share 1127 Tweet 705
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.