INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto menyebut program kemandirian pangan Polri memberikan kontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional, khususnya melalui akselerasi produksi jagung di berbagai daerah.
“Saya melihat sendiri bagaimana program ketahanan pangan Polri sangat membantu ketahanan pangan nasional, khususnya di bidang produksi jagung,” kata Prabowo saat sambutam dalam ucapara HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, stabilitas harga di Indonesia terus terjaga berkat peran aktif tokoh-tokoh kepolisian di semua sektor pemerintahan.
“Polri terus membantu menjaga stabilitas harga-harga di Republik Indonesia. Tokoh-tokoh kepolisian aktif di semua sektor kenegaraan,” ujar Prabowo.
Selain itu, Polri berperan aktif dan menentukan dalam mendukung berbagai program strategis, termasuk program makan bergizi gratis (MBG), dengan mengoptimalkan kehadiran personelnya mulai dari tingkat pedesaan hingga wilayah perbatasan.
“Saya melihat sendiri Polri membangun gudang-gudang pangan yang sangat dibutuhkan, gudang-gudang dengan kualitas yang sangat baik,” ucap Prabowo.
Dalam mendukung program MBG, Polri dilaporkan ikut membangun lebih dari 1.000 dapur umum dan satuan pelayanan pemenuhan gizi di berbagai wilayah.
“Saya tidak ragu-ragu sampaikan di sini dapur-dapur yang dibangun oleh Polri adalah dapur-dapur yang terbaik,” klaim eks Menteri Pertahanan itu.
Total dapur SPPG milik Polri yang telah beroperasi mencapai 736 unit. Seluruh fasilitas itu ditargetkan untuk melayani jutaan orang penerima manfaat program MBG dan menyerap puluhan ribu tenaga kerja.
Sementara itu, produksi jagung yang berhasil dipanen oleh Polri pada awal tahun 2026 mencapai 884.129 ton dari lahan seluas 91.000 hektare. Polri menargetkan penanaman hingga 1 juta hektare dan potensi pengembangan lahan lebih dari 1,37 juta hektare di seluruh Indonesia. (dan)


















