• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Dampak Negatif La Nina, BMKG Minta Pemda Siap Siaga Antisipasi Bencana Alam

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 31 Oktober 2021 - 17:40
in Headline
Hujan Angin Disertai Petir di Jabodetabek

Cuaca hujan disertai kilat. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengingatkan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak La Nina. Sebab, pemantauan indikator laut dan atmoster pada dasarian II Oktober 2021 menunjukkan, anomali suhu permukaan laut Samudera Pasifik ekuator yang memenuhi prasyarat La Nina.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, status terkini sejak September dasarian III, anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah telah melewati ambang batas La Nina. Dengan secara berturut-turut nilai anomali Dasarian III September -0.63, dasarian I Oktober -0.61, dan dasarian II Oktober -0.92.

BacaJuga:

Sentil Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Ekonom Ingatkan Efek Domino ke Desa

Sikap Presiden Soal Pelemahan Rupiah, Timboel: Abaikan Dampak ke Buruh

Resmikan Museum Marsinah, Prabowo: Mungkin Ini Museum Buruh Pertama di Dunia

“Prakiraan El Niño-Southern Oscillation (ENSO) indeks bulan Oktober 2021 sebesar -0.83 menunjukkan ENSO dalam kondisi prasyarat La Nina Lemah,” katnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dikutip, Minggu (31/10/2021).

BMKG memprakirakan fenomena ENSO La Niña Lemah hingga Netral akan berlangsung hingga Maret, April, Mei 2022. Sebagian besar pusat layanan iklim lainnya memprakirakan kondisi ENSO La Niña Lemah hingga Moderate dan akan berlangsung hingga awal tahun 2022.

Namun berdasarkan pelajaran dari La Nina 2020/2021 Anomali CH November 2020, curah hujan meningkat hampir di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa titik pengamatan menunjukkan peningkatan hingga lebih dari 70 persen.

Kemudian, pelajaran dari La Nina 2020/2021 Anomali CH Desember 2020, curah hujan meningkat di sebagian besar wilayah Indonesia meskipun sebagian daerah lainnya justru curah hujan berkurang. Beberapa titik pengamatan menunjukkan peningkatan hingga lebih dari 70 persen.

Selanjutnya, pelajaran dari La Nina 2020/2021 Anomali CH Januari 2021 menunjukan, curah hujan meningkat di sebagian besar wilayah Indonesia. Beberapa titik pengamatan menunjukkan peningkatan hingga lebih dari 70 persen.

Di sisi lain, pelajaran dari La Nina 2020/2021 Anomali CH Februari 2021, bahwa Curah hujan meningkat di bagian selatan wilayah Indonesia. Beberapa titik pengamatan menunjukkan peningkatan hingga lebih dari 70 persen.

“Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, dan Kalimantan bagian selatan konsisten menujukkan peningkatan sepanjang November, Desember, Januari dan Februari,” terangnya.

Dwikorita menjelaskan, ancaman La Nina yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, dan sebagainya.

Pemerintah Daerah diminta serius menanggapi peringatan dini La Nina yang dikeluarkan BMKG, guna meminimalisir dampak dan kerugian yang lebih besar. Pemerintah Daerah harus menyiapkan rencana aksi hadapi La Nina.

“Mohon kepada daerah untuk tidak menyepelekan peringatan dini La Nina ini. Jangan sampai melupakan upaya mitigasi dan fokus pada penanggulangan pasca kejadian. Mitigasi yang komprehensif akan bisa menekan jumlah kerugian dan korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi,” jelasnya.

Ia menyebut, statistik kebencanaan saat ini didominasi oleh peristiwa-peristiwa bencana yang terkait dengan cuaca atau iklim. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan, dalam kurun waktu tahun 2019 hingga 2020, kejadian bencana angin ribut atau puting beliung, banjir, longsor dan kekeringan mencapai 79 persen dan 83 persen dari total bencana yang tercatat.

Sehingga, kesiapsiagaan mutlak diperlukan atas jenis bencana ini karena frekuensi kejadiannya yang sangat dominan. Mengingat, sebagian dari bencana alam tersebut tidak bisa kita cegah, namun resiko kerugiannya dapat dikurangi melalui upaya yang massif, koordinasi yang efektif dan sinergi yang baik antar lembaga.

“Peringatan dini yang dikeluarkan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan jeda waktu yang bisa dimanfaatkan utnuk mempersiapkan segala sesuatunya, mengingat fenomena cuaca dan iklim bisa diprakirakan,” ungkapnya. (son)

Tags: Bencana AlamBMKGhujanLa Nina

Berita Terkait.

Prabowo
Headline

Sentil Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Ekonom Ingatkan Efek Domino ke Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:19
Aksi-Buruh
Headline

Sikap Presiden Soal Pelemahan Rupiah, Timboel: Abaikan Dampak ke Buruh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:20
bowo
Headline

Resmikan Museum Marsinah, Prabowo: Mungkin Ini Museum Buruh Pertama di Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:02
haji
Headline

Tinggalkan Madinah, Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Bersiap Menuju Puncak Haji

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:11
syahrie
Headline

Akui Khilaf Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:32
Yusril
Headline

Dorong Budaya Kritis, Yusril Persilakan Publik Debat dan Diskusi Film ‘Pesta Babi’

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:13

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2093 shares
    Share 837 Tweet 523
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1232 shares
    Share 493 Tweet 308
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.