• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Soal Penolakan Wisata Glow di Kebun Raya, Ini Kata Wali Kota Bogor

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 29 Oktober 2021 - 00:39
in Daerah
glow

Logo wisata Glow di dinding Pintu masuk utama Kebun Raya Bogor. (ANTARA/Linna Susanti)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menghasilkan surat statment tindakan yang mensupport tuntutan budayawan soal penolakan wisata Glow Kebun Raya Bogor agar pihak pengelola segera mengkoreksi konsep bisnisnya yang beradu dengan budaya.

Dalam surat Wali Kota Bogor nomor 430/5727 Umum yang luncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Kamis, terdapat 5 poin lebih rinci dari poin-poin yang disampaikan Bima Arya sebelumnya.

BacaJuga:

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangkan Prasarana Lebih Optimal

Menjaga Tradisi Sulam Kasab Aceh di Tengah Modernisasi Bersama Holding Ultra Mikro BRI Group

Bea Cukai Fakfak Dukung Proyek Strategis Nasional melalui Pelayanan Importasi Tangguh UCC Project

Surat membalas pemohonan Komunitas Budaya Jawa Barat agar Pemerintah Kota Bogor mempertahankan unsur kebudayaan didalam pengelolaan Kebun Raya Bogor dan menyangkal wisata Glow.

5 poin tersebut yakni yang pertama Pemkot Bogor memandang bahwa pengembangan dan pengelolaan Kebun Raya Bogor (KRB) harus searah dengan kepribadian dan identitas Kota Bogor sebagai Kota Pusaka yang tidak saja menjaga kelestarian alam namun juga peninggalan budaya.

Kedua, dalam perihal kegiatan Glow, Pemkot Bogor telah menerima kajian cepat dari tim IPB University. Dituturkan dalam poin ini, data dalam kajian ini membuktikan bahwa kegiatan Glow berpotensi memberikan dampak bagi ekosistem, tidak hanya KRB namun juga di lingkungan luar KRB dan Kota Bogor pada biasanya.

Selanjutnya, poin ketiga surat statment tindakan itu Pemerintah Kota Bogor meminta kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Mitra Natura Raya (MRN) untuk melakukan secara menyeluruh terhadap konsep Glow dan pengelolaan Kebun Raya Bogor bersama-sama dengan pihak IPB University.

Poin keempat, Pemkot Bogor meminta kepada BRIN agar semua kebijakan terkait pengelolaan KRB memperhatikan kebajikan lokal dan memperhatikan rekomendasi dari Pemkot Bogor.

Kemudian, poin kelima Pemkot Bogor meminta kepada PT MRN untuk mengakhiri semua kegiatan Glow selama proses selama proses evaluasi tersebut berjalan.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menenakankan ada 2 perihal yang dikira genting soal wisata bimbingan Glow kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebelum mengambil tahap membukanya secara resmi.
“Bukan hanya ada konservasi di situ, tapi ada aktivitas kebudayan, kita hormati tujuan peziarah ke situ,” ucap Bima Arya.

Bagi Bima, baik pertimbangan gejala gangguan konservasi belukar dan hewan dari peneliti IPB di Kebun Raya Bogor, ataupun unsur kebudayaan yang dirisaukan masyarakat perlu menjadi pertimbangan matang BRIN.

Jangan sampai kegiatan wisata Glow membuat kerusakan ekosistem, kegiatan wisata yang umumnya ada dan kegiatan budaya.

Polemik ini telah bergulir sekitar satu bulan dengan sejumlah pementasan kebudayaan penolakan wisata Glow dan pro anti para ahli tentang pencahayaan ciptaan yang didatangkan wisata tersebut.

PT MRN dibantu oleh sejumlah ahli tumbuhan yang biasa mengadakan penelitian di Kebun Raya Bogor antara lain Greg Hambali dan Menteri Kehutanan periode 2004-2009 sekaligus Pemerhati lingkungan MS Kaban.

Sementara Pemkot Bogor beruntun meminta kajian dari peneniti IPB dan menampung kritik budayawan.

Baru-baru ini, Pemerintah Kota Bogor berjumpa dengan pihak BRIN dan peneliti IPB untuk berkoordinasi. (mg4)

Tags: bogorkebun raya bogorWali Kota BogorWisata Glow

Berita Terkait.

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangkan Prasarana Lebih Optimal
Daerah

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangkan Prasarana Lebih Optimal

Selasa, 22 September 2026 - 17:05
Menjaga Tradisi Sulam Kasab Aceh di Tengah Modernisasi Bersama Holding Ultra Mikro BRI Group
Daerah

Menjaga Tradisi Sulam Kasab Aceh di Tengah Modernisasi Bersama Holding Ultra Mikro BRI Group

Selasa, 22 September 2026 - 16:16
bc4
Daerah

Bea Cukai Fakfak Dukung Proyek Strategis Nasional melalui Pelayanan Importasi Tangguh UCC Project

Selasa, 22 September 2026 - 13:53
bc3
Daerah

Gandeng Pemkab Malang, Bea Cukai Amankan 5.100 Batang Rokok Ilegal dari Dua Kecamatan

Selasa, 22 September 2026 - 13:43
banten
Daerah

Wujudkan Pemerintahan Modern, Gubernur Banten Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan

Selasa, 22 September 2026 - 13:23
adi
Daerah

Gubernur Banten Ajak Warga Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 22 September 2026 - 10:10

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1248 shares
    Share 499 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.