• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Rektor UII: Permusuhan atas Nama Agama Tak Mendasar

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 31 Oktober 2021 - 10:55
in Nasional
UII

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Prof Fathul Wahid (ANTARA/HO/UII)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Prof Fathul Wahid mengemukakan bahwa permusuhan atas nama agama tidak memiliki dasar pembenar dalam ajaran agama manapun.

“Jika ada sebagian kecil pemeluk agama yang cenderung kepada permusuhan itu adalah fakta sosial, dan bisa terjadi di semua agama. Tetapi, itu bukan dasar yang valid untuk melakukan generalisasi yang membabi buta,” kata Fathul dalam Kuliah Umum XIII Visi Islam Baru untuk Indonesia Maju secara virtual dipantau di Yogyakarta, Sabtu (30/10).

BacaJuga:

Semangat Kiai Wahab Hasbullah Perkuat Pesantren dan NKRI, Begini Pesan Menag

Lewat Gerakan Migran Aman, Menteri P2MI Tegaskan Perang terhadap Sindikat Ilegal

Menuju Indonesia Emas 2045, ESQ Perkuat Gerakan Pembentukan Karakter

Menurut dia, nilai-nilai agama justru membawa sikap saling menghormati, dan perdamaian.

Baca Juga : BNPT: Waspadai Ideologi Terorisme Berkaitan dengan Agama

“Kita yakin, nilai-nilai perenial agama justru seharusnya, membawa manusia kepada kebaikan, sikap saling menghormati, dan perdamaian,” kata dia.

Pew Research Center pada akhir September 2021, ujar Fathul, menyajikan sebuah laporan terkait dengan permusuhan sosial (social hostilities).

Permusuhan sosial dapat berupa kekerasan terhadap identitas agama seseorang, sampai dengan konflik sektarian dan terorisme.

Baca Juga : Deklarasi Agama-Agama Demi Indonesia Adil dan Damai

Laporan Pew Research Center tersebut didasarkan pada analisis 198 negara. Pada 2019, permusuhan sosial yang tinggi atau sangat tinggi berdasarkan “Social Hostilities Index” (SHI) hanya terjadi di 43 negara atau menurun dibandingkan pada 2017 yang terjadi di 56 negara dan 2018 terjadi di 53 negara.

“Ini tentu kabar baik yang perlu disyukuri,” kata dia.

Sementara itu, Peneliti dari Peace Research Institute di Oslo (PRIO), Gleditsch dan Rudolfsen pada 2016 berdasarkan data yang mereka kumpulkan dari 1946-2014 menunjukkan bahwa dari 49 negara yang mayoritas penduduknya muslim, 20 atau 41 persen di antaranya mengalami perang sipil, dengan total durasi perang 174 tahun atau sekitar 7 persen dari total umur kumulatif semua negara tersebut (2,467 tahun).

Pasca Perang Dingin, menurut dia, sebagian besar perang adalah perang sipil dan proporsi terbesar terjadi di negara-negara muslim.

“Bukan hanya karena perang sipil di negara-negara muslim meningkat, tetapi juga karena konflik di negara lain berkurang. Fakta yang lebih dari cukup untuk mencelikkan mata kita,” kata dia.

Meski demikian, lanjut Fathul, empat dari lima negara dengan penduduk muslim terbesar, tidak terjebak dalam perang sipil. Indonesia salah satunya, dan tiga yang lain adalah India, Bangladesh, dan Mesir.

Mantan pentolan CIA Fuller dalam bukunya A World without Islam, kata dia, mengamini bahwa ajaran Islam tidak mempunyai korelasi dengan konflik.

“Karenanya, merevitalisasi peran agama saat ini menjadi semakin penting, ketika fakta di lapangan memerlukan penjelasan yang lebih canggih,” kata dia, Minggu (31/10), seperti dikutip Antara. (mg3)

Tags: agamaPermusuhan atas Nama AgamaRektor UIIUniversitas Islam Indonesia

Berita Terkait.

kemenag
Nasional

Semangat Kiai Wahab Hasbullah Perkuat Pesantren dan NKRI, Begini Pesan Menag

Senin, 18 Mei 2026 - 16:26
Mukhtarudin
Nasional

Lewat Gerakan Migran Aman, Menteri P2MI Tegaskan Perang terhadap Sindikat Ilegal

Senin, 18 Mei 2026 - 12:42
esq
Nasional

Menuju Indonesia Emas 2045, ESQ Perkuat Gerakan Pembentukan Karakter

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:12
Boy-Rafli-Amar
Nasional

Boy Rafli Amar Ingatkan Bahaya Kepanikan Sosial di Era Tekanan Ekonomi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:07
Jemaah-haji
Nasional

Cegah Praktik Nonprosedural, Kemenhaj Kembali Gagalkan 32 Jemaah Haji Ilegal di Soetta

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:40
Nadiem
Nasional

Skandal Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat: Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:38

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2493 shares
    Share 997 Tweet 623
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.