INDOPOSCO.ID – Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim menyatakan, tren penjualan hewan kurban menjelang Iduladha 2026 secara umum meningkat dan mulai ramai di berbagai lapak.
“Banyak pedagang melaporkan antusiasme pembeli yang meningkat dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya, dengan lebih dari 50 persen stok di beberapa lapak,” kata Chico Hakim sapaan karibnya saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Sebagai contoh, hewan kurban di Jakarta Selatan dan area Srengseng, Jakarta Barat, sudah laku dipesan sejak awal Mei. Tren penjualan yang tinggi itu juga terlihat di sejumlah lapak di Tanah Abang, Ciracas, dan Pademangan.
“Penjualan mulai ramai dengan pemesanan dari individu, perusahaan, komunitas, dan lembaga sosial,” ujar Chico Hakim.
Ia menyebutkan bahwa minat terhadap kambing tergolong tinggi, sementara volume penjualan sapi justru terdampak oleh adanya kenaikan harga.
Jakarta dinilai tetap menjadi pasar kurban yang tangguh di Jabodetabek, kontras dengan wilayah Bekasi yang lesu akibat faktor lokal seperti harga pakan dan penurunan daya beli.
“Secara keseluruhan, Jakarta sebagai pasar besar di Jabodetabek tetap resilient, berbeda dengan keluhan penurunan di Bekasi yang lebih dipengaruhi faktor lokal harga pakan dan daya beli,” ucap Chico Hakim.
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas KPKP telah berkoordinasi dengan daerah pemasok, memfasilitasi perizinan distribusi, dan memantau pasokan, termasuk mendatangkan ratusan ekor sapi.
“Stok di lapak-lapak mulai menipis di beberapa tempat karena pemesanan awal, tapi secara keseluruhan tersedia cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat Jakarta,” imbuh Chico. (dan)











