• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Inggris dan Selandia Baru Capai Kesepakatan Perdagangan Bebas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:37
in Internasional
Pangeran Charles

Arsip - Pangeran Charles dari Inggris dan istrinya, Camilla, akan melakukan lawatan ke Selandia Baru pada November, kata Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Jumat. (Reuters/Micheal Dalder)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Inggris dan Selandia Baru telah mencapai kesepakatan prinsip tentang perjanjian perdagangan bebas yang dirancang untuk mengurangi tarif dan meningkatkan perdagangan jasa.

Perjanjian perdagangan bebas antara kedua negara nantinya juga akan membawa London selangkah lebih dekat ke keanggotaan dalam perjanjian perdagangan trans-Pasifik yang lebih luas.

BacaJuga:

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Perdana Menteri Boris Johnson dan Jacinda Ardern meneken kesepakatan itu dalam sebuah panggilan Zoom pada Rabu (20/10) setelah 16 bulan negosiasi antara pemerintah kedua negara.

“Ini adalah kesepakatan perdagangan yang hebat bagi Inggris, memperkuat persahabatan panjang kami dengan Selandia Baru dan memajukan hubungan kami dengan Indo-Pasifik,” kata Johnson dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga : Gunung Aso Jepang Meletus, Tingkat Siaga Dinaikkan

Kesepakatan dengan Selandia Baru itu tercapai hanya beberapa bulan setelah Inggris membuat kesepakatan yang serupa dengan Australia.

Para menteri Inggris berupaya menyempurnakan poros perdagangan pasca-Brexit agar Inggris tidak hanya mengandalkan perdagangan dengan Uni Eropa.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan pada konferensi pers di Wellington bahwa kesepakatan perdagangan (dengan Inggris) adalah yang terbaik untuk negara itu.

“Kesepakatan ini melayani ekonomi dan eksportir Selandia Baru dengan baik saat kami menghubungkan kembali, membangun kembali, dan pulih dari Covid-19, dan menantikan masa depan,” kata Ardern.

Ardern menyebutkan bahwa semua tarif perdagangan untuk semua produk akan dihapuskan antara kedua negara, dan sebagian besar tarif (97 persen) akan dihapus pada hari kesepakatan perdagangan mulai berlaku.

Kesepakatan itu juga sepenuhnya membuka pasar Inggris untuk impor domba dari Selandia Baru, dan hal itu membuat marah para peternak Inggris.

“Pemerintah sekarang meminta peternak Inggris untuk berhadapan langsung dengan beberapa peternak yang paling berorientasi ekspor di dunia, tanpa melakukan investasi serius, jangka panjang, dan didanai dengan baik dalam sektor peternakan Inggris yang dapat memampukan kami bersaing,” kata Presiden Serikat Peternak Nasional Inggris Minette Batters.

Pemerintah Inggris menekankan liberalisasi akan dilakukan bertahap selama lebih dari satu dekade dan mengatakan bahwa kuota domba yang ada belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Kesepakatan dagang Inggris–Selandia Baru itu membutuhkan waktu lebih lama untuk dicapai dari yang diharapkan dan muncul hampir dua bulan setelah tanggal target.

Kesepakatan itu dikritik oleh partai oposisi Inggris–Partai Buruh karena dinilai merugikan petani dan peternak serta gagal memberikan lapangan pekerjaan, ekspor atau pertumbuhan ekonomi.

Namun, para menteri melihatnya sebagai batu loncatan lain untuk bergabung dengan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP), yakni blok perdagangan beranggotakan 11 negara termasuk Australia, Singapura dan Meksiko.

Keanggotaan CPTPP telah menjadi tujuan utama perdagangan Inggris pasca-Brexit setelah prospek kesepakatan cepat dan komprehensif dengan Amerika Serikat memudar.

Inggris berharap untuk menjadi anggota CPTPP pada akhir 2022.

Hal itu juga sejalan dengan dorongan kebijakan luar negeri Inggris untuk lebih banyak memberikan pengaruh di Indo-Pasifik dalam upaya memoderasi dominasi global China. (mg1)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: Inggrisperdagangan bebasselandia baru

Berita Terkait.

Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3775 shares
    Share 1510 Tweet 944
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.