• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dongkrak Kinerja Ekspor, MenkopUKM Lepas Pengiriman Mangga Gresik ke Singapura

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 21 Oktober 2021 - 17:45
in Ekonomi
kemenkop dan ukm

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki (kedua kanan), bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) didampingi Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I Padmoyo Tri Wikanto, di sela acara pelepasan ekspor mangga dengan brand Mangga Sultan dari petani asal Gresik ke Singapura sebanyak 1 ton di Gresik, Jawa Timur, Kamis (21/10/2021). Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hasil produk pertanian buah mangga asal Indonesia memiliki keunggulan dibanding mangga asal negara lain. Tak heran permintaan salah satu buah tropis ini cukup tinggi diminati di pasar internasional. Gresik, Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang memiliki hasil produk buah mangga berorientasi ekspor.

Hal itu dibuktikan dengan pelepasan ekspor mangga dengan brand Mangga Sultan dari petani asal Gresik ke Singapura sebanyak 1 ton. Prosesi pelepasan ekspor secara simbolis dilakukan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenkopUKM) Teten Masduki bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I Padmoyo Tri Wikanto di Gresik, Jatim, Kamis (21/10/2021).

BacaJuga:

Kolaborasi Beauty dan Fashion Indonesia Kembali Terasa di The BFF Festival 2026

Perjalanan Penuh Syukur, AQUVIVA Berangkatkan Penerima Program Umrah ke Tanah Suci

Pertamina Perluas Panggung Perempuan di STEM, Posisi Strategis Kian Terbuka

Ekspor ini merupakan sinergi antara Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindag (Diskoperindag) Gresik, Direktorat Bea Cukai Jatim, Atase Perdagangan KBRI Singapura, dan  PT Galasari Gunung Sejahtera (GGS). Diketahui, ekspor mangga ini merupakan ekspor yang kedua setelah ekspor pertama yang dilakukan pada awal tahun 2021. Mangga jenis arumanis menjadi buah favorit di Singapura bersaing dengan mangga asal Thailand.

Saat ini, beberapa varietas mangga Indonesia yang berpeluang untuk pemasaran ekspor adalah gedong, arumanis, manalagi, dan golek. Pasar utama ekspor mangga adalah Timur Tengah, Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan China. Bukan hanya mangga, buah tropis lain seperti pisang dan melon juga permintaannya cukup tinggi dari pasar luar negeri.

“Ekspor ini menjadi tanda bahwa UMKM kita berdaya saing tinggi, mampu menembus pasar internasional di tengah pandemi Covid-19 ini. Saya sangat mengapresiasi peran aktif berbagai pihak dan inisiasi perluasan pasar ekspor produk UMKM,” kata MenkopUKM Teten Masduki dalam sambutannya.

GGS merupakan perusahaan perkebunan hortikultura, yang bekerja sama dengan petani plasma dengan luasan laham mencapai 3.000 hektare (ha), melakukan inovasi teknologi, dan pengelolaan ramah lingkungan sehingga mampu mempertahankan pasar ekspornya.

Produksi mangga di Provinsi Jawa Timur mencapai 1.292.960 ton atau sebesar 49,8 persen dari total produksi mangga Indonesia yang mencapai 2.898.588 ton.

Diakui Teten, persaingan ekspor mangga sangat kompetitif sehingga perlu pengetahuan dan perbaikan menyeluruh. Termasuk di antaranya penanganan pascapanen, sehingga produk pertanian kita dapat bersaing dengan negara lain.

Selain itu Teten juga meminta agar ekspor produk pertanian juga tak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Untuk itu para petani berlahan sempit dikonsolidasikan dalam sebuah koperasi agar tercipta corporate farming.

“Perlu dilakukan rekayasa sosial, petani lahan sempit masuk ke skala ekonomi. Perlu ditetapkan juga daerah potensi produk unggulan sebagai kawasan berikat. UMKM juga perlu diberi insentif seperti usaha besar,” tegasnya.

Menurut dia, pemerintah terus mendukung iklim usaha membaik lewat UU Cipta Kerja yang diturunkan dalam PP No. 7 tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Kemudahan berusaha dengan penyederhanaan administrasi izin ekspor, sertifikasi halal gratis, akses pembiayaan, fasilitasi promosi, pendampingan dan pelatihan usaha, hingga insentif fiskal.

Pihaknya menyadari, saat ini kontribusi ekspor UMKM baru sekitar 14 persen masih relatif kecil dibandingkan Singapura sebesar 41 persen dan China sebesar 60 persen. Sementara Kontribusi ekspor UMKM pada 2021 ditargetkan naik menjadi 15,2 persen dan pada 2024 menjadi 17 persen.

“Di luar negeri ekspor UMKM sangat tinggi, karena UMKM nya memang dilibatkan dan masuk ke dalam rantai pasok industri nasional. Kita harus belajar bagaimana bisa meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia,” ucap Teten.

MenKopUKM menegaskan, melalui sinergi dan kolaborasi akan mendorong peningkatan ekspor nasional, seperti LPEI dan Bank Himbara yang mendukung kemudahan pembiayaan ekspor.

Juga BPOM, BSN, Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Pertanian yang memberikan kemudahan perizinan, logistik, informasi ekspor serta riset peningkatan kualitas produk, sehingga UMKM lebih berdaya saing.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya terus menggencarkan untuk UMKM naik kelas menuju modernisasi koperasi. Transformasi usaha nonformal ke formal juga dilakukan dan memanfaatkan teknologi untuk UMKM masuk dalam rantai global.

“Tantangan tak hanya mengubah cara bisnis digitalisasi, tetapi juga mindset perubahan sistem, tata kelola, harus reformasi total terhadap sistem yang sudah berjalan ini,” katanya.

Fandi mendorong agar pelaku UMKM jangan takut untuk melakukan ekspor terutama fokus produk-produk unggulan daerah. Ia merinci, total ada 19 produk unggulan yang telah diekspor dari Kabupaten Gresik. Mulai dari hasil laut seperti teripang kering ke Taiwan, ikan kerapu ke Hong Kong, hingga gula jahe.

“Ekspor mangga ke-2 ke Singapura ini diharapkan terus berlanjut dan semakin besar kapasitas ekspornya. Bulan depan, kami sedang menyiapkan produk kunyit kering untuk dikirim ke India sebagai bahan membuat kari. Hasil kunyit kering di wilayah selatan Gresik ini cukup banyak tersedia,” jelasnya.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I Padmoyo Tri Wikanto menambahkan, pihaknya memfasilitasi insentif fiskal usaha kepada UMKM seperti membebaskan bea masuk serta PPN impor dan PPH impor agar para UMKM ini mampu meningkatkan kualitas produksinya dan mampu bersaing dengan produk global.

“Produk unggulan ekspor mangga ini memiliki konsep insentif kawasan berikat agrikultural. Tak hanya memberikan insentif, kami juga melakukan pendampingan untuk kebutuhan pupuk, pengolahan tanah, dan orientasi ekspor awal untuk bermitra dengan pemerintah kabupaten,” jelasnya. (dan)

Tags: eksporKemenKopUKMmangga gresikMenKopUKM Teten MasdukiSingapura

Berita Terkait.

BFF
Ekonomi

Kolaborasi Beauty dan Fashion Indonesia Kembali Terasa di The BFF Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:49
Program-Umrah
Ekonomi

Perjalanan Penuh Syukur, AQUVIVA Berangkatkan Penerima Program Umrah ke Tanah Suci

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:07
Raden-Adjeng-Sondaryani
Ekonomi

Pertamina Perluas Panggung Perempuan di STEM, Posisi Strategis Kian Terbuka

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:44
NK
Ekonomi

PGN dan Pertamina Group Siapkan Ekosistem Blue Ammonia, CCS Jadi Senjata Baru Dekarbonisasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:24
Taeyang Ungkap Kisah di Balik Penampilan Legendaris Daesung BIGBANG di Coachella
Ekonomi

PHE Tancap Gas di Era Transisi Energi, Produksi Migas Naik hingga Proyek CCS Raksasa

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:39
helvi
Ekonomi

Kementerian UMKM Genjot Pembiayaan Usaha Menengah lewat ACCES 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2827 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1248 shares
    Share 499 Tweet 312
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.