• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ini Sosok Raden Aria Wangsakara, Pahlawan Nasional asal Banten

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 29 Oktober 2021 - 14:35
in Nasional
Raden Aria Wangsakara

Raden Aria Wangsakara. Foto: Ist/Wikimedia Commons

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Raden Aria Wangsakara adalah tokoh pejuang melawan penjajah Belanda asal Banten yang akan diberikan gelar pahlawan nasional oleh Presiden Jokowi bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional pada tanggal 10 November 2021 mendatang.

Raden Aria merupakan salah satu dari empat tokoh di tanah air yang diberi gelar pahlawan nasional yakni Tombolatutu dari Sulawesi Tengah, Sultan Aji Muhammad Idris dari Kalimantan Timur dan Sutradara Film Usmar Ismail dari DKI Jakarta.

BacaJuga:

Harga Cabai Naik, Sekjen Kemendagri Siapkan Tim Evaluasi

Kepala BRIN: Diplomasi Sains Harus Hasilkan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

Harga Emas Antam Hadapi 2 Skenario Pekan Ini, Pengamat Ungkap Level Kuncinya

Kepastian pemberian gelar pahlawan nasional untuk empat tokoh ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) selaku Dewan Kehormatan Gelar, Mahfud MD, dalam keterangan pers di Jakarta Kamis (28/10/2021).

Sebagai informasi, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengusulkan Raden Aria Wangsakara mendapat gelar sebagai pahlawan nasional karena jasa dan perjuangannya melawan penjajah Belanda.

Pemkab Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengusulkan Raden Aria Wangsakara diberi gelar pahlawan nasional pada tahun 2019 lalu. Pemkab Tangerang beberapa kali melakukan seminar tentang profil dan penyusunan naskah akademik terkait tokoh Raden Aria Wangsakara sebagai persyaratan untuk mengajukan usulan gelar pahlawan nasional. Bahkan Pemkab Tangernag juga melengkapi data arsip tentang Raden Aria berupa dokumen yang diperoleh dari Belanda.

Raden Aria adalah penyebar agama Islam, keturunan Raja Sumedang Larang, yakni Sultan Syarief Abbdurohman. Raden Aria Wangsakara atau Raden Aria Wangsaraja, dari garis keturunan ayah merupakan putera dari Pangeran Wiraraja I bin Prabu Geusan Ulun atau Pangeran Angkawijaya Sumedang, yang lahir pada sekitar tahun 1615-an.

Karena tidak sepaham dengan keluarga, Raden Aria bersama dua saudaranya, Aria Santika dan Aria Yuda Negara akhirnya merantau ke Tangerang melalui Sungai Cisadane pada tahun 1640 dan akhirnya menetap dan membangun pesantrean di Kawasan Grendeng, Karawaci.

Raden Aria Wangsakara yang kemudian memilih menetap di tepian Sungai Cisadane diberi kepercayaan oleh Sultan Maulana Yusuf, pemimpin Kesultanan Banten kala itu, untuk menjaga wilayah yang kini dikenal sebagai Tangerang, khususnya wilayah Lengkong, dari pendudukan VOC.

Sehari-hari, Raden Aria yang juga pernah didapuk sebagai penasihat Kerajaan Mataram menyebarkan ajaran Islam. Namun, aktivitas Raden Aria menyebarkan ajaran Islam mulai tercium oleh Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) atau Belanda tahun 1652-1653.

Karena dianggap membahayakan kekuasaan, VOC mendirikan benteng di sebelah timur Sungai Cisadane, persis berseberangan dengan wilayah kekuasaan Raden Aria Wangsakara.

VOC pun sampai memprovokasi dan menakuti warga Lengkong Kyai dengan mengarahkan tembakan meriam ke wilayah kekuasaan Wangsakara.

Provokasi itulah yang kemudian memicu pertempuran antara penjajah dan rakyat Tangerang.

Kegigihan rakyat di bawah kepemimpinan Raden Aria Wangsakara yang melakukan pertempuran selama tujuh bulan berturut-turut itu pun membuahkan hasil.

VOC gagal merebut wilayah Lengkong yang berhasil dipertahankan oleh Wangsakara dan para pengikutnya.

Penjajah Belanda saat itu tidak setuju dengan keberadaan pesantren yang dibangun Raden Aria dan tindakan tersebut dianggap membangkang dan melawan Belanda. Raden Aria dalam pertempuran dengan penjajah Belanda akhirnya tewas pada tahun 1720 dan dimakamkan di Desa Lengkong Kyai, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. (dam)

Tags: BantennasionalpahlawanRaden Aria Wangsakara

Berita Terkait.

tomsi
Nasional

Harga Cabai Naik, Sekjen Kemendagri Siapkan Tim Evaluasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17
brin
Nasional

Kepala BRIN: Diplomasi Sains Harus Hasilkan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:16
Harga Emas Antam Hadapi 2 Skenario Pekan Ini, Pengamat Ungkap Level Kuncinya
Nasional

Harga Emas Antam Hadapi 2 Skenario Pekan Ini, Pengamat Ungkap Level Kuncinya

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:55
fauzan
Nasional

Wamendiktisaintek: Kenalin Potensi Diri Siap Hadapi Persaingan Global

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:20
kongres
Nasional

Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam Ke-42 di Surabaya Resmi Dibuka

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:30
ferry
Nasional

Unpad Open Golf Tournament 2026 Jadi Ajang Silaturahmi & Kontribusi Pendidikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:23

OLAHRAGA

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan
Olahraga

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Editor Ali Rachman
Senin, 19 Oktober 2026 - 11:06

INDOPOSCO.ID - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tampil luar biasa untuk merebut gelar juara Denmark Open 2026. Ganda putra Indonesia itu...

SelengkapnyaDetails
Zaskia Putri Salurante

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24
Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39
Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:59
gp

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2623 shares
    Share 1049 Tweet 656
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1390 shares
    Share 556 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.