• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pelatih Maki-Maki, Pemberian Bonus PON Ricuh di NTB

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 29 Oktober 2021 - 13:53
in Headline
NTB

Sejumlah pelatih Kontingen PON Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan protes dengan berteriak usai kegiatan penyerahan bonus untuk para atlet PON dan Kafilah STQ yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB di Mataram, Kamis (28/10/2021). Foto : Antara/Nur Imansyah

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah pelatih kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan keluhan bahkan diwarnai keributan saat pemberian bonus oleh pemerintah provinsi setempat di Mataram, Kamis (28/10/2021).

Keributan dipicu setelah sejumlah pelatih Kontingen PON NTB melakukan keluhan karena pada prosesi penyerahan bonus, tidak satupun mengatakan berapa jumlah bonus yang harus diperoleh para pelatih.

BacaJuga:

DPR dan Pemerintah Tetapkan BPIH 2027 Rp98,46 Juta, Biaya Pelunasan Jemaah Haji Turun

Soal Bursa Panglima TNI, Maruli Tegaskan Seluruh Kepala Staf Berpeluang Sama

MK Sebut Dokumen Pendidikan Gibran Hanya Bukti Kehadiran, Bukan Ijazah Kelulusan

Tiba-tiba berakhir acara penyerahan yang dihadiri Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan seluruh Forkopimda NTB itu, para pelatih kemudian melayangkan keluhan dengan meneriaki Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB, Surya Bahari yang masih ada di lokasi.

Tidak hanya meneriaki, para pelatih juga memaki- maki Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB dikala Gubernur NTB H Zulkieflimansyah sedang bersalaman dengan sejumlah atlet di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB.

Tidak puas dengan berteriak salah seseorang pelatih sempat meluapkan emosinya dengan melayangkan tendangan ke hadapan Kepala Dispora NTB itu, namun untungnya tendangan itu terhalangi barisan kursi yang masih ada dilokasi di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB.

“Kami merasa tidak dihargai. Ganti Kepala Dinas Dikpora itu Pak Gubernur. Ganti,” teriak salah satu pelatih Kempo Agus Suharian dilansir Antara.

Di tengah suasana Gubernur NTB Zulkieflimansyah hanya bisa terdiam. Untuk meredam suasana Ketua Kontingen PON NTB Mori Hanafi dan Ketua KONI NTB Andy Hadianto dan tamu undangan hadir kemudian meredakan para pelatih. Meski begitu, suara-suara ketidakpuasan masih terdengar.

Dikonfirmasi terkait keributan tersebut, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengaku tidak ketahui menahu pangkal masalahnya karena baru ketahui ada keributan seperti itu. Meski begitu Gubernur berkomitmen akan menangani persoalan tersebut.

“Bonus untuk para pelatih tetap akan diserahkan, mungkin tadi administrasinya saja belum lengkap. Tenang saja,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, dirinya tidak mungkin tahu sedetail itu. Namun, ia berharap kejadian itu kedepannya takkan terulang.

“Gubernur tidak akan tahu sedetail itu..Tetapi ini akan jadi masukan kita. Yang jelas tidak usah dibesar-besarkan, kasihan atlet kita yang lagi semangat-mangatnya,” ucapnya.

Ketua Kontingen NTB, Mori Hanafi, menyampaikan, untuk Provinsi di seluruh Indonesia, provinsi NTB yang pertama memberikan bonus. Kemudian, besaran bonus emas, perak dan perunggu, NTB urutan ketiga, sehingga perlu dinilai.

Dijamah soal protes pelatih, Mori menerangkan, perihal itu sudah disampaikan, hanya kendala administrasi, sehingga tabungan tidak bisa di cap. Persoalan ini hanya miskomunikasi saja, bukan akar.

Mengenai besaran bonus untuk pelatih, menurut Mori, ada rumus, ada persentasenya.

“Pak Gubernur sudah menghargai, di tengah kesulitan keuangan NTB, betul-betul menghargai atlet. Ini yang patut kita apresiasi kepada Gubernur dan Pemprov NTB,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI NTB Andy Hadiamto, mengaku tidak ingin berpendapat lebih jauh mengenai perihal itu. Karena urusan tersebut merupakan ranah Dinas Pemuda dan Olahraga NTB.

Meski begitu, ia menerangkan bahwa kerja- kerja pelatih harus diberi apresiasi. Karena pelatih juga sudah bekerja keras meski dalam kondisi tidak normal pun mereka sudah membuktikan kemampuan untuk NTB.

“Intinya pelatih juga harus diapresiasi. Saya pikir pemerintah pahamlah soal itu. Ya sudah ya jangan diperpanjang, kasihan,” katanya.

Seperti diketahui, atlet peraih emas diberi bonus Rp300 juta, peraih perak Rp200 juta dan peraih perunggu Rp100 juta. Di PON XX Papua NTB tercatat mengoleksi 15 emas, 11 perak dan 12 perunggu dan berhasil duduk diperingkat sembilan nasional. (mg4)

Tags: NTBPapuapemberian bonus ricuhpon

Berita Terkait.

Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Headline

DPR dan Pemerintah Tetapkan BPIH 2027 Rp98,46 Juta, Biaya Pelunasan Jemaah Haji Turun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:53
maruli
Headline

Soal Bursa Panglima TNI, Maruli Tegaskan Seluruh Kepala Staf Berpeluang Sama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:32
gibran
Headline

MK Sebut Dokumen Pendidikan Gibran Hanya Bukti Kehadiran, Bukan Ijazah Kelulusan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:36
gibran
Headline

Meski Tak DItemukan Ijazah Setara SMA, MK Tak Bisa Diskualifikasi Status Wapres Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:00
suhartoyo
Headline

Dinilai Tak Miliki Legal Standing, MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32
mk
Headline

Majelis Hakim MK Sebut Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:25

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.