• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pukat Udang Segera Operasi 80 Kapal Siap Eksplor Hasil Laut Arafura

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 25 Oktober 2021 - 08:45
in Nasional
Hasil Laut

Dirjen Perikanan Tangkap (KKP) M Zaini Hanafi Baju Putih (kiri) bersama Sulaksono Eksportir Udang dari Timika.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komoditi udang yang melimpah di laut Papua memiliki nilai ekonomis paling tinggi di antara hasil tangkapan yang ada. Bahkan jenis udang Banana (white) dan Sea Tiger hanya didapat di Laut Arafura. Tak kurang dari 80 unit kapal berukurang 100-200 gross tone (GT) akan segera beroperasi mengeksplore hasil laut Arafura.

Wilayah pengelolaan perikanan (WPP) 718 tersebut akan kedatangan kapal dengan alat tangkap pukat udang (pukat hela) untuk memanfaatkan potensi udang laut yang melimpah. Meski jumlah kapal yang terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan alat tangkap pukat hela lebih dari 140 unit, tapi hanya 80 unit yang diberikan izin.

BacaJuga:

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

“Kami memilih yang paling siap, dan sudah dikunci di 80 unit saja. Kalau ada yang mau ikut, ya antri saja, nunggu dari 80 unit itu tak mampu beroperasi lagi,” kata Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Muhammad Zaini Hanafi, saat ditemui di ruangannya baru baru ini.

Dia menjelaskan pengaturan dan pengelolaan alat penangkapan ikan (API) beserta alat bantu penangkapan ikan (ABPI) sesuai Permen KP 18/2021 bertujuan untuk menjaga keteraturan kegiatan penangkapan ikan di Indonesia.

“Kebijakan itu untuk tercapainya manfaat optimal serta memberikan perlindungan terhadap sumber daya ikan beserta habitatnya. Permen KP tersebut merupakan implementasi dari konsep penangkapan terukur yang saya sampaikan itu,” terang Zaini.

Dengan gamblang Zaini mengungkapkan konsep yang diterapkan, tidak hanya jumlah tangkapan, jumlah kapal dan alat tangkap yang diatur, tapi juga fasilitas dan ekosistem industri yang menyertainya.

“Terhadap aktivitas penangkapan terukur ini, kami juga sudah merencanakan untuk perbaikan atau optimalisasi pelabuhan-pelabuhan yang ada. Sehingga terjadi keseimbangan sarana dan prasarana antara yang ada di barat dan yang di timur,” urainya.

Dia menambahkan peningkatan infrastruktur akan diberikan ke pihak luar seperti investasi asing (loan) atau swasta murni.

“Kita sedang melakukan penjajakan ke Jepang untuk pembangunan infrastruktur, tapi tidak menutup kemungkinan juga swasta nasional yang ingin membangun,” tukasnya.

Untuk mengkonfirmasi kesiapan kapal yang akan mengeksplore udang di wilayah Arafura, setidaknya empat perusahaan besar penangkap udang sudah mengantongi izin. Seperti Dwi Bina Utama, Tri Kusuma Graha, Pusaka Benjina dan Sinar Pesona Laut. Dari empat perusahaan tersebut disentrakan di Sorong untuk pengolahan dan pengepakan.

“Kami mau jadikan Sorong itu sebagai sentra udang dunia. Karena keunggulan Indonesia dengan udang laut kualitas terbaik ada di Papua,” tutup Zaini.

Sementara itu Direktur PT Pusaka Benjina Resources Ahmad Jauzi mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti terkait izin yang akan diterima. Dari 53 unit kapal yang dikelola, kurang dari 50 unit yang masih bisa beroberasi. Sehingga, pihaknya menunggu dan saat ini mengoptimalkan persiapan perbaikan kapal agar bisa maksimal dalam melakukan operasi ketika izin sudah dipegang.

“Belum jelas, kami belum tahu berapa jatah yang kami terima. Saat ini kapal masih dalam tahap perbaikan,” aku Jauzi saat ditemui di daerah Cibubur belum lama ini, akan tetapi sedikitnya 9 unit kapal yang dikelola sudah siap untuk beroperasi. (ney)

Tags: arafuraeksporHasil Lautpukat udang

Berita Terkait.

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak
Nasional

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53
Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas
Nasional

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31
Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2888 shares
    Share 1155 Tweet 722
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.