• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Bea Cukai-Polda Metro Jaya Bongkar Penyelundupan Merkuri ke Filipina

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 18 Mei 2026 - 11:01
in Megapolitan
Barbuk

Bea Cukai Tanjung Priok dan Polda Metro Jaya gagalkan penyelundupan merkuri di Pelabuhan Tanjung Priok, pada 21 April 2026. Pencegahan peredaran barang berbahaya ini diungkap dalam konferensi pers yang digelar kedua instansi di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, pada Rabu (13/5/2026). Foto: Dokumen Bea Cukai Tanjung Priok

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya penyelundupan bahan berbahaya berupa merkuri seberat hampir satu ton berhasil digagalkan aparat gabungan di Pelabuhan Tanjung Priok. Pengungkapan kasus ini menjadi bukti keseriusan negara dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman zat beracun yang kerap dikaitkan dengan praktik pertambangan ilegal.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi Bea Cukai Tanjung Priok bersama Polda Metro Jaya, yang diumumkan dalam konferensi pers di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (13/5/2025).

BacaJuga:

Sengketa Lahan Kedoya Selatan Diminta Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Viral Pukul Pemotor di Jagakarsa, Pengendara Ninja ‘Bang Jago’ Ditangkap Polisi

Relatif Hangat, Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini Cenderung Cerah Merata

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi, mengatakan pengungkapan bermula dari pemeriksaan satu peti kemas 40 feet full container load (FCL) tujuan ekspor Manila, Filipina, pada 21 April 2026. Berdasarkan analisis dokumen, petugas menemukan ketidaksesuaian antara pemberitahuan ekspor dan isi barang.

“Dari hasil pemeriksaan fisik, ditemukan 760 botol cairan merkuri berlabel ‘Mercury Gold’ yang disembunyikan dalam selongsong karton dan disisipkan pada 145 gulungan karpet,” katanya.

Total awal barang bukti yang diamankan mencapai 760 kilogram. Dari hasil pengembangan kasus bersama aparat kepolisian, jumlah barang bukti bertambah hingga mendekati 1 ton merkuri.

Hasil pengembangan menunjukkan bahwa merkuri tersebut berasal dari aktivitas pengangkutan dan penjualan tanpa memiliki Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), serta terindikasi berkaitan dengan praktik pertambangan ilegal.

Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. Para pelaku diduga melanggar sejumlah ketentuan, di antaranya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025, serta Pasal 20 KUHP.

Nilai potensi kerugian negara dari praktik ilegal tersebut diperkirakan mencapai Rp30 miliar.

Merkuri merupakan bahan berbahaya yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan manusia dan ekosistem. Paparan zat ini dapat merusak sistem saraf, ginjal, dan hati, serta mencemari lingkungan jika digunakan tanpa pengawasan ketat. Karena itu, lalu lintas perdagangan merkuri menjadi perhatian serius pemerintah.

Adhang menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bagian dari peran Bea Cukai sebagai community protector dalam melindungi masyarakat dari ancaman barang berbahaya.

“Melalui sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, kami akan terus memperkuat pengawasan guna mencegah penyelundupan dan peredaran barang berbahaya,” tegasnya.

Sinergi antara Bea Cukai dan Polri dalam kasus ini juga sejalan dengan penguatan penegakan hukum di sektor sumber daya alam, termasuk pencegahan penyelundupan hasil tambang yang berisiko merusak lingkungan.

Ke depan, pengawasan terhadap ekspor dan impor barang berisiko tinggi akan terus diperketat, terutama di pelabuhan-pelabuhan strategis seperti Tanjung Priok, guna memastikan keamanan, keselamatan, serta keberlanjutan lingkungan hidup tetap terjaga.(ipo)

Tags: Bea Cukai Tanjung PriokPelabuhan Tanjung PriokPenyelundupan MerkuriPolda Metro Jaya

Berita Terkait.

kedoya
Megapolitan

Sengketa Lahan Kedoya Selatan Diminta Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Senin, 6 Juli 2026 - 12:43
viral
Megapolitan

Viral Pukul Pemotor di Jagakarsa, Pengendara Ninja ‘Bang Jago’ Ditangkap Polisi

Senin, 6 Juli 2026 - 09:19
cuaca
Megapolitan

Relatif Hangat, Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini Cenderung Cerah Merata

Senin, 6 Juli 2026 - 08:46
Pramono Anung Ajak Gen Z Hidupkan Marhaenisme Lewat Aksi Nyata
Megapolitan

Pramono Anung Ajak Gen Z Hidupkan Marhaenisme Lewat Aksi Nyata

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:00
delondel
Megapolitan

Menuju Kota Global, Jakarta Andalkan Obligasi Daerah demi Perkuat Investasi SDM

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:10
cuaca
Megapolitan

Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2264 shares
    Share 906 Tweet 566
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
Ronaldo
Olahraga

Jelang Hadapi Spanyol, Ronaldo Fokus Nikmati Piala Dunia Terakhirnya

Editor Dilianto
Senin, 6 Juli 2026 - 19:15

INDOPOSCO.ID - Megabintang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo enggan memusingkan laga hidup-mati melawan Timnas Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia...

SelengkapnyaDetails
Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Senin, 6 Juli 2026 - 18:25
Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Senin, 6 Juli 2026 - 16:46
Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Senin, 6 Juli 2026 - 15:01
Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.